KARMA FOR YOU

Posted By Cerpen universal on Thursday, January 9, 2020 | January 09, 2020

KARMA FOR YOU

Aina pun pulang bersama kak Mario. Setelah sampai di rumah, Aina bercerita dengan teman sebangkunya yaitu Audy melalui chat. Aina merasa baper dengan kak Mario sejak awal mereka MOS terlebih kak Mario sering memujinya.

Esoknya, Aina menemukan coklat yang masih terbungkus rapi di mejanya. Dengan senyum manis ia berpikir bahwa itu adalah kak Mario. Setiap kali bertemu kak Mario ia pasti tersenyum manis dan selalu bilang ke Audy bahwa kak Mario suka dengannya.

Sebulan sudah coklat-coklat itu selalu ada. Hari ini, Aina menerima satu bucket bunga mawar. Aina berpikir bahwa itu adalah kak Mario yang mengirimnya meskipun ini hari minggu.

Pagi sekali Aina sudah sampai di sekolah dengan harapan ada lagi coklat di atas mejanya namun, hari ini tidak ada. Aina pun merasa bete dan malas untuk belajar. Tapi, temannya membawa kabar bahwa kak Mario akan menyatakan cinta ke seseorang yang dia suka hari ini di kantin pada jam istirahat. Dengan hati gembira Aina merasa dirinya lah yang akan ditembak kak Mario.

Pada jam istirahat, Aina yang biasanya menghabiskan bekalnya di kelas, hari ini turun ke kantin karena akan ditembak oleh kak Mario. Saat semua siswa sudah kumpul, kak Mario pun membuka acaranya. Ia menghampir Aina yang duduk bersama Audy di meja paling depan. kak Mario pun berlutut dengan sebuah cincin berlambang A yang ia ulurkan.

“Dy, gue mau lu jadi cewek gue yaa, kalo lu mau tolong pake cincin ini” tutur kak Mario ke Audy.

“Gue gak mau make cincin itu kak…” jawab Audy.

Mendengar jawaban itu hati Aina tenang namun nyatanya Audy melanjutkan kata-katanya yang belum selesai itu.

“Gue maunya lu yang makein di jari gue” jawab Audy sambil mengulurkan jemarinya.

Aina yang mendengar kata-kata itu hacur. Ia menahan air matanya dan hampir saja ia berteriak ke Audy namun ia mengurungkan niatnya itu. Ia memilih pergi ke kelas untuk menenangkan diri.

Audy pun masuk ke kelas dan memamerkan cincin itu. Aina yang melihat kelakuan Audy itu sangat muak sekali rasanya ingin ia memaki Audy tapi itu semua tidak mungkin.

“Na, lu kok diem sih? gak mau ngasih ucapan selamat ke gue?"

“Lo tau kan dy gue suka sama kak Mario, kenapa lu rebut?” jawab Aina emosi.

“Gue gak rebut kok, lu aja yang kepedean kalo Mario suka sama lu” jawab Audy.

Aina mersa malas berbicara lagi dengan Audy. Ia meninggalkan Audy, bahkan mereka tidak duduk sebangku lagi. Belum genap sebulan hubungan Audy dan Mario. Aina mendengar gosip dari anak-anak osis bahwa kak Mario mendua dari Audy. kak Mario juga menyatakan cintanya ke kak Sintia, alumni sekolah mereka yang baru saja lulus.

Audy pun menangis dan ingin curhat kepada Aina teman dekatnya dulu namun, tanggapan Aina hambar. Ia sudah merasa disakiti oleh Audy.
Blog, Updated at: January 09, 2020

0 komentar:

Post a Comment