TRAGEDI PERTEMUAN

Posted By Cerpen universal on Friday, March 3, 2017 | March 03, 2017

TRAGEDI PERTEMUAN
Setelah mendapatkan telpon dari Aham untuk mengadakan pertemuan di kedai makan. Segera mungkin Tuan Lie menanggapinya dengan tangan terbuka. Malam yang sunyi dan dingin TuanLie berangkat dari kediamannya pergi ke kedai makan di antar oleh orang kepercayaannya. Kint dengan mengunakan mobil membawa Tuan Lie ke pertemuan di kedai makanan di pingir jalan pingir kota selang berapa lama sampailah Tuan Lie ke sebuah kedai makanan di pinggir jalan. Keluar Tuan Lie dari mobil berjalan menuju Aham yang sedang duduk menunggu di meja makan.

“Silakan Tuan Lie,” kata Aham.

“Ya,” jawab Tuan Lie.

Tuan Lie langsung menarik kursinya dan duduk bersama Aham satu meja makan. Mulai mereka pembicaraan untuk masalah Lina. Tuan Lie meminta maaf untuk semua kejadiaan yang menggangu urusan kerja antara dua blok. Aham dengan santai menerima maaf dan masukan dari Tuan Lie. Karena ada urusan Aham segera meningalkan tempat itu dan berpamitan dengan Tuan Lie.

Aham beranjak dari duduknya dan berjalan menjauh dari kedai makanan. Sedangkan Tuan Lie tingal sendirian di meja makan di pinggir jalan.

“Boooooom,” suara ledakan.

Sontak Tuan Lie terkena ledakan dan terlempar ke jalan dengan penuh luka.

“Tuan Lie,” teriak Kint.

Berlarilah Kint menghampiri Tuan Lie  penuh luka bakar. Lalu membuka jasnya dan berusaha mematikan api yang membakar tubuh Tuan Lie. Segera Kint membopong Tuan Lie masuk ke dalam mobil.

“Bertahan Tuan Lie,” kata Kint dengan perhatian.

Menutup pintu mobil, lalu menghidupkan mesin mobil langsung dengan cepat membawa Tuan Lie ke rumah sakit terdekat.  Selang beberapa saat sampai di rumah sakit. Tim medis sudah siap di depan untuk mengangkut Tuan Lie untuk segera di selamatkan.

Di sisilain Aham yang melihat Tuan Lie hancur merasa senang dan meningalkan tempat kejadian.  Rencana Aham berhasil dengan sempurna untuk memperdaya Tuan Lie dan membalas dendam kematian Tuan Maa serta beberapa anak buahnya yang mati di bunuh oleh Lina.

Setelah mendapat perawatan medis cepat dan tepat Tuan Lie selamat dari masa krisisnya. Ketika Tuan Lie terlihat baikkan di pindahkan  ke perawatan di rumah dengan oleh dokter pribadi. Kint mengabarkan keadaan Tuan Lie ke Lina yang masih bersembunyi di kota Bandung.

Lina yang mendengar kabar bahwa Ayanya mendapatkan musibah terkena ledakan bom. Dengan sontak Lina membereskan semua pakaiannya di kemas di koper di bantu Yuli. Segera untuk pulang ke Jakarta  dengan penerbangan pertama untuk menyelesaikan masalah yang pelik.
Blog, Updated at: March 03, 2017

0 komentar:

Post a Comment