NABILA

Posted By Cerpen universal on Thursday, June 20, 2019 | June 20, 2019

NABILA

Indro seperti biasa sepulang kerja main kerumah Doni untuk main game PS 4  sepak bola untuk menghilangkan kejenuhan menjalani hidup yang sibuk urusan kantor. Kadang sampai taruhan sama Doni biasa traktir makan di luar. Dengan asik dua sahabat bermain game tidak ada yang mau mengalah. Tapi Doni cekatan dalam memaikan kontrol bola pada pemainnya pada stik game yang mainkan.

Indro gagal menghalangi pemain Doni dan berakhir gol. Sampai pertandingan usai 1 kosong di menangkan Doni. Indro kalah dalam permainan game. Ya..tahu konsekwensinya taruhan...ya...Indro traktir Doni.

Keluar Doni dan Indro untuk mencari makan dan minuman di kafe terdekat sambil menikmati malam. Doni memutuskan kafe langganannya dan Indro ikut saja. Sampai di kafe Doni langsung mesen makan dan minuman kesukaannya. Indro hanya ikut saja. Hp Indro pun berbunyi langsung diangkat karena dari Zaskia ...pacarnya Indro.

Zaskia mencaritahu keberadaan Indro dengan terus terang aja lagi makan malam sama Doni. Lalu Hp di matikan oleh Zaskia karena urusan selesai sama Indro cuma hanya sekedar ingin tahu ulah pacarnya. Indro kembali menikmati malan malamnya.

***
Nabila baru pulang dari belajar di rumah temannya satu Universitas karena jaraknya dekat dari rumah teman dengan Nabila, maka pulangnya dengan jalan kaki. Indro dan Doni selesai juga makan dan minum di kafe dan hendak pulang ke rumah Doni dulu. Saat jalan ke rumah Doni Doni dan Indro berpapasan dengan Nabila.

Doni menghentikan laju motornya dan berhenti di dekat Nabila. Doni mulai pendekatan dengan Nabila ya...cuma ngobrol sambil jalan. Ya..yang khawatir hanya Indro saja Doni dan Nabila jadi omongan orang. Dan juga ulah Doni dekatin Nabila jadi Indro yang bawa motor Doni sambil ngikuti dari belakang gak mau ganggau padahal Indro bisa duluan kerumah Doni.

Karena setia kawan Indro ya di temani si Doni sampai pedekate dengan Nabila jadi. Sampe di rumah Nabila pun ternyata Doni gagal. Sampai di rumah Doni...curhat mendapatkan hati Nabila.Ya...Indro cuma dengerin aja dan memberikan saran yang membangun.

Waktu makin malam Indro ke rumahnya untuk beristirahat karena besok kerja. Doni malah menyarankan ke Indro untuk menginap saja di rumahnya. Indro menerimanya dan langsung istirahat di ruang tamu. Esok hari tepat subuh Indro sholat subuh di mesjid terdekat sedangkan Doni lebih baik di rumah saja.

Setelah selesai sholat subuh bertemu dengan Nabila yang baru pulang dari sholat subuh. Tak sengaja mukenah Nabila lebas dari tangannya dan jatuh ke jalan karena teledor sebentar. Indro mencoba menolong dan mengambil mukenah tersebut. Nabila dan Indro bersamaan mengambil mukenah tersebut sambil berpandangan cukup lama. Tapi Indro sudah minta maaf sama Nabila karena sedikit lancang tapi niatnya baik untuk menolong saja. Nabila memakluminya dan berkata "Terima kasih."

Setelah itu jalan bareng antara Nabila dan Indro ya..cuma ngobrol aja. Tapi lagi-lagi Indro gak enak..sebenarnya gak enak jalan bareng dengan Nabila karena gadis muslim yang telah menjaga auratnya dari tata bicara, pakaian dan perilaku. Bener-bener gadis soleha di pandangan Indro. Maka itu takut jadi fitnah semua warga sekitar karena Indro bukan warga daerah tempat tinggal Nabila hanya tamu di rumah Doni.

Sampai juga di rumah Nabila dan Indro langsung ke rumah Doni. Dengan mata kepalanya Doni melihat Indro jalan bareng dan bertanya. Ya...di jawab saja oleh Indro dengan jujur apa adanya. Doni menerima penjelasan Indro. Urusan selesai Doni dan Indro berangkat kerja ke kantor masing-masing dan perusahaan masing-masing.

