TANNIA

Posted By Cerpen universal on Thursday, October 3, 2019 | October 03, 2019

TANNIA

Langit cerah sekali. Jamal duduk di batu besar di tengah kali sedang memancing. Asik-asik memancing melihat ke langit Jamal ada layangan putus. Pancingan di taruh Jamal dan mengejar layangan putus yang melayang di udara dan kejar oleh anak-anak juga. Saat melewati jalan besar Jamal berhati-hati nyeberang sambil melihat layang-layang putus yang melayang di udara. Tannia sedang sibuk nyetir dan sebelah teman baiknya Lusi yang biasa menemani Tannia kalau di butuhkan biasa teman baik.

Jamal di depan mobil Tannia. Lusi langsung sontak ngoceh "Ijak rem Tannia."

Tania sontak ijak rem dengan mendadak dan juga melihat cowok di depan mobilnya hampir di tabraknya. Tannia keluar dari mobil dengan keadaan kesal.

Jamal tetap selaow menghadapi keadaan apa pun? Tannia tetap ngoceh jengkel dengan ulah cowok di hadapannya tingkahnya masih anak kecil. Jamal membiarkan cewek yang hampir menabrak dirinya dengan mobil dan lebih baik mengejar layang-layang yang putus dan hampir mendarat. Tannia sebel cowok yang kekanak-kanakan yang dia baru temui dan Lusi menenangkan Tannia dan memberikan saran Lusi ke Tannia pergi dari tempat tersebut.

Tannia dan Lusi masuk mobil dan langsung di bawa dengan baik. Layang-layang jatuh di batang pohon. Semua anak-anak berebutan datang Jamal langsung melompat di antara anak-anak untuk mendapatkan layang-layang dan hasilnya Jamal mendapatkan layang-layang di kejarnya. Jamal seneng memberikan layang-layang yang di dapatkan ke anak-anak dan sekalian memberi uang ke anak-anak untuk jajan beli es karena capek mengejar layang-layang.

***
Pak Boby kesal sekali dan membubarkan makan yang di buatnya mau dijual dengan alasan "Bangkrut alias gak laku."

Istrinya Pak Boby menenangkan suaminya agar tidak marah-marah dan membereskan makan yang berhamburan di lantai. Tannia keluar dari kamarnya dengan penampilan yang cantik banget dan melihat keadaan jualan Bapaknya kacau berantakan di mana-mana. Karena tidak tahu kedudukannya jadi minta uang sama Bapaknya untuk pergi kencan.
Bapaknya Tanina langsung berkata tegas pada anak gadisnya "Bapak bangkrut...jualan...Bapak menurun sampe gak laku-laku."

"Oh."

Tannia pun baru mengerti dengan keadaan Bapaknya. Dateng Andi dengan gayanya selangit dengan mengangkat telpon dari klain bukan satu telpon tapi banyak telpon. Pak Boby puyeng menghadapi pacarnya Tannia yang belagu. Tapi karena mau anaknya si Tannia dengan Andi....ya Pak Boby nyabarin dengan sifatnya yang bisnisman.

Tannia dan Andi pamitan dengan Pak Boby untuk pergi pacaran dan Ibunya Tania ya...membiarkan saja.... Kan sudah dapet izin pacaran dari suaminya...si Pak Boby.

***
Kencan Tannia berjalan lancar banget. Sekarang Tannia sedang duduk di kasur sambil tak sengaja mikirin cowok yang hampir di tabraknya. Bapak Boby mendekati anaknya di kamar sedang sedikit melamun. Tannia kembali sadar dari lamunannya sejenak. Pak Boby merestui hubungan dengan Andi, tapi Tannia di suruh mendekati Jamal anak teman Bapaknya alias di jodohkan untuk misi rahasia mendapatkan resep rahasia jualan Bapaknya Jamal untuk di gunakan memajukan omset penjualan bakwan.

Tannia berpikir dengan baik "Apa susahnya menggaet cowok."

Tannia menerima misi rahasia Bapaknya demi usaha keluarga gak bangkrut dan juga kalau sudah dapet resepnya langsung di tinggalkan si Jamal dan Tannia jalan bareng lagi sama Andi.

