BERTEMU HANTU
Siang hari Tino terlihat murung di rumahnya. Budi dateng ke rumah Tino untuk bertamu. Dengan senang hati Tino memperbolehkan Budi masuk ke rumahnya dan duduk di ruang tamu.
"Tumben Tino gak ngojek hari ini?" tanya Budi.
"Iya. Saya sawan karena abis ketemu hantu," kata Tino.
"Hantu....Tino."
"Iya......Hantu Budi."
Tino menceritakan sebenarnya kejadiaannya sama Budi gimana dia bertemu dengan Hantu. Tino pada saat itu membawa motornya dengan baik. Saat persimpangan jalan sepi Tino melihat cewek cantik bergaun putih. Tino pun menghampiri cewek menawarkan ojek motornya. Ternyata mau cewek bergaun putih tersebut dan meminta Tino mengantarkan ke jalan rawa angke. Tino tidak tahu jalan tersebut, tapi ternyata cewek gaun putih memandu Tino. Segeralah Tino membawa motornya dengan baik agar penumpangnya nyaman dengan pelayanannya.
Motor di bawa dengan cepat sekali. Sampe-sampe cewek bergaun putih negurnya.
"Bang....motornya ngebut...apa sampean punya nyawa cadangan. Kalau mati gimana?"
Tino mendengar ocehan penumpangnya langsung sadar. Tino pun mengurangi kecepatan motornya. Kemudian cewek bergaun putih menyuruh Tino berhenti di satu tempat yang cukup serem yaitu kuburan.
"Neng beneran berhenti di sini?" tanya Tino.
"Iya," jawab cewek bergaun putih.
Tino menahan rasa ketakutannya. Kemudian cewek cantik bergaun putih membayar Tino dengan segepok uang. Tino pun terkejut sekali dengan bayarannya.
"Neng gak salah bayarannya?" tanya Tino.
"Enggak," jawab cewek bergaun putih.
Tiba-tiba uang berubah jadi daun. Tino terkejut sekali dengan uang berubah jadi daun. Mulai rasa takut itu dateng. Tino melihat baik-baik cewek cantik tersebut masuk ke dalam kuburan dan berubah kewujudnya yang sangat menyeramkan.
"Ha...Ha.....ntu," teriak Tino.
Tino langsung menancap gas motor pol dan pergi menjauh dari daerah tersebut.


0 komentar:
Post a Comment