GELANG KEKUATAN

Posted By Cerpen universal on Thursday, May 21, 2020 | May 21, 2020

GELANG KEKUATAN

Malam hari, Profesor Adam melarikan diri dari markas Donclo setelah menyelesaikan membuat alat yang hebat. Anak buah Donclo mengejar Professor Adam sampai bersembunyi di rimbunnya semak-semak, jadinya tidak bisa di temukan oleh anak buah Donclo. Professor Adam pun segera bergerak cepat setelah keadaan dirinya aman menuju ke rumah Professor Latif.

Sesampainya di rumah Profesor Latif, ya Profesor Adam menyerahkan hasil karyanya itu kepada temannya tersebut untuk menjaganya. Lalu Profesor Adam pun segera meninggalkan rumah Profesor Latif, ya demi keselamatan diri Profesor Adam sendiri. Profesor Latif pun mempelajari karya buatan temannya itu dengan baik dan membuat tulisan di selembar kertas, karena dirinya merasa tidak aman. Donclo, ya terus memerintahkan anak buahnya mencari gelang kekuatan buatan Profesor Adam, sedangkan anak buah yang tidak percaya dengan kekuatan gelang tersebut.....ya Donclo pun menghukum anak buahnya di buat mati.

***

Panji yang kerjanya adalah pemilik panti asuhan anak yatim, ya biasa membimbing anak yatim yang di asuhnya dengan baik. Suatu ketika, ada seorang gadis yang ingin bunuh diri, ya ingin melompat dari jembatan gitu. Panji pun berusaha menolong gadis yang mau bunuh diri tersebut. Ya usaha Panji pun berhasil gitu untuk meyakini gadis tersebut tidak jadi bunuh diri. Panji pun berkenalan dengan gadis tersebut, Nadia namanya. Nadia yang frustasi karena kegagalan dirinya yang tidak mampu di pekerjaan gitu. Panji pun iba dengan keadaan Nadia, jadi di tamping di panti asuhan miliknya. Anak panti, ya sebenarnya tidak senang dengan Nadia. Tetap saja Panji, yang miliki tempat panti...ya memperbolehkan Nadia tinggal di situ. Nadia pun tinggal di panti asuhan. Saat malam hari. Ya Nadia yang sedang asik tidur di kerjain oleh anak-anak dengan teror hantu. Nadia pun ketakutan sampai keluar dari kamarnya, ya di tolong Panji untuk mencari siapa yang berulah menakuti Nadia.

Kamarnya anak-anak, ya anak-anak tidur. Tikus piaraan pun di lepaskan dari kandangnya dan berjalan ke lantai. Saat Tikus di kali Nadia, sontak Nadia ketakutan sekali dan akhirnya kembali ke kamarnya. Panji, ya tahu siapa yang bikin ulah jadi tidak bisa marah karena cuma kenakalan anak-anak saja.

***

Besok paginya. Panji dan Loli, ya pergi ke pasar untuk ngutang di toko ya Abdulah. Di sisi lain Profesor Latif, ya menjaga alat buatan Profesor Adam terus di kejar-kejar anak buahnya Donclo sampai ke pasar gitu. Panji dan Loli, ya di toko ya Abdulah ingin ngutang sih. Tapi Abdulah ya kesal dengan Panji dan Loli, yang kerjaan ngutang tapi belum bayar utang yang kemarin. Mau gak mau pulang deh Panji dan Loli, dan tidak sengaja bertemu dengan Profesor Latif, ya memberikan alat yang di bawahnya ke Panji. Segera Profesor Latif pergi untuk menyelamatkan diri dari kejaran anak buah Donclo.

Panji dan Loli pun, ya bergerak ke tempat yang aman untuk memeriksa benda yang di berikan kepada orang tidak mereka kenal. Saat di periksa, ya ada suratnya sih. Panji membaca surat tersebut dengan baik. Untuk kelanjutannya sih, ya harus menyetel CD di komputer. Loli pun memberikan saran menyetel CD-nya di rumah temannya Loli, yang sedang pergi ke Surabaya. Panji dan Loli, ya terpaksa masuk rumah orang secara diam-diam.. Lalu segera menyetel CD di komputer. Terlihat vidio di monitor, ya Profesor Adam menjelaskan kegunaan alat yang buatnya dengan baik.

Setelah itu Panji pun mencobanya dengan memakai alat tersebut di tangan kirinya dan berubahlah Panji menjadi pahlawan super dengan kemampuan menghilang. Loli, ya tidak bisa melihat Panji menghilang seperti hantu. Panji pun menggunakan kekuatan gelang dengan baik di dalam rumah, ya sampai menerbangkan Loli dan di jatuhkan gitu. Panji pun menyuruh Loli untuk mengingatnya, jadi menggunakan kaca mata berwarna untuk melihat Panji, jadinya sih Loli...ya melihat Panji dengan kostum pahlawan super yang di kenal Manusia Melenium. Panji mematikan system perubahan dan kembali menjadi dirinya sendiri. Loli pun bisa melihat Panji. Ya Panji dan Loli pun meninggalkan tempat tersebut dengan segera. 
Blog, Updated at: May 21, 2020

0 komentar:

Post a Comment