SINDERBOLONG
Katemi yang mati penasaran menjadi hantu penasaran mencari orang yang mencelakai dirinya. Warga sekitar geger dengan ulah hantu yang wanita bergaun putih mondar-mandir ke sana ke sini. Semenjak itu pos ronda sepi tidak ada yang meronda karena takut ketemu dengan hantu.
Suatu ketika ada penjual sekuteng sedang berkeliling mengiterin kompleks perumahan untuk menjajakan dagangannya. Katemi berubah menjadi cewek cantik yang semestinya dan memanggil mamang penjual sekuteng untuk memesan minumannya. Mamang penjual sekuteng senang dengan pelanggan yang ingin membeli jualannya.
Katemi mengeluarkan uang yang banyak langsung di berikan kepada mamang penjual sekuteng berkata "Saya borong jualannya".
Mamang penjual sekuteng seneng banget dagangannya di borong....jadi untung besar. Mamang langsung membuatkan sekuteng dengan penuh semangat untuk pelanggannya. Satu gelas di minum habis Katemi, lalu terus dua, tiga dan sampe habis di minum sekuteng.
Mamang pun bingung pelanggannya yang begitu kelaparan. Sampe mamang penjual sekuteng sadar minum sekuteng yang jatuh di jalanan jadi becek. Lalu memeriksakan uang yang di berikan oleh pembeli tersebut "Daun". Mamang penjual sekuteng melihat Katemi yang berubah menjadi sosok yang menyeramkan bergaun putih dan belakangnya bolong.
"Setan......," teriak mamang penjual sekuteng.
Sangat ketakutan sekali mamang penjual sekuteng berlari tunggang langgang meninggalkan gerobak jualannya. Katemi pun menghilang dari tempat tersebut. Rangga pun mendapat kabar dari polisi setelah di usut kematian istrinya bahwa ada pembunuhan berencana yang di lakukan oleh Handoko mitra bisnis yang di tolak Rangga untuk bekerja sama.
Katemi mendatengin rumah Handoko dengan berpura-pura ingin bekerja sama alias investasi di perusahaan Handoko. Ya....senang saja Handoko dengan ajakan kerja sama dengan Katemi dan berbicara di ruang kerjanya di dalam rumah dan anak buah Handoko menunggu di luar.
Katemi berubah menjadi wujud yang sangat menyeramkan sekali sampai Handoko berteriak "Setan".
Handoko di bunuh oleh Katemi dengan menerbangkan pedang-pedang yang di pajang di dinding dan di tancapkan di tubuh Handoko. Anak buahnya berusaha menolong tapi pintu tertutup rapat karena mendengar teriakan "Setan" tersebut.
Saat pintu terbuka. Anak buah Handoko melihat......Bosnya mati dengan tertancap pedang di tubuhnya. Polisi dateng ke rumah Handoko segera menangkap semua anak buah Handoko dan Rangga pun menyaksikan kematian Handoko yang mengenaskan.
Katemi pun sudah menghilang dari situ sebelum pintu terbuka saat di dobrak oleh anak buah Handoko. Katemi mencari si ujang yang menabraknya pake mobil untuk mendorong mobil Katemi masuk ke jurang. Ujang lagi senang-senang di rumahnya bersama wanita simpanannya. Katemi berpura-pura menjadi wanita yang cantik yang suka dengan Ujang dan sekaligus menyamar jadi sales promosi gilrs. Ujang melihat barang yang baru cantik dateng ke rumahnya tampa undang.
Saat di kamar cuma Katemi dan Ujang. Berubahlah Katemi menjadi sosok menunjukkan tangan kanannya yang kukunya panjang dan hitam legam dan mencekik Ujang sampai mati. Setelah itu Katemi pun menghilang dari tempat tersebut. Cewek simpanannya Ujang langsung keluar dari rumah karena ketakutan melihat kematian Ujang yang mengenaskan.
Barulah polisi dateng mengurus mayat Ujang setelah laporan dari warga sekitar. Rangga pun mendatengin kuburan Katemi dan mendoakan agar istrinya tidak menjadi roh penasaran lagi karena dapet rumor dari masyarakat. Katemi melihat suaminya berdoa di makamnya saat dirinya duduk di atas pohon yang rindang. Karena permintaan suaminya......Katemi pun menghilang untuk selamanya. Sejak itu lingkungan jadi tenang lagi tidak ada cerita tentang bertemu dengan Setan Sinderbolong.


0 komentar:
Post a Comment