PISTOL KARDUS
Ryu berjalan dengan hati-hati di hutan, lalu bersembunyi di balik pohon. Melihat pergerakan virus berbentuk bola bergerigi ya terbang. Ryu mulai menembakin monster virus tersebut sampai itu monster virus jatuh ke tanah
"Aku berhasil mengalahkan satu monster virus," kata Ryu yang senang.
Monster virus pun dateng lagi. Ryu terus menembakin monster virus sampai 9 monster virus yang jatuh ke tanah.
"Hore, aku banyak mengalahkan monster virus," kata Ryu yang senang banget.
Ryu pun terus bergerak mencari monster virus di tengah hutan. Di sisi lain Kent berusaha mengalah monster virus, ya berhasil banyak yang kalah dan jatuh ke tanah.
"Aku telah mengalahkan monster virus sekitar 8," kata Kent.
Kent terus berhati-hatilah berjalan di tengah hutan. Sampailah di sebuah bukit. Kent pun naik bukit lewat tangga. Sampai di puncak bukit. Kent melihat Ryu yang sedang berusaha mengalahkan raja monster virus. Kent pun membantu Ryu untuk mengalahkan raja monster virus. Di tembakin raja monster virus oleh Ryu dan Kent dan akhirnya kalah dan jatuh ke tanah.
"Hore, kita menang," kata Ryu dan Kent yang senang banget.
Dateng monster virus yang lebih besar lagi menghancur segalanya yaitu raja dari segala raja monster. Tapi sebenarnya bukan raja monster segala monster melainkan Siyayu, Mbaknya Ryu dan Kent.
"Ryu dan Kent, sudahlah main tembak-tembakannya sudah waktunya berbuka puasa!" kata Mbak Siyayu.
"Iya, Mbak!!!" kata Ryu dan Kent bersamaan.
Dunia fantasi yang di mainkan Ryu dan Kent kembali menjadi kenyataan yang sebenarnya. Ryu dan Kent membereskan main semuanya. Pistol yang terbuat dari kardus yang di buat oleh Ryu dan Kent dari hasil nonton Youtobe, ya di taruh di meja belajar masing-masing.
Ryu dan Kent duduk di ruang makan bersama Siyayu dan juga Ayah dan Ibu untuk berbuka puasa. Saat adzan terdengar dari mesjid ke rumah, ya segera berbuka puasa. Ryu dan Kent menikmati makan dan minuman buatan Ibu dan Siyayu. Setelah berbuka puasa, baru deh melaksanakan sholat magrib berjamaah...ya di rumah saja.


0 komentar:
Post a Comment