WABAH NYAMUK

Posted By Cerpen universal on Saturday, August 18, 2018 | August 18, 2018

WABAH NYAMUK

Sekelompok nyamuk menyerang desa. Semua mati seperti kehabisan cairan darah. Wabah nyamuk terus ke kota menyerang warga.  Di sisi lain Robot Gan melesat dengan kecepatan penuh memeriksa tempat kejadian wabah kematian terjadi. Robot Gan telah memeriksanya dengan teliti dan cermat. Kemudiaan mengambil kesimpulan dengan mengikuti  nyamuk yang menuju area kota. Robot Gan sampai di tempat kejadian dimana kumpulan nyamuk berkumpul. Dengan kekuatan dari kedua tangannya mengeluarkan api. Membakar kumpulan itu sampai hancur.

."Berhasil,"kata Robot Gan.

Sekejab musuh langsung menampakkan  wujudnya yaitu manusia nyamuk, cantik dan menakutkan karena perangainya yang kejam menghisap mangsa tanpa tersisa. Akhirnya kedua mulai pertarungan. Robot Gan menyerang dengan tembakan apinya yang sangat mematikan. Manusia nyamuk menghindar dengan cepat sekali. Keduanya tidak mau mengalah. Terjadi percakapan di tengah pertarungan.

"Kan ku hancurkan sampai musnah," kata Robot Gan.

“Coba saja kalau bisa, siapa duluan yang hancur,” kata manusia nyamuk dengan sombong.

Pertarungan berlanjut yang tidak menguntungkan bagi robot Gan karena manusia nyamuk terbang di udara.  Kemudian meluncurkan anak buahnya nyamuk untuk menyerang Robot Gan untuk mengisap darahnya. Robot Gan tetap waspada dalam rubungan nyamuk yang menyelimuti dirinya. Tanpa pandang bulu, dengan membuka sistemnya membakar  semua nyamuk yang mengerubunginya.  Dan siap menyerang manusia nyamuk.

Sang manusia nyamuk pun geram. Kemudian menyerang Robot Gan. Terjadilah pertarungan sengit saling baku hantam ke duanyanya. Yang tidak mau mengalah sampai porak poranda area perumahan yang di jadikan tempat pertarungan. Secepat kilat manusia nyamuk menyerang dan berhasil memotong tangan Robot Gan.

“Akhirnya aku berhasil menghancurkanmu,” kata manusia nyamuk dengan bangga.

“Coba lihat dulu apa yang hilang dari mu,” sahut Robot Gan.

“Haaa,” marahnya manusia nyamuk ternyata kedua kakinya putus.

Sangking marahnya manusia nyamuk mulai menyerahkan  semua hewan peliharaannya untuk menghisap manusia di area tempat mereka bertarung. Robot Gan  siap ancang-ancang karena jumlah nyamuk terlalu banyak di area dengan kekuatan pamungkasnya membakar seluruh area dengan energi apinya. Sekejab hancur koloni nyamuk yang banyak itu.

“Aku berhasil,” kata Robot Gan.

“Lihat baik-baik,” kata manusia nyamuk yang berevolusi.

**********
Heri pada saat siang hari tiba-tiba nyamuk menyerangnya. Tanpa pikir panjang menyemprotnya dengan semprotan nyamuk. Heri semakin jengkel karena nyamuk berhasil menghindar. Kemudian memukulnya  ke sana –ke sini. Nyamuk terus saja menghindar  sampai  jengkelnya Heri gak Ketulungan dan terus mengejarnya sampai ke tengah kota pada akhirnya berhasil menaboknya dan nyamuk mati. Tiba-tiba ledakan api membakar Heri sampai bajunya hangus terbakar. Dalam keadaan itu Heri melihat manusia nyamuk lagi bertarung dengan manuia robot. Heri langsung menaboknya nyamuk besar tersebut sampai hancur. Manusia robot bingung dengan kejadian itu. Padahal manusia robot telah waspada dengan serangan selanjutnya.

Setelah kejadian itu manusia robot berkenalan dengan heri dan pada akhirnya jadi temannya dan manusia robot bernama Gan berguru dengan Heri. Sedangkankan heri menerima dengan senang hati.
Blog, Updated at: August 18, 2018

0 komentar:

Post a Comment