PENSIL AJAIB

Posted By Cerpen universal on Friday, March 3, 2017 | March 03, 2017

PENSIL AJAIB
Sebuah benda jatuh dari langit menuju ke bumi berbentuk pencil. Sampailah  pensil di sebuah permukaan tanah yang berrumputan di pinggir jalan. Hari itu tengah hari Jon berjalan di pinggi jalan menuju pulang ke rumah seusai bermain. Angin bertiup cukup kecang. Sebuah pinsil bergerak ke tepi jalan. Jon  melihat  dan mengambil pensil  yang tergeletak di lantai jalan raya. Denngan seksama Jon memperhatikan pensil yang di temukannya. Kemudian Jon melihat sebuah kotak kayu di pinggir kali. Jon mulai menggambar sesuatu di kotak kayu.

Seekor ikan yang aneh di gambar oleh Jon. Lalu kotak ditaruh kembali ketempat pinggir sungai beserta kotak kayu yang lain. Jon meninggalkan tepat tersebut dengan pergi menuju pulang ke rumah. Kotak kayu yang gambar Jon mulai bergerak. Keluar  seekor ikan yang aneh dari kotak kayu dan masuk ke dalam kali.

“Plung,” suara percikan air.

Ikan yang gambar Jon hidup dan berenang dengan senang di air kali yang jernih. Jon sendiri baru sampai di rumah dengan berjalan kaki yang cukup melelahkan.

“Aku pulang,” kata Jon.

Tak satu pun jawab salam Jon. Terus saja Jon masuk ke dalam rumah dan mengambil minuman di  sebuah lemari penyimpanan. Kemudian menuangkan botol minuman di sebuah gelas. Jon meminum jus anggur dengan penuh kehausan. Rasa dahaganya pun menghilang. Jon meninggalkan tempat masuk ke dalam sebuah gudang penyimpanan.

Melihat semua bahan-bahan minuman di dalam gudang masih cukup. Jon teispirasi di sebuah dinding gudang. Dengan memegang pinsil di tangannya Jon mulai kreasi menggambarnya. Mulailah Jon menggambar sebuah lingkaran yang cukup besar lalu lingkaran itu di beri nama jus anggur dan juga tempat untuk membuka jus anggurnya. Setelah menyelesaikan gambarnya Jon keluar dari gudang minuman.

Jon merasa capek dan letih. Lalu menaruh pensilnya di atas meja dekat gelas minumnya. Jon pergi ke kamar untuk istirahat di kamar. Tidur lah Jon dengan tenang. Ibu dan Ayahnya pulang dengan beserta teman-temannya. Rumah menjadi ramai sekali. ternyata ayah dan Ibu Jon mengadakan sebuah pesta. Ibu dan ayahnya menyajikan minuman dari produk olah mereka yaitu jus angur yang lezat. Semua orang bergembira ria dengan minuman jus anggur dan makan kecil yang sediakan  oleh ibu Jon.

Semua teman ibu Jon menyukai jus anggur buatan ibu Jon, maka banyak pesan untuk minuman. Ibu Jon pun untuk besar mengadakan pesta sekaligus promosi mendapatkan langganan yang banyak. Ayah Jon nurut perintah Ibu Jon untuk menyiapkan pesanan lagi yang harus di kirimkan. Tetapi sang ayah malas karena masih ada pesta.  Teman-teman ibu Jon pun mengerti, tetapi ke biasaan ibu Jon selalu bersikap cepat dan tepat untuk memuaskan pelanggan dan keuntungan di depan mata ibu Jon tidak menyianyiakan waktu.

Karena pengertian dari teman-teman ibu Jon pada akhrinya konflik kecil selesai juga. Ibu Jon mengerti dan melanjutkan pesta kecilnya itu. tiba-tiba persedian habis Ibu Jon menyuruh mengambil di gudang penyimpann. Ayah Jon bergegas ke gudang penyimpanan. Tetapi sebelum itu melihat pensil yang tergeletak di atas meja. Ayah Jon mengambilnya kemudian membawanya ke gudang.

Masuklah ayah Jon ke dalam gudang mengeluarkan persediaan minuman jus anggur. Ternyata jus anggur di peti penyimpanan habis. Ayah Jon merasa bingung di lihatnya sebuah gambar berbentuk lingkaran dan ada bacaan jus anggur di dinding gudang. Ayah jon menghampiri dinding gudang di lihatnya dengan seksama. Kemudia ayah Jon membuka tong besar dari sebuah lingkaran hitam yang ada di diding gudang. keluarlah  jus angur. Mengalir deras jus anggur dari dinding gudang ayah Jon senang sekali dan menampungnya. Dengan drum  sampai terisi penuh. Jus anggur terus mengalir sampai-sampai ayah Jon bingung untuk menampungnya sedangkan pesanan minuman sudah di kirmkan ke luar gudang. Gudang penuh dengan jus anggur. Ayah Jon mulai ke sulitan. Untuk menutup jus anggur yang dinding mengalir deras.



******

Jon bangun dari tidurnya mendengar kegaduhan. Keluarlah dari kamar Jon ternyata rumah ramai dengan teman-teman ibu dan kerabat berpesta pora. Jon segera mencari pensilnya ternyata tidak ada di  di meja. Jon mencari-cari, tetapi terdengar suara air mengalir deras. Jon mencari suara air tersebut. sampailah di gudang penyimpanan jus anggur. Jon melihat kehebohan terjadi pada gudang. Ayah Jon kelimpungan dengan dengan gudang penuh dengan jus anggur. Jon melihat  dengan seksama ternyata berasal dari  sebuah gambar di dinding gudangnya., ayah Jon sedang memegang pensilnya. Segera Jon mendatengi ayahnya di dalam deras jus anggur yang tergenang. Jon mengambil pensil dari tangan ayahnya.

Dengan berpikir cemerlang Jon membuat sesuatu untuk menutup katup  agar  jus anggur tidak mengalir lagi. Di gambarlah oleh Jon  sebuah benda, perkiraan Jon benar benda yang gamabar Jon keluar dengan segera Jon menutup katup jus anggur. Berhentilah jus anggur di dinding gudang. Kesadaraan Jonlan menyelamatkan bencana yang di timbulkan oleh pensil yang di temukan di jalan. Semenjak itu Jon menyimpan baik-baik pensil ajaibnya. Urusan gudang minuman selesai. Ayah dan ibu senang perayaan terus berjalan dengan baik dan juga usaha minumannya terus berjalan dengan langgeng. Pundi-pundi uang terus menggalir bekat kerja keras dan kesabaran Ayah dan Ibu Jon.  Sedangkan Jon melanjutkan aktivitasnya sebagai anak yang rajin belajar dan menyimpan pensil ajaib tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.
Blog, Updated at: March 03, 2017

0 komentar:

Post a Comment