PERJALANAN CINTA

Posted By Cerpen universal on Thursday, January 30, 2020 | January 30, 2020

PERJALANAN CINTA

Hari yang cerah banget. Kayla asik mengendarai motornya, ya di jalan bertemu dengan Radit yang mengendarai sepedah listrik.

"Lambat," teriak Kayla tujuan meledek Radit.

Radit, terkejut dengan ocehan Kayla.

"Kebiasaan tuh cewek!" kata Radit.

Radit pun mempercepat laju sepedahnya untuk ngejar Kayla. Ya terkejar sih, kalau kecepatan motor Kayla, rata-rata. Radit dan Kayla adu mulut sih di atas kendaraan masing-masing. Eee tahu-tahu motornya Kayla mogok, ya minggir di pinggir jalan. Radit pun ya melipir pinggir jalan juga.

"Mogok lagi...nie motor," kata Kayla yang kesel.

"Kayla...mau di bantuin gak," kata Radit yang niatnya nolong Kayla.

"Gak...usah. Sana-sana pergi!" kata Kayla yang menolak bantuan Radit karena gengsi.

"Ya...sudah...kalau gak mau di tolong," kata Radit.

Radit pun pergi dari situ dengan santai membawa sepedah listriknya, ya menuju kampus.

"Ya...beneran pergi. Padahal sebenarnya aku...butuh bantuan...untuk mengidupkan motor aku yang mogok ini," dumelnya Kayla.

Kayla terus berusaha membenarkan motornya sih dengan usaha, ya nama juga cewek lebih banyak ocehan dari mulutnya dari kerja untuk memperbaiki motor alias gak bisa benerin motor. Bimo melihat Kayla dari jauh, ya lagi bawa motor sih......jadi menghampiri Kayla.

Bimo pun berhenti di pinggir jalan, turun dari motor ya...mendekati Kayla yang bingung benerin motornya yang mogok.

"Kayla...kenapa motornya?" tanya Bimo dengan sok akrab gitu.

"Mogok," jawab Kayla.

"Mogok...apa nunggu...aku," kata Bimo, ya basa-basi tapi niat meluluhkan hati Kayla.

"Ah...biasa aja kali...Bimo. Beneran motor aku mogok," kata Kayla yang jujur.

"Oh...begitu. Udah telpon montir bengkel untuk memperbaiki motor.....Kayla," kata Bimo yang basa basi.

"Sudah. Tapi lama datengnya ke sini. Masih ada kerjaan gitu," kata Kayla yang basa-basi juga.

"Ooooo...Begitu. Aku benerin motormu...Kayla," kata Bimo yang menawarkan bantuan untuk memperbaiki motor Kayla yang mogok.

"Iya, silakan," kata Kayla.

Bimo, ya memperbaiki motor Kayla di periksa mesinnya. Eeee ternyata cuma businya. Motor Kayla hidup lagi, ya senenglah Kayla. 

"Terima kasih atas bantuannya," kata Kayla.

"Iya," kata Bimo.

Bimo, ya nunjukkan niatnya kepada Kayla yang cantik dan jomlo gitu. Jadi Bimo ngajak Kayla, makan di kafe. Ya sebenarnya Kayla tidak mau ikutan ajakan Bimo. Tapi karena Bimo memaksa gitu tujuannya pendekatan dengan diri Kayla. Nama juga cewek lagi jomlo.....jadinya luluhlah. Kayla itu ajakan Bimo, makan di kafe.

Bimo dan Kayla yang sepakat ke kafe dengan motor mereka masing-masing. 

***
Saat di kafe. Bimo mulai mengutarakan niatnya sama Kayla, ya nembak gitu. Kaylanya...sih tidak mau membuka hatinya sebenarnya, karena diri Kayla pernah di khianatin oleh Jastin. Bimo terus saja mendesak Kayla, ya nama juga cewek yang jomlo gitu. Kayla membuka hatinya...untuk Bimo. Kayla dan Bimo jadian pacaran di kafe.

***
Radit yang ke kampus sih dan bertemu dengan Lisa yang suka sama Radit. Tapi sebenarnya Radit mengganggap Lisa, ya sahabat gitu. Lisa dekat dengan Radit berharap jadi pacarnya. Pendidikan di kampus telah usai. Radit dan Lisa, ya pulang sih pake sepedah listrik yang mereka kendarai masing-masing. Sampai di depan rumahnya Kayla. Ibunya Kayla menghampiri Radit.

"Radit....tahu Kayla pergi ke mana?" tanya Ibunya Kayla.

"Gak tahu," jawab Radit.

"Kemana anak ini," kata Ibunya Kayla yang khawatir dengan anaknya.

Ibunya Kayla, ya segera meninggalkan Radit dan Lisa begitu saja....ya masih nyari Kayla.

