RED LUPIN RANGER

Posted By Cerpen universal on Wednesday, December 11, 2019 | December 11, 2019

RED LUPIN RANGER

Jauh luar angkasa. Sebuah benda melucur dengan sangat cepat dan hendak jatuh ke Bumi, saat itu waktu memang malem banget. Pada akhirnya benda pun jatuh di pinggir kali. Pagi yang cerah sekali. Panca sudah siap untuk ke sekolahnya. 

"Ibu, Panca berangkat ke sekolah dulu," kata Panca pamitan pada Ibu Lila.

"Iya," kata Ibu Lila.

Panca pun berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki, karena menuju ke sekolah memang jaraknya dekat sekali. Saat persimpangan jalan. Panca mendengar suara klason motor yang unik banget. Motor herlydavison pun berhenti di sampingnya Panca. 

"Pagi Panca," kata Pak Jack.

"Pak Jack," kata Panca.

"Panca berangkat sekolah ya!" kata Pak Jack.

"Iya, Pak," kata Panca dengan lugu banget.

"Panca, Bapak anter ya ke sekolah, kebetulan lewat sini," kata Pak Jack.

"Iya, Pak," kata Panca dengan lugu banget.

Panca pun naik motor herlydavisionnya Pak Jack. Segera Pak Jack membawa motornya dengan baik ke sekolah SD N 1. 

"Panca sudah sampai di depan sekolah kamu!" kata Pak Jack.

"Iya, Pak. Terima kasih...ya," kata Panca yang lugu banget.

"Iya, sama-sama," kata Pak Jack.

Pak Jack pun segera membawa motornya  ke tujuannya. Panca pun masuk sekolahannya. Sebelum masuk sekolah sih Panca melihat si Gaint sedang melakukan hal yang tidak baik Nobita bersama, Sonio. Panca tidak peduli dengan urusan tersebut lebih baik masuk kelas. Panca pun duduk di bangkunya. Terlihat teman Panca, ya Sisuka yang cantik gitu. Panca memang menyukai Sisuka, tapi lebih sifatnya simpatik saja, karena Sisuka selalu baik sama Panca. Gaint, Nobita dan Sonio masuk ke dalam kelas. Pendidikan segera di mulai karena guru yang memberikan telah siap untuk memberikan pendidikan pada anak-anak.

Panca pun mengeluarkan bukunya dari tasnya, karena pelajaran yang di berikan guru pagi hari ini adalah matematika. Panca sungguh belajar di kelas bersama teman-temannya dengan bimbingan guru yang baik gitu. Sampai waktu jam istirahat. Panca memang jajan gorengan dan es begitu dengan teman-teman yang lain di kantin. Perut pun kenyang dan rasa haus pun hilang pada diri Panca. Bel masuk kelas lagi, tanda jam istirahat pun selesai. Panca dan teman-temannya menjalankan pendidikan di lagi di kelas dan memang guru telah masuk kelas. Pendidikan pun berjalan dengan baik sampai waktunya pendidikan pun selesai dengan baik gitu juga. Panca pun keluar dari kelasnya bersama teman-temannya. Nobita tetap di permainkan Gaint dan Sonio dan di tolong sama Sisuka. Tetap seperti biasa Panca mengabaikan semua itu lebih baik pulang ke rumahnya. Saat di perjalan di si persimpangan jalan sih, Panca melihat pengemis tua yang meminta-minta ke orang yang lewat di situ.

Rasa iba pun timbul dalam diri Panca, lalu merogoh kantung celananya.

"Uang jajan ku, tinggal Rp 1000," kata Panca.

Panca pun memberikan uang tersebut kepada pengemis tua.

"Terima kasih nak," kata pengemis tua.

"Iya, sama-sama," kata Panca yang lugu banget.

Panca pun berjalan lagi menuju rumahnya. Saat mengkol ke gang. Panca melihat Monster Kucing mengamuk gitu, maka warga sekitar pada kabur semuanya. Panca ingin kabur juga. Tetapi ada seorang anak yang berpakaian kaya semut hitam menuju ke arah Monster Kucing.