Mulai Tannia mencari Jamal di sebuah jualan di pinggir jalan yang laris banget. Lalu Tannia tanya sama anak-anak tentang keberadaan Jamal dengan di beri uang untuk informasi penting banget.

Anak-anak langsung memberitahu Jamal di mana dan sedang apa?. Sampai di kali Tannia mencari Jamal biasanya memancing. Ternyata gak ada. Tahu-tahu di belakang Tannia dan menyipratkan air kali ke baju Tannia.

Terkejut Tannia orang di carinya adalah Jamal yang hampir di tabrak mobilnya. Jamal pun terkejut bertemu dengan Tannia cewek sok kecantikan banget tapi memang cantik sih. Tiba-tiba Jamal jatuh di aliran air kali dan kakinya sakit alias kram dan minta tolong sama Tannia. Sebenarnya gak mau Tannia demi tujuan misi rahasia ya...jadi menolong Jamal.

Saat memegang tangan Jamal si Tannia langsung tangan Tannia di tarik dan jatuh di aliran air kali dan berkats "Satu sama kita."

Tannia diam saja gak peduli dengan ulah Jamal yang penting tujuannya sukses. Tannia di ajak Jamal ke rumahnya untuk mengeringkan pakaiannya yang basah dan Jamal berganti pakaian. Tannia bertemu dengan Bapaknya Jamal sedang sibuk dengan urusan jualan bersama istrinya. Bapaknya Jamal senang sama Tannia dan juga kenal baik dengan Bapak dan Ibu Tannia.

Tannia di hadapan Bapak dan Ibu Jamal.....Tannia iya...dan iya saja. Bapak dan Ibu Jamal  kembali ke urusan pekerjaan mereka. Tannia mulai pedekate lagi sama Jamal di ruang tengah tetap saja di cuwekin dan lebih ngurusin layangan si Jamalnya.

Tannia bete langsung pamitan pulang sama Jamal. Sedangkan Jamal sebodoteing. Tannia sampai di rumahnya ternyata ada Andi yang ingin tahu kemana Tania seharian karena di hubungin gak bisa. Bapaknya Tania kesel dengan Andi yang lancang sama anaknya langsung di sambit kepalanya dengan baskom langsung deh pergi Andinya.

Di dalam mobil Andi ngobrollah Tannia dan meminta maaf atas kelakuan Bapaknya mukul kepala Andi. Ya...di maafin oleh Andinya...walau kepalanya masih sakit. Tannia menjelaskan kemana dia seharian ini pada Andi. Tapi Andi pun mengerti penjelasan Tannia dan juga Andi menjelaskan sesuatu agar Tannia tidak terkejut adalah "Banyak wanita yang mau sama Andi."

Tannia pun mengerti omongan Andi yang becanda tapi pasti benar. Selesai pembicaraan di dalam mobil Andi langsung keluar Andi pulang ke rumahnya dan Andi langsung deh balik juga ke rumahnya.

Di dalam kamar Tannia telpon Lusi untuk meminta tanggapan tentang urusan percintaannya dengan Andi dan juga tentang Jamal baru deket. Lusi malah setuju dengan Jamal dengan sifat dan tingkah lakunya terus terang. Lalu Lusi menerangkan sifat dan tingkah laku Andi yang playboy. Tannia awalnya gak percaya omongan Lusi dan segera di matiin Hpnya.

***
Keesokan harinya Tannia dan Lusi nguntit sih Andi. Saat di dalam mobil Tannia terlihat jelas Andi sedang berduaan dengan cewek lain. Tannia tetap diam di tunjukkan siapa Andi yang sebenarnya? Ya tukang selingkuh. Tannia dan Lusi pergi dari tempat tersebut dan di anterlah Lusi ke rumahnya dan sedangkan Tannia ke rumah Jamal. Saat di rumah Jammal lagi sibuk si Bapak Jamal dengan urusan jualanya. Tannia ingin membantunya dan di sarankan Bapaknya Jamal "Di dalam ada 2 baskom lagi...tolong bawain..ya."

"Iya."

Tannia masuk ke dapur langsung mencari resep rahasia masakan Bapaknya Jamal dengan membuka laci. Ketemulah di laci dengan judul bukunya "Resep rahasia memasak."