Radit dan Lisa, ya segera memarkirkan sepedah listrik di depan rumah. Baru deh Radit dan Lisa masuk ke rumah, ya Ibunya Radit menyambut anaknya yang baru pulang dari kampus gitu dan juga baik sama Lisa yang main ke rumah Radit. Biasa niat cewek main ke rumah cowok biar lebih dekat dengan keluarga cowok, niatnya Lisa.

Ibunya Radit yang baik menerima Lisa karena anaknya baik gitu. Padahal Radit tetap mengganggap Lisa, ya temen gitu. Lisa pun sudah berusaha sebaik mungkin untuk meluluhkan hatinya Radit. Ya Lisa berhasil ngambil hatinya Ibunya Radit. Lisa pun seneng jalannya mulus untuk ke tujuannya.

Waktu pun berganti sangat cepat sekali, ya malam gitu. Lisa, ya pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepedah listriknya. Radit pun ingin membeli sesuatu ke mini market, ya keluar rumah juga. Dengan santai Radit ke mini market mengendarai sepedah listrik. 

***
Kayla, ya sebenarnya kencan seharian dengan Bimo, ya sampe lupa kuliah alias bolos. Saat Radit, ya pulang dari mini market, sudah membeli barang di mini market. Ya kejadiannya sama sih, Kayla yang melihat Radit bawa sepedah listrik......di kejar gitu. Saat bersamaan Kayla dan Radit mengendarai kendaraan masing-masing.

"Lambat," teriak Kayla meledek Radit.

Kayla pun melaju motornya dengan cepat meninggalkan Radit.

"Apa maunya cewek?" kata Radit.

Radit tetap biasa bawa sepedah listriknya tidak peduli omongan Kayla, ya gak di masukin ke dalam hati gitu....cuma omongan gak jelas dari Kayla saja. Tahu-tahu...motor Kayla laju motor Kayla kacau gitu, dan menabrak pohon....sempet sih ngerem.

Kayla pun jatuh gitu, agak memer dikit di jidat. Radit pun melihat kejadian kecelakaan Kayla, ya segera di tolong. Kayla dalam keadaan pingsan gitu segera Radit menelpon bantuan untuk di bawa ke rumahnya, karena cuma luka ringan aja, gak fatal gitu.

Di rumah Kayla. Ya Kayla, ya di tidurkan di kamarnya. Ayah dan Ibunya Kayla saling menyalahkan gitu karena keadaan Kayla yang kecelakaan motor. Ya karena denger suara berisik dari pertengkaran Ayah dan Ibunya, ya Kayla sadar.  Ayah dan Ibu, ya seneng dengan Kayla yang sudah sadar dari pingsannya....jadi meninggalkan Kayla sendirian di kamarnya karena permintaan Kayla. 

"Kenapa aku di rumah?" kata Kayla yang bingung.

Kayla pun berusaha mengingatnya sebelum ia pingsan.

"Radit, aku melihat dia mau nolong aku. Jangan-jangan cari kesempatan saat aku pingsan," kata Kayla yang buruk sangka sama Radit.

Kayla pun memutuskan mau membales Radit. Esok harinya. Radi sedang joging, ya lari pagi. Kayla yang kesel melempar Radit pake botol minuman yang kosong gitu.....ya kena jidatnya Radit. Marah banget Radit yang di lempar botol minuman yang kosong dan menantang orang yang berbuat buruk pada dirinya. Ya...Kayla keluar dan menghadapi Radit. Cekcoklah Radit dengan Kayla dengan urusan mengambil kesempatan saat dirinya Kayla pingsan. Ya Radit menjelaskan semuanya ke Kayla kejadiannya, ya jadinya Kayla malu sendiri tapi tidak di tunjukkin....yang di tunjukkin gengsinya yang sok banget. Radit males ngadapin Kayla. Saat Kayla melangkah, ya menginjak botol minuman kosong.....jadi kepeleset. Radit yang reflek gitu, ya menolong Kayla....jadi berpelukkan sambil pandangan mata.

Radit, ya jengkel dengan Kayla. Moment romantis tersebut hanya sebentar dan di lepaskan pegangan Radit ke Kayla, jadinya Kayla jatuh di jalan beraspal.

"Radit...kamu..ini,"  kata Kayla yang jengkel.

"Bodok...amat!!!" kata Radit yang tidak peduli dengan Kayla.

Radit pun melanjutkan lari paginya dan meninggalkan Kayla, ya begitu saja. Kayla, ya kesel banget gitu. 

***
Saat di rumah Radit. Lisa biasa mengambil hatinya Ibunya Radit. Ya Raditnya baru sampai di rumah, maklum joging gitu. Ya Radit nyantai gitu. Lisa ingin mengajak Radit ngobrol. Eeeee Raditnya malah mengabaikan Lisa, karena Radit mau berbenah diri abis joging. Lisa balik lagi ngobrol dengan Ibunya Radit dengan akrab.