"Antboy," kata Panca.

Panca pun mencari tempat bersembunyi untuk keamanan dirinya dan sambil melihat pertarungan antara Antboy dan Monster Kucing. Antboy pun menyerang Monster Kucing dengan tinjuannya. Monster Kucing bisa menahan serangan Antboy dengan tangannya.

"Kekuatan mu cuma segini, Antboy," kata Monster Kucing.

"Aku tunjukkan kekuatan ku sebenarnya dari kekuatan semut Hercules," kata Antboy.

Antboy meningkatkan kekuatannya dan langsung serangannya masuk ke Monster Kucing sampai tertinju dan akhirnya terpental jauh.

"Hebat," pujian Panca.

Antboy pun mulai lagi menyerang ke Monster Kucing dengan tinjuan bertubi-tubi dan di akhiri dengan tendangan yang sangat kuat sekali, sampai Monster Kucing hancur berkeping-keping. 

"Pekerjaan ku selesai juga," kata Antboy.

Antboy pun meninggalkan tempat tersebut dengan berlari. Semua warga senang di tolong oleh Antboy, pahlawan super. Panca senang juga melihat pertarungan di menangkan oleh Antboy. Setelah itu segera Panca melanjutkan perjalannya pulang ke rumah. Saat melewati aliran kali. Panca melihat benda di pinggir kali. Maka itu Panca pun mengambil benda tersebut, ya kaya kepala manusia gitu. 

"Loe, bukan kepala manusia, tapi topeng toh," kata Panca.

Panca pun membawa topeng tersebut. Hampir sampai rumah sih. Monster gangler yang berwujud Tikus mengacau daerah tersebut. Panca pun berusaha menjauh dari Monster Tikus. Tiba-tiba topeng pun bicara dengan Panca.

"Pakai kekuatan ku. Kamu akan jadi pahlawan super," kata topeng antargalaksi.

"Topeng kok bicara. Ya sudahlah aku pakai topeng ini," kata Panca yang lugu.

Panca pun berubah menjadi sesosok pahlawan super dan di kenal dengan nama Go Hiro. Segera Go Hiro bergerak cepat  menuju Monster Tikus yang mengacau. Lalu Go Hiro meninju ke arah Monster Tikus. Tapi ternyata Monster Tikus menahan serangan tinjuan Go Hiro dengan kekuatan koleksinya beruba perisai yang sangat kuat sekali. Ketika waktunya tepat, Monster Tikus meninju Go Hiro, sampai terpental jauh.

"Aku di hajar Monster Tikus itu," kata Go Hiro.

Saat ingin menyerang lagi. Muncul seorang pemuda dengan berkostum berwarna merah, dan langsung menembakan dengan pistolnya yang hebat ke arah Monster Tikus. Dengan perhitungan tepat, Monster Tikus menggunakan kekuatannya untuk menangkis serangan tembakan.

"Hanya segitu, kekuatan kamu.....Red Lupin Ranger," kata Monster Tikus.

"Ini baru awal dalam pertarungan, jangan sombong kamu Monster Tikus," kata Red Lupin Ranger.

"Kalau begitu kita lanjutkan pertarungan ini," kata Monster Tikus.

"Ayo," kata Red Lupin Renger.

Red Lupin Ranger pun menembakin Monster Tikus dengan beruntun. Tetap Monster Tikus pun menahan serangan tembakan dari Red Lupin pake perisai yang kuat dari koleksinya. Go Hiro ingin membantu Red Lupin Ranger dengan cara menyerang Monster Tikus dengan tinjuan lagi. Tapi serangan Go Hiro di tahan lagi oleh Monster Tikus dengan perisainya sangat kuat.

"Ternyata ada yang membantu aku dalam pertarungan ini," kata Red Lupin Ranger.