Tannia langsung menfoto resep rahasia tersebut dengan Hpnya dan segera di simpan baik-baik dan buku di kembalikan ke dalam laci. Sedangkan Ibunya Jamal melihat ulah Tannia kaya pencuri dan awasin aja dan pergi begitu saja karena Tannia langsung membawa satu baskom ke tempat Bapaknya Jamal.

Setelah itu Tannia pulang ke rumagnya karena misinya berhasil. Tannia memberikan fotonya tentang resep rahasia makan ke Bapaknya. Ternyata gak kebaca tulisannya sama Bapaknya jadi di suruh menjalankan misi lagi mengambil buku resep rahasia makan. Tannia yang bete karena misinya gagal nemui si Lusi di kafe. Lusi seneng aja Tannia dateng ke kafe, tapi di tunjukkan sama Lusi keberadaan Andi yang sedang ngobrol berdua dengan cewek alias selingkuh.

Tannia tambah betenya. Andi pun pergi sama gebetan barunya. Tannia pulang dengan keadan kesel banget dan lusi mengejar Tannia gak jadi santai minum dan makan di kafe.

***
Jamal lagi asik di kantor tetapi menghayal tentang Tannia sedangkan ada miting penjualan sampai selesai. Ketika melamunnya selesai di bangunin Toing. Di suruh Jamal lagi si meneger pemasaran menerangkan proges pemasaran ke depan. Ya...jadi Jamal mendengarkan proges pemasaran ke depan sampai selesai baru deh balik ke rumah.

Sampai di rumah saat Jamal duduk santai di ruang tengah. Ibu dan Bapaknya Jamal menceritakan tentang tingkah laku Tannia yang mencurigakan yang mencuri sesuatu tepatnya resep rahasia makanan.

Awalnya Jamal tidak percaya omongan Bapak dan Ibunya tapi terus di yakini ke Jamal tentang motifnya Tannia. Ya...Jamal iya dan iya..saja.

***

Tannia pergi ke rumahnya Andi untuk memastikan hubungannya. Berkali-kali pintu di ketuk tetapi tidak di gubris Andi dan Tannia memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah Andi secara diam-diam. Tannia melihat Andi bermesraan dengan cewek lain.

Hati Tannia hancur banget di khianatin oleh Andi. Cewek bersama Andi meminta hubungan percintaannya dengan pernyataan "Saya cinta kamu."

Sadar ada Tannia di belakang Andi langsung bicara apa adanya? Tak minta maaf sama Tannia karena telah selingkuh dengan cewek lain. Tannia yang sakit hati pergi meninggalkan rumah Andi begitu saja dan mencari Lusi. Seperti biasa Lusi berusaha memberi banyak masukan untuk meninggalkan Andi si tukang selingkuh. Tannia berusaha menyakini hati untuk melupakan Andi tetap sakit di hatinya air matanya mengalir.

Lusi tetap menasehati Tannia dan juga mengingatkan Tannia ada main layangan bareng di lapangan sama Jamal. Tannia baru inget untung di ingetin Lusi abisnya di pikiran Andi melulu. Tannia pun nelpon Jamal.

Segera Jamal mengangkat telpon Tannia dan memberitahu keberadaannya ada di lapangan main layangan karena ada kontes layangan yang di ikuti Jamal.

Tannia memutuskan hubungan teleponannya dengan Jamal dan pergi ke lapangan di mana Jamal berada. Selang sampai di lapangan. Jamal seneng melihat Tannia dateng untuk main layangan bersamanya begitu juga Toing.

Tapi terlihat Tannia sedih karena ada masalah yang mengganggu pikirannya. Tiba-tiba layangan putus dari benangnya. Jamal tidak mengejar layangannya yang putus. Tapi Tannia menyuruh mengejar layangannya yang putus.

Buat Jamal ada yang aneh dengan Tannia karena lagi sedih. Tetap Tannia menyuruh Jamal mengejar layangannya dengan sebuah omongan yang meyakinkan "Kejar apa yang kamu sukain Jamal."

Jamal pun mengejar layangan putus dan Tannia mengikutinya begitu juga Toing. Jamal di tengah jalan mengejar layangan masih ragu. Tetap di yakini Tannia walau masih sedih. Jamal ikutin maunya Tannia mengambil layangan yang jatuh di pinggir danau. Dengan hati-hati mengambil layangan di pinggir sungai dan Tannia ikutan juga begitu juga Toing. Ketiganya terpeleset jadi jebur ke danau dengan basah kuyup dan Jamal mendapat layangannya yang basah juga.

