KEHANCURAN

Posted By Cerpen universal on Saturday, August 18, 2018 | August 18, 2018

KEHANCURAN

Sebuah benda asing masuk orbit bumi. Dengan kecepatan yang sangat menajubkan. Jatuh benda dari langit tersebut. Menabrak bumi dengan dasyat menciptakan fenomena yang cukup singkat. Dasar lubang cukup dalam tempat kapsul asing mendarat. Debu berterbangan membuat pandangan sulit melihat. Kapsul mulai membuka. Keluarlah sosok makluk. Tubuhnya hitam dan mempunyai tanduk dua di kepalanya. Makluk tersebut langsung melompat ke atas permukaan.

Makluk tersebut terus melangkah ke depan. Melihat pemukiman padat penduduk. Kemudian mengeluarkan energi dari tangannya. Di tembakan ke penjuru kota. Kehancuran terus menerus. Para warga masyarakat panik dan kocar-kacir ke segala penjuru untuk menyelamatkan diri.

Sedangkan para pasukan  elit khusus untuk memberantas semua kejahatan dan mencegah bencana dari kehancuran bumi. Mengirimkan para pahlawan kota. Beberapa pahlawan terlatih bergerak menuju tempat kejadian di tengah kota.  Sampai di sana pasukan pahlawan siap untuk bertarung dengan arahan komando dari pusat pemerintahan untuk segala bentuk informasi yang di dapatkan mesinkomputer yang canggih untuk pergerakan target musuh.

Kapten bintang mulai menyerang makluk jahat tersebut.  Bertarung dengan tangan kosong membuat makluk jahat makin tertantang. Setelah beberapa serangan  kapten bintang mulai terlihat kewalahan.

“Cuma segitu kemampuanmu,” kata makluk jahat.
.
Terkejut sang kapten. Berdasarkan informasi dari pusat komando supaya kapten berkomunikasi dulu dengan makluk tersebut. Berdasarkat arahan pusat komando kapten memulai percakapan dengan menjaga posisi bertarunnya.

“kamu siap, apa tujuan mu mengancurkan bumi ini ?,” tanya kapten bintang.

“ saya adalah Dobura, sang penghancur,” katanya dengan bangga.

“sialan, jadi ingin menghancurkan bumi,” Kata kapten bintang dengan marah.

“tanpa perhitungan tepat Dobura menyerang kapten dengan kekuatan energi dari tangannya. Kapten bintang terus berusaha menghindar dari serangan itu. Terkatang kapten bintang tidak bisa menghindari dari serangan itu di tangkisnya dengan mutlak dengan perisai  kecil di tangan kirinya jika di buka sistem kodenyanya perisai tersebut menciptakan energi pelindung yang cukup menahan serangan Dobura. Tetapi Dobura sangat kuat kapten bintang tidak mampu menahanya sampai perisai energi jebol sampai ke elemen logam menahannya. Kapten bintang terdesak. Dengan serangan mematikan itu. Pada akhirnya kapten bintang terpental jauh tidak kuat menahan serangan Dobura.

Sang kapten bintang tumbang dan berusa bangun untuk melanjutkan pertarungan tersebut.  Saat itulah Dobura datang di hadapan kapten bintang. Dobura mulai melancarkan tinju yang mematikannya. Datang sang pahlawan bertubuh besar sekali. di hajarnya Dobura sampai terpental jauh.

“Raksasa hijau,” kata kapten bintang.

Raksasa hijau melesat cepat menghajar Dobura yang terpental jauh. Dengan pikir pendek Raksasa Hijau menghajar Dobura dengan tinju berantainya. Kemudian mengangkat Dobura dengan enteng melempar ke langit, setelah itu Raksasa Hijau melompat denga cepat ke langit. Kedua tangan Raksasa Hijau mengengam dengan kuat langsung meninju ke dada Dobura. Sangking kuatnya hantaman itu Dobura melesat sangat cepat menabrak bumi sampai kedalam tanah.

Sang Raksasa Hijau. Turun dengan menciptakan guncangan pada permukaan tanah. Dobura bangkit dari tempatnya terjatuh. Melesat cepat membalas serangan Raksasa Hijau. Tinjuan berantai di tujukan ke tubuh ke Raksasa Hijau. Tanpa hentinya semangat Dobura menghajar dengan tendangan yang cukup mematikan ke arah leher Raksasa Hijau. Terpentallah Raksasa hijau sampai jauh. Kemudian Dabura melesat cepat di hadapan Raksasa Hijau yang kewalahan. Di tinjunya ke bagian dagunya sampai meluncur ke langit. Dobura ingat serangan mematikannya sang Raksasa Hijau.Melesatlah Dobura ke langit di gemgam ke dua tangannya dan di hantamlah tubuh Raksasa Hijau bagian punggungnya.

