OBSESI
Hang berambisi untuk meningkatkan kekuatannya. Latihan keras sudah di jalani dengan baik terkadang di tambah porsi latihannya sampai otot-otot tubuhnya jadi. Hang ingin menjadi manusia terkuat sedunia. Kak Hang yang bernama profesor Gugu meneliti perkembangan latihan Hang ditambah dengan mencari komposisi zat-zat terbaik untuk kekuatan Hang. Sekian lama memprosesnya tanpa mengenal lelah pada akhirnya jadilah zat kombinasi untuk Hang. Profesor Gugun memberikan kepada adiknya yang sedang latihan.
“Hang minumlah zat peningkatan kekuataan yang sudah di janjijkan,"kata profesor Gugun.
“Baiklah kakak kalau ini bisa menolongku menjadi manusia terkuat,” sahut Hang.
Diminumnya zat tersebut dengan sekali teguk. Tiba-tiba tubuh Hang berubah menjadi besar sekali sampai melampaui puncak gunung dan profesor Gugun di bahunya sebelah kanan membimbingnya untuk mengontrol kekuatannya. Hang terkejut sekali, karena keinginannya sebenarnya tidak menjadi monster raksasa tetapi karena zat yang di minumnya yang membuatnya labil. Profesor gugun senang sekali karena penelititianya berkembang hebat. Dengan arahan profesor Gugun, Hang melangkah ke depan menghancurkan banyak kota. Profesor Gugun senang sekali.karena tujuaannya ingin menguasai dunia tercapai.
*******
Di sisi lain Heri sedang berbelanja di swalayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetap memakai kostum pahlawannya. Saat membayar belanjaaannya.dengan uang pas. Terdengar suara manusia yang panik karena kota di hancurkan monster raksasa. Heri dengan penuh kesehajaan tanpa pikir panjang, biasa aja !!. terlihat di luar toko tempat Heri semua hancur berantakan. Dengan segera Heri menghampiri Monster Raksasa.
Heri sampai tepat di bawah kakinya. Melihat makluk tersebut sampai tidak terlihat wajahnya karena tertutup awan sangking besarnya. Heri melompat dengan kekuatannya melesat cepat di hadapan lawannya. Profesor Gugun menyadarinya menyuruh adiknya yang Monster Raksa untuk memukul orang menghalangi jalan mereka untuk menghancurkan dunia. Karena pendengaran kurang maksimal, eh malah Profesor Gugu di tabok dengan tangan kirinya sampai lebur seperti menabok nyamuk. Sasat sadar Hang, marah karena kakaknya mati karena ulah makluk yang menghaadangnya di depan.
Kemudian menghajarnya dengan kekuatan penuh. Tetap saja Heri dapat menghindari dengan cepat seperti pertarungan manusia dengan lalat. Sangkng tubuh besarnya Hang memukau tetapi, kecepatanya pun lambat terlihat di hadapan Heri. Kebanggaan hang tetap kekuatan inilah yang paling di impikan menjadi manusia terkuat. Heri mengerti dengan keadaan lawannya. Karena sudah terlalu bosan meladenin di hajarnya dengan satu tinjuan pamungkas Heri sampai hancur berantakan Monster Raksasa.
Heri pun jengke dengan keadaan pertarungan itu.
“Hanya satu pukulan,” teriak Heri.
Heri pun pulang meninggalkan tempat pertarungan turun dari udara. Dengan lending yang sangat lebut. Berjalan menuju rumah untuk istirhat dan tidak lupa mengambil belanjaan yang di taru di tempat terbaik saat mulai pertarungan.


0 komentar:
Post a Comment