GOLOK PEMBUNUH NAGA

Posted By Cerpen universal on Tuesday, June 25, 2019 | June 25, 2019

GOLOK PEMBUNUH NAGA

Pagi hari cerah sekali. Mogi masuk kelas untuk mengajar pertama kalinya menjadi guru dan sekaligus memperkenalkan dirinya ke murit-muritnya. Dengan senang hati murit- muritnya menerima dengan baik. Lalu memanggil murit-muritnya satu persatu-persatu berdasarkan absen walau cuma lima murit.

Baru setelah itu mengajak ke lima muritnya untuk belajar di luar untuk pelajaran seni bela diri. Kemudian Mogi menyuruh muritnya menyerang diri dalam waktu sepuluh menit untuk mengalahkanya.

Mulai yang pertama. Si Yun menggunakan pedang dan menguasai sihir api. Pertandingan di mulai dan jam pasir di taruh di meja. Yun menyerang bertubi-tubi dengan teknik pedangnya Mogi.

Yun terus menyerang Mogi dan tidak berhasil mengalahkan. Yun marah dan mengeluarkan pedang api langsung menyerang ke Mogi. Malah Mogi bersemangat dengan anak yang penuh dengan semangat berapi-api. Tetap saja Yun  dalam sepuluh menit tidak bisa mengalahkan Mogi.

Yang kedua. Ling si pendiam dan suka baca buku. Pertarungan di mulai jam pasir dibalik dan taruh di meja. Ling mengangkat tangannya ke atas dan membaca mantra "Keluarlah elemen air pengikat menyeranglah."

Mogi terkejut dengan serangan Ling yang langsung teknik sihir. Elemen air keluar dari kakinya dan langsung menyerang Mogi dan terjebak dalam bola air sebagai penjara.

"Saya...akan sungguh-sungguh..dalam bertarungan," kata Ling.

Mogi terkejut dengan perkataan Ling. Ternyata Ling sungguh mengeluarkan teknik pisau air yang mengelilingi Mogi dan bisa mencabik-cabiknya. Tapi ternyata Mogi menonaktifkan sihir Ling dan buyar begitu saja. Ling kalah dan tidak bisa mengalahkan Mogi dalam sepuluh menit.

Ketiga mulai pertarungan Yun si lugu. Jam pasir di balik di atas meja. Yun menyerang Mogi dengan bola sihir  dari tangan kanannya. Mogi langsung memakan sihirnya Yun dengan sihir predator. Sampai sepuluh menit berakhir Yun langsung kalah total.

Pertarungan ke empat si King. Mulailah jam pasir di balik di atas meja. King menggunakan sihir penguat tubuhnya menjadi besar dan sifatnya pemarah. King langsung menyerang Mogi dengan brutal banget sampai pohon tumbang dengan tabrakan tubuhnya. Mogi dengan santai menghindari semua serangan King yang terkendalikan. Sampai sepuluh menit tidak mengalahkan Mogi akhirnya King kalah total.

Pertarungan yang terakhir atau kelima. Jesika yang energik sekali alias bersemangat. Jam pasir di balik dan di taruh di meja. Jesika mulai mengeluarkan tiga boneka. Yang pertama boneka kelinci, kedua boneka beruang, dan ketiga atau terakhir boneka gajah. Dengan teknik sihir pengendalian jauh ketiga boneka menyerang Mogi dengan mendang dan tinju. Tetap dalam posisi tenang Mogi menghindari serangan para boneka di kendalikan oleh Jesika. Maunya menyerang boneka Mogi. Tapi nanti si Jesika akan menangis jika bonekanya di hancurkan atau di pukul. Akhirnya membiarkan serangan Jesika sampai sepuluh menit berakhir dan akhirnya kalah total.

Mogi menang dan semua muritnya kalah semuanya. Tapi memuji kelima muritnya mampu meningkatkan teknik sihirnya dengan baik. Kemudian Mogi menyuruh kelima muritnya melatih seni bela dirinya. Saat semuanya serius belajar dengan arahan guru terbaik Mogi.

Muncul Sky Dragon yang terbang menuju balai kota. Mogi pun segera cepat berlari dan naik kuda untuk menolong warga kota yang akan hancur di serang Sky Dragon. Kelima muritnya di suruh masuk ke dalam kelas karena aman di dalam gedung sekolahan.

Dengan cepat kuda berlari di kendalikan dengan baik. Sampai kota. Semuanya hancur berantakan karena serangan semburan api Sky Dragon di tambah kepakan sayap yang membuat api terus berkobar membakar rumah penduduk kota.

Mogi melompat dari kuda dan menyerang Sky Dragon dengan sebuah golok pembunuh naga yang di keluarkan pake teknik sihir. Langsung golok di ayunkan oleh Mogi ke arah Sky Dragon. Serangan Mogi membelah Sky Dragon menjadi dua dan mati seketika, lalu jatuh ke tanah.

Mogi berdiri di atas atap rumah dan golok pembunuh naga di hilangkan dengan ilmu sihirnya. Untuk memadamkan api. Mogi menggunakan sihir yang sangat hebat dan kuat yaitu membuat hujan dan akhirnya api pun padam. Kota pun selamat dari ke hancuran fatal.
Mogi pun jadi pahlawan kota. Lalu Mogi di undang makan malam oleh raja kerajaan karena untuk mengucapkan terima kasih telah menyelamatkan warga kota dari kehancuran serangan Sky Dragon. Saat makan malam di kerajaan ke lima muritnya di ajak. Semua murit Mogi senang sekali karena makan enak di dalam istana.
Blog, Updated at: June 25, 2019

0 komentar:

Post a Comment