Dengan sekejab sang Raksasa Hijau melesat jatuh ke bumi. Kemudian Dobura mengumpulkan energi  di tangan kanannya. Di tembakkan ke arah Raksasa Hijau sampai terjadi ledakan yang cukup hebat. Sang Kapten Bintang hanya bisa melihat kehancuran Raksasa Hijau dari kejauhan. Pada saat itu datenglah Robot Pertarung. Menghajar Dobura dari langit dengan ribuan roket kendali. Dobura dengan cepat menghindari serangan itu terkadang menghalanginya dengan kekuatan energi dari tangannya. Terjadi ledakan yang cukup dasyat di langit seperti kembang api. Robot pertarung langsung mengirim sistem kendali yang mutahir. Yang mengikuti Dobura. Leser di tembakan dengan cepat menghantam Dobura. Sangking hebatnya Dobura menciptakan medan energi dan menghalangi serangan berantai tersebut.

Tiba—tiba tinju terbang langsung menjebol medan energi dan menjatuhkan Dobura. Kemudian dari tempat beradanya Dobura. Robot Petarung memaksimalkan energi leser bim di dadanya. Langsung menyerang Dobura jatuh ke permukaan bumi. Sampai pusat bumi di tambah serangan yang mematikan dari  sang pemanah. Menembak jitu bagian tubuh Dobura. Timbulah ledakan berantai dari senjata mutahir dari sang pemanah. Di tambahn  sang pahlawan palu. Dengan Hantaman palunya Dobura di hajar habis-habisan. Sampai tidak berdaya lagi.

Sang Pahlawan Palu dengan gagah berani berdiri tegak di hadapan Dobura yang lemas dan tidak berdaya. Pahlawan Palu terbang menuju tempat teman-temanya. Saat mereka merasa lega dapat menghajar Dobura.sampai tidak berdaya lagi. Dobura bangkit dengan ketidak berdayaanya. Kemudian meningkatkan level pertarungannya. Menjadi maksimal. Kemudian dengan secepat kilat menhajar Pahlawan :Palu dengan tinju Dobura sangat mematikan. Sang Pahlawan Palu tumbang setelah sang pemanah di tembakakan kekuatan energi dari tangannya Dobura sangat cepat. Pada akhirnya Sang pemanah tumbang dan tidak berdaya. Terakhir di hajarnya Robot Petarung dengan kekuatan penuh Dobura. Tetapi sang Robot Petarung meningkatkan level pertarunganya dengan berubah mode pertahanan cukup canggih. Tetap saja Dobura menjebolnya dan menghancurkan Robot Petarung setelah itu lemparnya kekuatan energi yang dasyat ke Robot petarung. Sampai sang Robot Petarung tidak bisa menangkisnya. Pada akhirnya hancur tinggal sistem komando  dari Robot Petarung.

Bumi dalam kehancuran total tidak satu pahlawan yang mampu menghalangi niat jahat Dobura, Para pihak komando yang mengumpulkan pahlawan super terlihat panik bener. Saat genting itulah Heri muncul dengan cepat. Melihat semuanya telah porak-poranda. Heri bertarung dengan Dobura. Sang makluk jahat penghancur bumi menghajar Heri dengan secepat kilat ditambah energi penghancur dari ke dua tangannya dan dari tanduknya. Heri tidak bergeming dapat menghindari dengan cepat. Terkadang sekali Heri meninju Dobura sampai terpental jauh. Terkadang Dobura juga berhasil menghajar Heri sampai terpental ke luar angkasa. Dengan santainya Heri turun dari langit dan kemudian menghajarnya kembali dengan tinjuan. Dobura semakin memanas dalam dirinya kemudian berubah ketahap paling tertinggi dari bentuk Dobura. Menjadi makluk buas dan menjijikan. Energi kekuatannya berlipat ganda.  Dengan segera menghajar Heri tanpa perhitungan. Menerima semua serangan itu. Heri mulai bersemangat pertarungan mematikan itu. Ke duanya melancarkan semua semangat petarungan sampai tidak mau mengalah. Pada Akhirnya Heri mengeluarkan jurus andalanya dan Dobura melancar energi kekuatan dasyatnya  di tembakan ke arah Heri. Dengan tinju mematikan Heri menghancurkan serangann dasyat Dobura. Karena sang makluk jahat susah di kalahkan Heri makin tertantang di keluarkan tinju berantainya menghantam tubuh Dobura sampai hancur dan lebur. Pada Akhirnya bumi terselamatkan. Heri pergi meninggalkan area pertarungan mematikan.     

Blog, Updated at: August 18, 2018

0 komentar:

Post a Comment