LOVE
Pagi yang cerah di sudut kota. Ibu Lisa mengerjakan pekerjaannya
yang di bangun dari nol demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga karena
seorang janda anak satu gadis lagi. Pakaian telah di cuci dengan baik, jemur
sampai waktunya kering baru di gosok dan di lipat.
Ibu Lisa menyuruh Lia untuk mengantarkan pakaian tersebut
kepelanggan yang menggunakan jasa londri pakaian. Lia sampai di barung Pak
Teguh dan Ibu Teguh yang londri pakaian sama Lia.
Dan juga Pak Teguh menawarkan es cendol buatan Ujang yang enak dan
baru. Ya Lia mencobain es cendol tersebut dan menujinya "Enak" Ujang
pun yang membuatnya seneng banget di puji Lia. Pak Teguh senang kalau yang
memuji es cendol buatan Ujang "Enak" Tujuannya agar jualannya laris
aja.
Lia pun segera balik ke rumahnya karena untuk berangkat kuliah.
Sebenarnya Lia tidak mau melanjutkan kuliah karena kendala keuangan. Tapi Ibu
Lisa tidak mengizinkan anak berhenti kuliah harus bisa jadi sarjana baru kerja.
Lia pun mengerti omongan Ibunya, tapi keadannya tidak memungkinkan karena
sampai di kampus Lia memang nunggak biaya semesteran. Lia pun berpikir dan
berpikir lagi karena ada yang menawarkan pekerjaan si Andi...anak kuliahan
juga. Kerjaan di perusahaan gitu, tapi di gajinya komisi aja dari orang mau
bekerja sama atau infestasi di perusahaan dan juga Lia harus mengajarkan ke
pada bawahannya untuk memotivasi diri agar bisa sampai puncak berdasarkan
omongan Andi.
Awalnya ragu dengan kerjaan itu, tetapi di ambil karena keadaan di
tambah Ibu Lisa mengidap tumor otak. Lia kacau hidupnya maka itu memutuskan
bekerja sama dengan Andi yang sudah seniornya Lia. Maka pada akhirnya cutilah
Lia dari kuliahnya dan fokus untuk kerja dan membiayain Ibunya yang sakit.
Usaha Lia keras banget dari londri tetap di jalankan demi
memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedang untuk pekerjaan di perusahaan belum ada
hasil karena belum ada orang yang percaya ke Lia untuk infestasi ke
perusahaannya. Tekan demi tekan pada diri Lia sampai frustasi banget. Tapi
hidup harus di jalanin dengan pait karena usaha londirinya pun banyak komplen
dari pelanggan yang ini dan itu. Untung Andi selalu ada untuk Lia
membimbingnya.
Harapan itu ada jadi kenyataan. Pak Teguh dan Ibu Teguh mau
infestasi di perusahaan Lia dengan join memberi barang yang di promosiin Lia.
Ujang pun ikutan juga join ke perusahaan Lia. Teman-teman Lia di kampus pun
join juga sampai juga teman-teman Lia ngobrol dilingkungan sekitar rumah
mau join jug. Lia berhasil menciptakan kepercayaan masyarakat pada
perusahaannya. Komisi keluar dari perusahaan. Lia pun di bayar dengan fantastis
dengan hitungan dolar. Maka itu Lia bisa membiayai pengobatan Ibunya tercinta
dengan baik.
Keberhasilan Lia di uji. Temannya Toni yang join ke perusahaan Lia
langsung mempengaruhi ke semua kelainnya Lia untuk join ke perusahaan Toni dan
pada akhirnya hancur berantakan, ternyata perusahaan yang di tawarkan Toni
malah menipu kelainnya.
Lia kena getah dari ulah Toni. Tetap bersabar Lia dengan
keadaannya. Andi orang yang peduli sama Lia sedang bersama dengan cewek cantik
di kafe. Lia memergokinya karena Andi mulai menipu Lia alias selingkuh. Andi
berusaha menjelaskan kepada Lia kalau semuanya hanya salah duga aja bahwa cewek
yang di ajak bicara Andi adalah kelain.
Lia tidak percaya dengan omongan laki-laki buaya seperti Andi.
Maka itu Lia mulai mengabaikan Andi untuk menjalankan hidupnya seperti
biasanya. Lia terus berjuang menjalankan usaha yang di bangun Ibunya dan
sekaligus merawatnya Ibunya yang sakit.
Andi terus dateng ke Lia untuk menjelaskan semuanya dan bahwa yang
di cintai adalah Lia. Maka itu Lia luluh dan memberikan Andi kesempatan lagi.
Andi membawa Lia ke pimpinan perusahaan untuk menyelesaikan seluruh masalah
Lia. Pak Albret menjelaskan semuanya tentang hal yang di inginkan Lia sebuah harapan
demi diri dan orang yang cintai tapi banyak ujiannya yang berat dan juga
kerapuhan dari orang menjalankan karena punya harapan tinggi untuk berhasil
tapi sebenarnya bisa gagal kalau salah perhitungan karena usaha yang di
jalankan nilainya kepercayaan. Lia pun mengerti masukan dari Pak Albret yang
memotivasi dirinya. Lia terus berjuang demi Ibunya. Maka ketika pencapaian pun
terjadi pada Lia baru deh Lia melanjutkan kuliah untuk jadi sarjana demi
Ibunya.
Andi selalu mendukung Lia di kala sulit dan juga keberhasilannya
karena Andi benar-benar cinta segalanya dari diri Lia yaitu kebaikannya dan
nilai kerja kerasnya demi mengubah sesuatu yang gak mungkin jadi mungkin.
Sarjana di raih Lia dan juga karier di perusahaan pun di raih Lia dengan baik.
Andi pun berhasil sarjana juga dan kariernya di perusahaan gemilang.
Tak memakan waktu Lia pun di lamar Andi untuk di nikahi. Buah
cinta pun lahir antara Lia dan Andi. Ibu Lisa jadi seorang nenek dan mencium
cucuk cewek yang cantik. Penyakit pun mulai kambuh sampai keadaan Ibu Lisa
tidak sadarkan dirinya dan akhirnya nafas pun di hembuskan terakhir kalinya.
Ibu Lisa meninggal dengan tersenyum karena berhasil menghantarkan anaknya
satu-satunya cewek menjadi orang berhasil. Lia pun mengikhlaskan kepergian
Ibunya selama-lamanya dan Andi selalu ada untuk membimbing Lia dan anaknya yang
masih bayi.


0 komentar:
Post a Comment