***

Nabila berangkat ke kampus untuk menjalankan kehidupannya mencari ilmu. Nabila bertemu Aulia langsung ngobrol ini dan itu sampai di ruang kelas. Dosen membimbing dengan Mahasiswa dan Mahasiswi dengan baik bisa memahami ilmu yang di sampaikan dan akhirnya di terapkan dengan baik untuk diri dan untuk di lingkungan sekitar ya...tepatnya masyarakat.

Usai kuliah Nabila dan Aulia ke kantin sambil ngobrol urusan cewek. Di kampus Nabila di perhatikan Oleh Iksan teman kuliahnya yang suka sama dengan Nabila dari semestet pertama. Tapi Nabila gak pernah respon ke Ikhsan karena Nabila agak jaga jarak dengan cowok di kampus maklum paham ilmu agama dan tahu larangannya.

Setelah di kantin sekolah Nabila melihat sebuah selebaran di pajang papan pengumuman tentang kontes menyanyi dan hadiahnya lumayan. Nabila ingin ikutan karena ingin mencoba peruntungan. Sedang Aulia tidak ingin ikutan kontes nyanyi karena gak bisa menyanyi. Nabila membujuk Aulia ikutan kontes menyanyi cuma iseng-iseng berhadiah dan juga mencari pemahaman ilmu musik dan menyanyi dengan berani ikutan kontes menyanyi. Aulia akhirnya mau ikut kontes menyanyi karena bujuk rayu dari Nabila. Esok harinya Nabila dan Aulia mulai pendaftaran kontes menyanyi dan ternyata di pandangan Nabila dan Aulia adalah banyaknya manusia yang menaruh harapan dan impiannya di kontes menyanyi untukjadi juara.

Nabila dan Aulia berusaha untuk bisa lolos tahap demi tahap sampai akhirnya mereka berdua menyanyi di panggung besar dan dengan pakaian yang mewah dari sponsor perancang busana yang terkenal namanya.

Doni tahu Nabila ikutan kontes menyanyi jadi nyempet-nyempet nonton setelah pulang kerja bersama Indro ke studio. Nabila dan Aulia bertanding sebagai rival dalam kontes tapi teman sejati yang tidak memperhitungkan status atau pertandingan.

Nabila dan Aulia sadar dengan kemampuan mereka berdua dan pasrah dengan keadaan. Nabila gagal melanjutkan kontes menyanyi dan Aulia terus ternyata tak sadar ada potensi terpendam bangun dari tidurnya seorang bintang baru. Aulia terus maju dan mengalahkan lawan satu persatu.

Nabila pun kalah dalam kontes menyanyi kembali menjalani hidup seperti biasanya. Saat di kampus Nabila agak kesepian karena gak ada Aulia teman ngobrol. Saat makan di kantin Nabila melihat Indro dengan Zaskia.

Nabila baru tahu kalau Indro pacaran dengan Zaskia. Rasa itu timbul dalam diri Nabila dan lebih baik menghindar dan untuk pulang ke rumahnya sedangkan Ikhsan yang memendam cintanya gak berani mendekati Nabila sekali mendekati Nabila malah salah tingkah ini dan itu pada akhirnya perasaannya tak tersampaikan ke orang yang di sukai. Nabila di rumah lebih banyak mawas diri dengan keresahan hatinya dengan baca Al Quran.

***

Doni yang sudah lama memendam perasaan dengan Nabila dan terus-terusan pedekate agar lebih dekat lagi dan bisa mengambil hati orang yang di sukainya.

Doni langsung menyatakan perasaan "Suka" sama Nabila saat berpapasan pulang dari masjid selesai sholat subuh. Awalnya Nabila kaget banget. Tapi Nabila menjawab dengan baik  "Nabila pertimbangkan dulu meminta petunjuk sama Alloh SWT."

Doni langsung segen dengan omongan Nabila dan berkata "Saya menunggu jawabannya."

"Insyaalloh," kata Nabila.

"Iya," saut Doni.

Nabila masuk rumahnya. Doni langsung menuju rumahnya dan melaksanakan aktivitasnya ke kantor untuk kerja. Sedangkan Nabila ada kuliah, tapi dapet telpon untuk mengisi acara di kontes menyanyi jadi bintang tamu. Nabila pun mengiyakan untuk mengisi acara di kontes menyanyi.

