PERTARUNGAN TERAKHIR
Kurosaki bertarung dengan Ginjo di udara dengan teknik pedang masing-masing. Ginjo merasa Kurosaki menatap dengan tatapan yang ingin memahami lawannya. Ginjo pun marah dengan menggunakan pedangnya dan mengeluarkan kekuatan energi penghancur dari ujung pedang ke Kurosaki. Dengan santainya Kurosaki menahan serangan Ginjo dan bergerak cepat menebasnya.
***
Kuciki berbicara dengan Toshiro tentang pilihan Kurosaki...menjadi dewa kematian dengan kekuatan yang di berikan padanya berasal dari dewa kematian yang lainnya bukan hanya kekuatan Kuciki saja.
***
Ginjo terkena tebasan Kurosaki dan juga membalasnya dengan menggunakan pedang besarnya. Kurosaki menusuk kan pedangnya ke tubuh Ginjo.
"Aku kalah," kata Ginjo.
Kurosaki mencabut pedang di tubuh Ginjo. Ya, Ginjo tidak berdaya jatuh dari langit menuju tanah dan akhirnya mati. Kurosaki pun mendekati mayatnya Ginjo. Swara dateng dengan pedangnya ingin menebas Kurosaki. Kuciki yang di kendalikan Lita dan keluar dari tubuh Kuciki untuk mencegah Swara membunuh Kurosaki. Swara pun menebas tubuhnya Lita.
"Ginjo...bangun," teriak Swara.
"Terimalah akhir pertarungan ini," kata Lita.
Rugo berada di belakang Swara pun hanya diam saja. Swara pun muntah darah karena pertarungan kalah dengan Batu. Swara teringat dengan masa kecilnya di tolong Ginjo. Rugo pun membawa Swara pergi dari situ dengan menggendongnya.
Yuyun bertemu dengan Toy, ya kalah pertarungan dan juga kehilangan kemampuannya mereka berdua. Sedangkan Hugo mati kalah bertarung dengan melawan dewa kematian yang di julukin Kampaci.
***
Lita pun di bawa ke rumah Kiruha untuk di rawat lukanya dari tebasannya Swara Kurosaki bersama dewa kematian yang lainnya membawa mayat Ginjo ke dunia roh. Kurosaki pun menghadapi pimpinan dewa kematian untuk menguburkan mayatnya Ginjo di dunia kematian. Semua kapten dewa Kematian menentang permintaan Kurosaki, karena Ginjo adalah seorang pejahat besar yang telah membunuh para dewa kematian dan juga mengacaukan keluarga Kurosaki dan juga teman-temannya Kurosaki.
Ya Kurosaki telah memaafkan Ginjo. Pemimpin dewa kematian mengabulkan permintaan Kurosaki. Sebelum pergi Kurosaki menunjukkan lencana dewa kematian pengganti menjadi lencana tempur. Semua menerima permintaan Kurosaki karena kembali menjadi dewa kematian yang bertempur bersama teman-teman dewa Kematian untuk melindungi dua dunia. Kurosaki pun keluar dari istana dengan membawa mayatnya Ginjo untuk di makamkan di dunia manusia.
***
Kiruha pun ke kamarnya Lita untuk memberikan kabar baik tentang mayat Ginjo yang akan di kuburan di dunia manusia. Ternyata Lita telah pergi dan sebelum menghilang Lita, ya mengucapkan terima kasih pada Kurosaki.
***
Kurosaki sampai di dunia manusia dan berdiri di atas gedung. Teman dan keluarga menyambut Kurosaki, terlihat di padang rumput pinggir sungai. Kurosaki mantap dengan pendiriannya menjadi dewa kematian untuk melindungi semua orang.


0 komentar:
Post a Comment