***
Kayla, ya sampai di rumahnya.....dimarahi Ibunya, karena masih sakit sudah kelayapan di mana-mana. Sampai Ibunya Kayla, tahu kalau Kayla pacaran dan juga bolos kuliah....tambah marah sih. Tetap saja Kayla bisa menenangkan Ibunya. Ya setelah itu Kayla telponan dengan Bimo, memberitahu keadaan Kayla sama Bimo....yang kecelakaan motor. Namanya pacar peduli dengan Kayla yang sakit, tapi ya...Kaylanya...biasa aja tuh alias sudah sehat. Telponan pun selesai antara Kayla dan Bimo. Ya Kayla istirahat di kamarnya.

***
Esok harinya. Kayla sudah sehat gitu, jadi bawa motornya. Saat di bengkel motor untuk menservis motor agar lajunya lebih bagus lagi. Eeee Kayla bertemu dengan Bimo, ya gandeng cewek gitu....cantik lagi. Kayla marahlah di khianatin Bimo, jadi di tinjulah si Bimo di hadapan pacar barunya. Kayla pun pergi dengan motornya, ke bengkel lain gak jadi servis di situ....gara-gara kesel sama Bimo.

***
Kayla sampai juga di bengkel motor, ya tujuan servis motornya. Bertemulah Kayla dan Radit, jadinya curhat gitu. Radit memberi masukan pada Kayla untuk tegar menghadapi sesuatu masalah dan melupakan pacarnya Kayla yang tidak setia. 

Servis motor pun selesai juga, ya Kayla pulang ke rumah sih. Tahu-tahu....hujan, jadi ngiyup di pinggiran toko yang tutup sih. Radit pun, ya kehujanan gitu, jadi ngiup juga di pinggir toko. Gak sengaja bertemu Kayla saat Radit ngiup di pinggiran toko.

Hujan pun cukup lama. Radit ternyata sakit panas, ya pingsan gitu. Kayla pun menolong Radit untuk segera membawa Radit ke rumahnya dengan menelpon bantuan gitu.

Sampai di rumah Radit. Ya Radit di tidurin di kamarnya. Ibunya khawatir dengan Radit. Lisa pun, yang suka dengan Radit....jadi khawatir juga dengan keadaan Radit, ya kebetulan main gitu.

Radit pun mulai mendingan dengan keadaannya. Kayla di kamarnya, eeee malah mikirin Radit gitu.

"Apa aku suka dengan Radit," kata Kayla.

Kayla pun berusaha membuang pikirannya ke Radit, ya sibuk aja ngurusin hal-hal yang ada di rumahnya.

***
Esoknya. Radit telah sehat gitu, ya jadinya menjalankan aktivitasnya seperti biasa ke kampus. Kayla pun ke kampus gitu, bertemu dengan Radit dan Lisa. Timbullah rasa yang aneh pada Kayla, melihat Radit dekat banget dengan Lisa. Kayla tetap Kayla tidak menggrubis perasaan dirinya, yang penting adalah pendidikannya karena Kayla sudah sadar gitu tapi belum sepenuhnya. 

***
Waktu berjalan dengan semestinya. Pendidikan di kampus pun selesai juga. Kayla ada urusan dengan balap motor gitu, tapi liar....ya..ikutan gitu maksudnya. Saat balapan berlangsung, motor Kayla mogok. Jadi gagal deh melanjutkan perlombaan motornya. Eeee di pinggir jalan di datengin preman yang ingin mengambil motor Kayla. Untungnya dateng si Radit untuk menolong Kayla untuk mengusir preman jalanan dengan bertarung gitu. Setelah kejadian itu. Kayla berubah total gitu, jadi lebih peduli dengan Radit. Hubungan pun berjalan baik, ya Radit dan Kayla pacaran. Sedangkan Lisa, ya tahu kalau Radit jadian sama Kayla. Maka itu Lisa bicara blak-blakan dengan Kayla, untung ada Radit juga untuk menyelesaikan masalah.

"Maaf aku tidak bisa menerima cinta kamu, Lisa. Aku selalu menganggap kamu teman," kata Radit.

Lisa pun hanya bisa diam dan menerima keadaan bahwa Radit tidak bisa mengubah hatinya untuk diri....Lisa. Maka itu Lisa pergi dengan penuh kecewa. Radit pun berjanji dengan Kayla untuk setia. Akhir cerita, Radit dan Kayla jalan-jalan mengiteri Batam Center dengan motor, tanda kisah cinta keduanya terjalin dengan baik.
Blog, Updated at: January 30, 2020

0 komentar:

Post a Comment