***

Seusai kuliah Nabila ke studio untuk mengisi acara. Doni menelpon Nabila untuk di traktir makan malam, tapi ternyata ada kerjaan Nabila untuk mengisi acara jadi bintang tamu pada kontes menyanyi. Dapat info itu langsung di matin Hp antara Doni ke Nabila. Doni pun meluncur ke studio Tv untuk menonton penampilan Nabila dan juga bersama Indro.

Saat Nabila mau menyanyi melihat Doni dan Indro menonton perasaan berbunga-bunga sampai merona pipinya. Nabila menyanyikan sebuah lagu dengan sangat baik sekali sampai Juri kaget sekali karena Nabila bisa meningkatkan kualitas menyanyi lebih baik lagi.

Para juri bertepuk tangan untuk Nabila begitu juga penonton seusai menyanyi. Salah satu juri berkata "Kenapa kamu gak begini...nyanyi kamu..Nabila...kamu bisa jadi juaranya kontes ini...dan tidak tersingkir dari kontes ini."

Nabila pun terkejut dengan omongan juri dan menjawab apa adanya "Ya..mungkin saya kemarin kurang beruntung...tapi saya hari ini saya mengerti...bahwa menyanyi itu dari hati yang paling dalam dan mengeluarkan seluruh kemampuan yang selama ini terpendam dalam diri dan membentuk menjadi sebuah karakter dari suara yang saya keluarkan."

"Itu...lah....yang benar."

Nabila senang pujian tersebut dan kembali kebelakang panggung karena selesai menyanyi. Seusai acara kontes menyanyi Nabila pulang dan berusaha mencari tahu apa gerangan dalam dirinya?

Nabila menjalankan sholat istiharoh untuk mengetahui kepastian dalam dirinya apa ada kaitan dengan Doni yang menyatakan suka padanya. Nabila akhirnya mendapat petunjuk setiap doa yang di panjatkan ke Alloh SWT. Ternyata bukan Doni yang membuat Nabila gelisah dan nyaman tapi Indro. Tapi kenyataan Indro sudah punya pacar ya Zaskia teman kuliah Nabila.

Kesadaran inilah dengan perasaan Nabila hanya bisa diam dan sabar. Aulia teman Nabila mengikuti kontes menyanyi tak di sangka jadi juara satu. Jadi temen bukan main senengnya Nabila kalau teman akrabnya punya potensi jadi juara.

Nabila dan Aulia berbagi cerita di kampus saat makan dan minum di katin, tapi agak repot sedikit karena Aulia jadi bintang besar dan Nabila jadi bintang biasa-biasa sinarnya karena banyak yang minta foto bareng pake Hp.

Nabila pun dapet info kalau Zaskia sudah putus dengan Indro karena ketahuan Zaskia selingkuh dengan Angga teman kuliah juga. Dalam hati Nabila ada rasa seneng juga Indro sudah putus sama Zaskia. Tapi Doni sering nelpon Nabila untuk mengetahui keputusan Nabila menerima cinta Doni atau tidak. Nabila percaya dengan keputusannya dan menolak Doni.

Selang waktu yang cukup lama. Nabila bertemu Indro setelah dari mesjid seusai sholat subuh. Nabila dan Indro jalan bareng. Perasaan Nabila dak dik duk menghadapi Indro. Tapi Indro biasa aja. Nabila ingin mengungkapkan perasaanya ke Indro tapi gak bisa karena tahu dirinya adalah seorang wanita harus menjaga dirinya baik ucapan dan tingkah lakunya. Indro lah yang bicara duluan dan berkata menyatakan sesuatu yang membuat Nabila terkejut sekali "Nabila mau jadi istri saya."

Nabila pun menjawabnya dengan perasaan senang "Iya...saya mau."

Indro pun senang di terima Nabila. Tak memakan waktu lama di lamarlah Nabila oleh Indro dengan mendatang keluarganya. Kesepakatan kedua keluarga akhirnya Nabila dan Indro menikah. Sedangkan Doni mengikhlaskan Nabila jadi milik Indro. Dan juga Ikhsan teman Nabila pun mengiklaskan cintanya tak sampai dan membiarkan cintanya bahagia dengan pilihannya. Aulia pun senang temannya Nabila menikah dengan Indro saat di acara pernikahan Aulia menyanyikan lagu yang bagus-bagus untuk teman baiknya yang sedang menjalankan hidup yang baru.
Blog, Updated at: June 20, 2019

0 komentar:

Post a Comment