TETAP MENCINTAI

Posted By Cerpen universal on Saturday, February 1, 2020 | February 01, 2020

TETAP MENCINTAI

Sampai di kota Jakarta, ya Tigor naik bajai gitu, untuk mencari rumah Nauli. Tapi ternyata di bikin muter-muter sama tukang bajainya. Tigor pun, ya sabar aja. Ketemulah dengan Lisbet temannya Nauli yang di suruh jemput Tigor, ya dekat di area Monas gitu.

Tapi, Lisbet menyambut Tigor dengan ondel-ondel. Takut sama ondel-ondel, ya Tigor ngebecir sampai naik pohon. Lisbet membujuk Tigor agar turun dari pohon. Ya mau gak mau turun dari pohon, setelah itu joget dengan ondel-ondel di taman dengan alasan Lisbet "Tarian selamat datang ke Jakarta".

Lisbet pun mengajak Tigor tempat makan yang enak banget. Ya di kerjain Tigor dengan makan super pedas banget, ya tenggorokan Tigor terbakar...sampai mengeluarkan api seperti Naga yang mengeluarkan api dari mulutnya. Lisbet memberikan es teh untuk meredakan tenggorokan Tigor yang panas. Lisbet masih menyuruh Tigor makan super pedas itu dengan alasan "Menghina penjualnya". Tigor mau tidak mau ya makan-makan yang super pedas tersebut sampai habis. Lisbet pun, ya segera mengajak Tigor, ya ke rumah Nauli sih....naik mobil sih. Saat Tigor masuk mobil...sontak mobilnya bau banget. Lisbet pun, ya memaksa Tigor masuk mobil. Ya mau gak mau masuk mobil....Tigor dan ternyata dalam berantakan banget...banyak sampah gitu. 

Mobil di bawa dengan baik oleh Lisbet. Tigor duduk di depan dengan baik. Eee...kecowa di tangan Tigor yang takut kecowa ....ya mencak-mencak karena ketakutan sekali. Lisbet pun panik juga, gara-gara Tigor....jadi Lisbet rem mendadak. Ya Tigor terbentur gitu sampe pingsan. Segera deh Lisbet membawa Tigor ke rumah sakit.

***
Nauli yang khawatir dengan Tigor yang masuk rumah sakit, ya bareng Alex pacarnya Nauli. Sampai di rumah sakit. Nauli dan Alex melihat Tigor.

Tigor pun sadar gitu dari pingsannya dan menyalahkan Lisbet dan Nauli, ya termasuk Alex....karena sampai tangan Tigor terkilir. Eeee...Tigor balik pingsan lagi. Ya..Nauli, Lisbet dan Alex menunggu Tigor sadar.

Cukup lama di tunggu. Tigor sadar dari pingsannya, ya di ajak pulang ke rumah Nauli tapi peninggalan Kakeknya. Tigor yang sakit di tangan kirinya, ya terkilir....menyuruh Lisbet membersihkan rumah yang jorok banget. Lisbet segera mengikuti perintahnya Tigor membersihkan rumah seharian penuh. Sedangkan Nauli dan Alex kembali ke kantor.

***
Rumah pun bersih di bersihkan Lisbet, ya Tigor memaksa Lisbet untuk mengajaknya jalan-jalan keliling Jakarta. Lisbet mengikuti maunya Tigor gitu. Alex sedikit khawatir dengan hubungannya dengan Nauli, karena Tigor. Nauli tetap menyakini Alex karena yang di cintai Nauli adalah Alex. Tigor pun senang melihat-melihat kota Jakarta, ya balik ke rumah karena hari sudah larut malem.

Sampai di rumah. Nauli, ya masak makan malam sih. Tigor dan Lisbet, ya segera makan malam bersama. Setelah itu. Tigor pun bicara berdua dengan Nauli, kenapa dirinya dateng ke kota Jakarta, ya jauh-jauh dari Riau. 

"Aku kesini cuma refesing saja, tidak ada niat untuk di jodohkan dengan..mu....Nauli," kata Tigor.

"Jadi...Abang, menolak perjodohan orang tua..kita," kata Nauli.

"Iya," kata Tigor.

"Jadi...Nauli, tetap jadian dengan Alex," kata Nauli yang senang banget.

"Jadi...bener pacar...mu itu Alex. Pantes nempel kaya perangko," kata Tigor.

"Namanya juga...cinta," kata Nauli.

Lisbet, emang sih dari tadi ngintip dan denger... pembicaraan Tigor dan Nauli....yang asik banget. Jadinya Lisbet nibrung gitu ngobrol dengan Nauli dan Tigor, keadaan jadi lebih akrab banget. Sampai waktu terlalu malem, ya semuanya istirahat di kamar masing-masing.

***
Esok harinya. Ya biasa Nauli ke kantor. Tigor, ya nyantailah di rumah dengan Lisbet....yang sibuk bersihin rumah dengan penuh keuletan. Lisbet pun capek gitu, ya istirahat bersama dengan Tigor di sofa. 

"Sebenarnya....kerjaan mu apa...Lisbet?" tanya Tigor.

"Aku sedang mengerjakan skripsi," kata Lisbet.

"Kalau begitu aku...bantu untuk menyelesaikan skripsi...mu. Agar cepat jadi sarjana. Gini-gini aku..lulusan terbaik," tawaran Tigor.

"Lisbet....setuju," katanya dengan antusias banget.

Mulai Lisbet dan Tigor segera mengerjakan skripsi. Dengan data yang di kumpulkan dan di susun rapih, ya....jadi deh skripsinya Lisbet dan sidang penentuan di kampus. Lisbet pun berhasil menjadi sarjana. Tigor senang dengan keberhasilan Lisbet jadi sarjana. Alex pun menawarkan kerjaan Tigor sih selama di Jakarta, jadi montir di bengkel dan juga di bolehkan bawa motor gede gitu, yang punya bengkel masih teman baik Alex.

Tigor pun membawa motor gede ke rumah, ya jemput Lisbet tujuannya jalan-jalan dan sekalian nyatakan cinta padanya. Tapi saat di taman gitu, ya moment berdua yang romantis. Lisbet menolak cinta Tigor dengan alasan tidak mau mencintai karena pernah di khianatin pacarnya alias sakitnya masih membekas. Tigor pun bersabar banget menghadapi dirinya di tolak Lisbet, ya gak frustasi seperti cowok-cowok zaman sekarang gagal mendapatkan cewek yang di sukai. Tigor, ya tetap dengan rencananya sih melanjutkan kuliahnya S2 dengan mengambil bea siswa gitu.

Tiga tahun sudah. Lisbet sudah bekerja di kantor gitu....yang bonafit. Nauli dan Alex sudah menikah sih dan di karunai anak satu sih. Tigor selama ini mengabaikan cintanya demi pendidikan S2-nya, ya menemui Lisbet gitu. Saat ngobrol berdua di taman. Niat Tigor pun di laksanakan dengan baik untuk meminta Lisbet....jadi pacarnya. Lisbet...yang sudah bisa menghilangkan rasa sakit di hatinya, ya menerima Tigor. Senanglah Tigor karena cintanya di terima Lisbet, ya gak makan waktu banyak sih...jadi pernikahan pun di laksanakan dengan baik.
Blog, Updated at: February 01, 2020

0 komentar:

Post a Comment