Jamal, Tannia, dan Toing pulang ke rumah masing-masing.

***
Tannia pun duduk di ruang tamu sangat sedih sekali dan Bapaknya menemani. Dateng Andi ke rumah Tannia seperti biasa masuk rumah Tannia kaya rumah sendiri. Lalu Andi meminta maaf sama Tannia dengan sebuket bunga.

"Tannia...maaf saya...karena saya masih mencintai kamu."

Bapak Tannia menyaksikan ulah Andi yang memohon sambil bersujut agar balikan sama Andi. Tannia meminta Bapaknya untuk mengusir Andi.

"Bagus nak...sudah lama...Bapak kesel sama...orang kamu sukai. Karena permintaan anak saya...jadi..saya punya alasan mengusir...kamu dari rumah saya."

"Ampun...om..om," Andi memohon.

Andi pun keluar dari rumah Tannia dengan perasaan kesel. Tannia tambah mewek karena Tannia bener-bener cinta Andi dan Bapak dan Ibunya berusaha untuk menghilangkan kesedihan anaknya yang patah hati.

Andi yang masih di depan rumah Tannia masih kesel banget dan juga ceweknya Andi pun berusaha menenangkan Andi dan bertanya "Rencana kamu berhasil sayang."

"Ahhh...gagal," kata Andi yang sedang minum dari minuman kaleng karena kesal minuman kaleng di lempar Andi sembarangan kena mobil berhenti di rumah Tannia.

Dari mobil tersebut keluar Jamal dan Toing. Andi gak peduli yang punya mobil marah padahal udah di usahakan untuk di padamkan api marah Andi oleh ceweknya. Tapi Andi sebodoteing. Jamal pun menganggap Andi sakit dan juga Toing untuk menahan amarah agar tidak buat keributan.

Jamal pun mau pergi, tapi Andi memuji Jamal mendapatkan Tannia dan juga alasan Tannia dekatin Jamal dengan tujuan mendapatkan resep rahasia makanan karena usaha Bapak Tannia mengalami kebangkrutan.

Jamal dan Toing masuk mobil karena kesel mendengarkan ocehan dari Andi dan lebih baik pulang ke rumah. Andi pun pulang juga ke rumahnya bersama ceweknya.

***
Keesokan harinya Tannia tetap dalam misi ke rumah Jamal untuk mengambil resep rahasia makanan. Bapaknya Jamal mencari resep rahasia makanan padahal lagi sibuk bersama istrinya beres-beres bawain barang dagangan yang mau di jual. Bapaknya Jamal menukan buku resep rahasia makan di meja dan di amankan.

Tannia mencari resep rahasia makan di dalam laci karena terakhir di taruh di situ. Tannia mencoba mencarinya ternyata gak ada. Pintu kamar Jamal terbuka, lalu Tannia mencoba masuk ke dalam kamar Jamal. Ternyata ada foto kebersamaan Jamal, Tannia dan anak-anak yang sedang bakar ikan di pinggir sungai pada saat itu Jamal dapet ikan dan pancingan di kasih ke Tannia sedangkan Jamal mengejar layangan yang putus dan hampir jatuh aliran sungai. Jamal dan rebutan layangan putus yang dapet Jamal.

Tannia teringat kenangan tersebut baru tahu kalau Jammal suka samanya dan juga menemukan resep rahasia makan yang di tulis Jamal. Tannia membaw resep rahasia makan di meja Jamal dan pergi dari rumah Jamal dan mencari Jamal seperti biasanya di main di kali.

Saat bertemu Jamal di pinggir kali. Tannia meminta penjelasan tentang resep rahasia makan yang di tulis dan foto-foto di ambil Jamal sembunyi-sembunyi. Jamal memberitahu Tannia semuanya karena semua itu maunya Tannia yang sesungguhnya. Tannia pun pulang meninggal Jamal begitu saja dan pulang ke rumahnya dan memberikan resep rahasia makan ke Bapak dan Ibunya. Misi pun berhasil.

Bapak dan Ibu Tannia senang sekali dengan resep rahasia makan maka usaha dagangan keluarga gak jadi bangkrut.

