WEREWOLF
Malam begitu larut sekali. Bulan purnama bersinar terang tetapi kali ini berwarna merah. Seorang pemuda bernama Peter berjalan untuk pulang ke rumahnya. Tak sengaja seorang gadis cantik di kejar-kejar vampir yang kelaparan. Peter pun bergerak cepat dengan berlari untuk menolong gadis tersebut. Sang gadis masuk ke dalam gudang kosong untuk bersembunyi dari vampir kelaparan.
Saat lampu di hidup di gudang dan pintu gudang tertutup para vampir terjebak oleh perangkap yang telah disiapkan sang gadis dan teman-temannya. Para vampir di tembak dengan peluru perak sampai musnah jadi debu.
Peter melihat penghancuran vampir dari balik dinding gudang bolong. Pemimpin vampir dateng turun dari atas atep yang bolong dan langsung bergerak cepat menghindari semua tembakan ke arahnya.
Satu persatu pemburu vampir tumbang alias mati. Sang gadis terjebak keadaan dan berusaha melarikan diri lewat pintu belakang gudang. Pemimpin vampir mengejarnya gadis si pemburu vampir. Peter pun ingin menolong gadis yang di kejar pemimpin vampir.
Sang gadis berusaha melawan pemimpin vampir dengan tembakan. Tapi pergerakan pemimpin vampir sangat cepat dan mampu menghindari peluru yang di tembakan. Pemimpin vampir di hadapan sang gadis dan langsung pukul dengan sangat kuat sampai terpental dan menabrak mobil yang di parkir dijalan.
"Aduhhhh," kata sang gadis pemburu vampir.
Sang gadis berusaha menahan sakitnya akibat pukulan pemimpin vampir dan benturan dengan mobil. Pemimpin vampir mulai menyerang lagi dengan tangan kanannya dan ingin menusuk jantung si gadis vampir untuk membales dendam karena telah membunuh anak buahnya.
Peter tidak tinggal diam. Berubahlah Peter di saat bulan purnama yang sempurna tapi berwarna merah. Peter yang telah berubah menjadi sosok makluk buas langsung menghalangi serangan pemimpin vampir dengan tangan kanannya penuh dengan cakar.
"Serigala...," kata pemimpin vampir.
Peter yang menjadi manusia serigala langsung menendang pemimpin vampir dengan kaki kanannya sampai terpental menabrak pohon.
"Sial...manusia serigala ikut campur....," kata pemimpin vampir yang kesal.
Pemimpin vampir bangun dari keadannya langsung menyerang manusia serigala dengan tinjuan yang cepat kuat ke arah mukanya. Ternyata tidak mempan. Pemimpin vampir terkejut serangannya tidak berpengaruh pada manusia serigala.
Lalu di coba lagi serangan cepat dan kuat tendangan pemimpin vampir ke arah muka lagi. Tetap tidak mempan. Pemimpin vampir mundur beberapa langkah dan melihat ke langit.
"Bulan purnama berwarna merah. Puncak kekuatan dari manusia serigala," kata pemimpin vampir.
Manusia serigala bergerak cepat langsung meninju bertubi-tubi kearah tubuhnya pemimpin vampir tanpa perlawanan apapun!?. Dan di akhiri dengan terkaman ke lehernya pemimpin vampir dan di tariknya sangat kuat. Robek kulit dan daging pemimpin vampir.
"Kamu....!!!," kata pemimpin vampir yang mulai tidak berdaya.
Suara pistol di letuskan. Peluru meluncur mengenai kepala pemimpin vampir dan akhirnya lebur jadi debu.
Bala bantuan pun dateng dari pemburu vampir menembakin manusia serigala dengan cepat manusia serigala berlari menghindari serangan tersebut dan mencari tempat yang gelap dan berubah kembali menjadi manusia biasa. Peter pun berjalan santai di malam indah sambil bersiul menikmati kesendiriannya berjalan-jalan di taman.
Pemburu vampir pun kembali kesatuannya karena tidak menemukan manusia serigala. Dan tak lupa memberikan pertolongan pertama pada sang gadis ternyata pemimpin pemburu vampir yang bernama Alisia.


0 komentar:
Post a Comment