BLACK TIGER
Ren melihat sebuah pertarungan yang sangat sengit di atas gedung. Ren segera berlari untuk melihat moment tersebut. Sesampai di puncak gedung dengan tersenga-senga. Segera mungkin mengambil hpnya dan set kamera tanpa perhitungan yang bertele-tele memoto setiap aksi pertarungan tersebut. Satria merah mulai mengeluarkan senjata pamungkasnya yaitu sebuah pedang api. Sedangkan musuhnya satria hijau mengalami luka cukup parah karena terjangan maut dari satria merah.
Saat energi pedang api sudah penuh, hendak di hempaskan oleh Satria Merah tiba-tiba di halangi dengan sebuah tameng. Terlihat wujud Satria Biru dengan kekuataanya menghempasnya energi serangan pedang api. Dengan segera membawa Satria Hijau meninggalkan arena pertarungan. Satria merah mengejarnya melompat gedung dan turun dengan pose yang mengagumkan. Tetapi Satria Biru melemparkan sebuah alat berbentuk bola logam ke arah Satria Merah. Tiba-tiba meledak di depan muka Satria Merah dan keluar sebuah sulur-sulur yang menjerat Satria Merah. Pada akhirnya Satria Merah dan Satria Hijau bisa pergi dengan mudah.
Satria Merah masih berusaha dengan keras melepaskan cengkraman sulur. Dengan mengeluarkan semua energi apinya pada akhirnya dapat melepaskan dari sulur yang mengikat setelah itu kembali ke wujudnya manusia biasa. Ren melihat dari kejahuaan semua kejadiaan itu. Tanpa sengaja Ren terpeleset dan berlumuruan zat hitam.
"Adu...... sial," kata Ren langsung menutup mulutnya, supaya suaranya tidak ketahuaan.
Ternyata Zat hitam tersebut berasal dari tabung kaca yang di tinggalkan oleh Satria Hijau dan pecah akibat pertarungan. Ren bangun dari jatuhnya segera pulang kerumah. Saat di perjalanan pulang dekat persimpangangan gang terjadi kejadiaan yang cukup memilukan seorang wanita di aniya dua orang laki-laki. Ren menolongnya wanita tersebut. Karena niat baiknya gak sesuai malah menjadi kekonyolan. Ren habis jadi bulan- bulanan. Ren dalam keadaan terjepit itu. Ren mulai gram dan meledaklah unsur energi yang menghempaskan dua penjahat yang menghajar Ren. Tubuh Ren berangsur berubah menjadi hitam dan meraung seperti Macan. Dengan penuh kemarahan Macan Hitam menghajar dua orang tersebut sampai nyawa di ujung tanduk. Ren berusaha sadar dan kembali ke wujudnya semula. Kemudiaan segera menggendong gadis yang tidak berdaya tersebut dan di bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan dengan seketika tubuh Ren pulih dari luka.
"Apa mungkin zat hitam yang melumuri tubuh ini telah beradaptasi," celoteh Ren sambil memikirkan semua kejadiaan menimpa dirinya.
Semenjak itu Ren mencari tahu ke beradaan Satria Merah dan para Satria yang lain untuk menggungkap tentang zat kimia yang telah mengubah hidupnya.

0 komentar:
Post a Comment