Jamal pun di rumahnya dengan santai ngobrol Bapak dan Ibunya berkenaan tentang resep rahasia makan. Tapi ternyata Bapaknya legowo dan menjelaskan sebenarnya resep rahasia makan tersebut yaitu "Semua makan di buat dengan penuh cinta alias pake hati agar yang memakannya meresesapi makan yang di buat..itu bener-bener enak."

Ibunya Jamal bahwa buku tersebut buku resep rahasia makanan turun menurun. Tetap Bapak untuk memberikan pengertian ya....ikhlasin saja. Jamal tambah bingung karena Jamal menulis ulang resep rahasia makanan dan di berikan pada Tannia.

"Jadi resep apaan?"

"Tahu..resep apaan?" saut Bapaknya Jamal.

"Ibu juga..gak tahu resep...apaan?"

***
Tannia dan keluarga berhasil membangun usaha dagangannya kembali dengan sukses besar. Tannia pun ada kontrak kerja sama Andi bikin iklan. Selesai iklan jadi tema kosmetik dan Tannia jadi bintangnya. Tannia baru tahu di manfaatkan oleh Andi dan pacarnya.

Tannia kecewa lagi padahal menganggap Andi bisa berubah ternyata tidak. Tannia di manfaatkan oleh Andi untuk mendapatkan kontrak iklan dan modelnya Tannia. Tanpa pikir panjang Tannia pulang setelah pembuatan iklan kosmetik dan meninggalkan Andi begitu saja.

Toing nonton Tv bersama Jamal di rumah Jamal dan melihat Iklan kosmetik yang di bintangin Tannia langsung di matiin tuh Tv agar Jamal gak nontonnya.

Jamal malah nanya ke Toing "Tv kenapa di matiin?"

"Acara..gak bagus. Lebih baik di matiin dan juga hemat listrik."

"Ah...ada-ada saja kamu...Toing."

Jamal mengambil remot dan menghidupkan Tv dan menyaksikan tontonan acara iklannya Tannia bersama Andi. Rasa kesel timbul dan membiarkan saja tetap menontonnya.

***
Jamal pun membagun usahanya dengan ada pertemuan tentang konsep pembangunan di pinggir danau dan klain dengan konsep yang di ajukan Jamal dan Toing untuk membangun usaha. Tapi ternyata ada pesan dari sebuah layangan besar dan di tulis pesannya "Saya...suka Jamal."

Jamal meninggalkan miting bersama klainnya demi mencari Tannia. Sedangkan Toing menghendel semua kerjaan Jamal sampe meyakini klain orang bule agar percaya menanamkan modalnya ke usaha Jamal yang baru.

Jamal mencari Tannia dan bertemu anak-anak di jalanan dan bertanya "Tahu keberadaan Tannia."

"Tahu tapi tutup mata dulu."

"Iya."

Jamal di tutup matanya dengan kain oleh anak-anak. Dibawa mondar-mandir si Jamal oleh anak-anak pada akhirnya sampai di tempat Tannia main layang-layang.

Jamal membuka kain yang menutup matanya di suruh anak-anak. Jamal seneng melihat Tannia yang sedang main layang-layang. Begitu juga dengan Tannia seneng ketemu dengan Jamal. Keduanya mulai mengungkapkan perasaan mereka berdua dan di saksikan anak-anak. Jamal dan Tannia resmi pacaran.

Bapak dan Ibu Tannia dateng ke rumah Jamal dan berbincang-bincang dengan Ibu dan Bapak Jamal tentang urusan anak mereka berdua dan saling memaafkan karena perselisihan paham karena keadaan. Kedua belah pihak sepakat untuk menikahi Jamal dengan Tannia.

***
Jamal terus membangun usahanya dengan baik dan Tannia mendukungnya dengan produk lama kemasan baru untuk mengikuti tren masa kini. Tannia mengikuti pemikiran Jamal demi cintanya.

Jamal dan Tannia bahagia  sambil memandangi danau sambil memantau anak-anak yang main layang-layang yang lagi di usahakan untuk di naikin layangannya ke udara karena susah naiknya. Jamal dan Tania menyuruh anak-anak cepetan naikin layangannya agar bisa asik main layangannya kalau sudah di terbangkan.
Blog, Updated at: October 03, 2019

0 komentar:

Post a Comment