Red Lupin Ranger pun mengurangi serangan tembakannya ke Monster Tikus. Sedangkan Monster Tikus mulai menyerang Go Hiro dengan tinjuan lagi. Go Hiro terkena serangan dari tinjuan Monster Tikus sampai terpental jauh. Saat itu Red Lupin Ranger mengambil kesempatan dengan cepat dan berada di belakangnya Monster Tikus untuk membuka brangkas dengan pesawat.

"Aku ambil koleksinya," kata Red Lupin Ranger.

Monster Tikus marah karena koleksi di dapatkan oleh Red Lupin Ranger dan berkata "Dasar kamu Red Lupin berengsek".

"Terserah kamu berkata apa!" kata Red Lupin Ranger.

Monster Tikus marah dan meningkatkan kekuatannya dengan menyerang Red Lupin Ranger. Saat itu Go Hiro langsung bergerak cepat dan meninju Monster Tikus dengan telak banget jadinya terpental jauh banget.

"Aku berhasil meninju Monster Tikus itu," kata Go Hiro.

"Hebat juga kamu ya," pujian Red Lupin Ranger.

Go Hiro pun langsung bergerak cepat lagi menyerang Monster Tikus yang bangun dari keadaannya. Serangan Go Hiro masuk telak ke Monster Tikus dengan tinjuan yang bertubi-tubi, dan di akhiri dengan tendangan yang sangat kuat banget dan Monster Tikus pun terpental dan menabrak sebuah dinding. Red Lupin Ranger mengeluarkan senjata tembakan yang paling lebat dan diarahkan ke Monster Tikus yang tidak berdaya lagi.

"Booom," suara Ledakan.

Monster Tikus pun hancur berantakan. Dateng pemuda berkostum merah, kaya polisi gitu.

"Monster Tikus telah hancur," kata Red Patra Ranger.

"Kebiasaan kamu telat, Monster Tikus sudah aku kalahkan dan di bantu Go Hiro. Sampai jumpa lagi, Red Patra Ranger," kata Red Lupin Ranger.

Red Lupin Ranger pun bergerak cepat meninggalkan tempat tersebut.

"Kalau begitu aku balik ke kantor aja," kata Red Patra Ranger.

Red Patra Ranger pun meninggalkan tempat tersebut. Go Hiro pun meninggalkan tempat tersebut. Sampai di tempat yang aman, mulailah  Go Hiro melepaskan topengnya dan kembali menjadi Panca.

"Hari ini aku menjadi pahlawan super berkat topeng ini," kata Panca.

Panca pun menyimpan topeng tersebut di tasnya dan segera pulang ke rumahnya. Sampai di rumah Panca berganti baju dari baju sekolah ke baju sehari-hari, baru mengerjakan PR di kamar dengan penuh serius.
Blog, Updated at: December 11, 2019

1 komentar:

  1. Gampang dan Mudah di Akses !!!!
    Cukup Daftar Dengan Nomor Handphone
    Anda Sudah Menjadi Member edensukses !!!
    Agen Judi OnlineTerkini Dan Terpercaya

    Promo Bonus New Member dan Member Tetap :
    ~ Bonus New Member Rp. 10,000,-
    ~ Bonus Rollingan full 0,5% untuk semua permainan
    ~ Bonus referral 10%
    ~ Bonus Special Kejutan Yang Bisa Kamu Dapat Dari Turnover kamu

    Minimal deposit hanya 15 ribu
    1 User ID Untuk Semua Jenis Permainan
    - POKER , DOMINO , CEME , CEME KELILING , CAPSA , SUPER10 , OMAHAEDEN.

    Deposit Via Pulsa :
    - Telkomsel
    - XL
    - OVO
    - Go Pay

    Informasi kontak kami
    📱 WA : +855 17640528
    📱 LINE : EDENPOKER
    Telegram : EDENPOKER
    🌐 Website :edensukses,club
    Email : edenpoker.idn@gmail.com

    ReplyDelete