SALAH TINGKAH
“Hari ini cukup melelahkan. Jadi ayo makan,” kata Lemon.
“Ya bos,” sahut Joe.
“Ya bos,” sahut Bejo.
Sedang Tiana dan Dinda mengabaikan omongan Lemon jojong menyantap makan yang lezat yang di sajikan atas meja. Makan di meja pun habis, perut pun terisi penuh. Segeralah mereka beranjak dari tempat makan. Tiana, Joe dan Bejo segera membereskan piring dan gelas kotor untuk di cuci bersih kemudian di taruh di rak piring. Setelah selesai Tiana, Joe dan Bejo segera pergi ke kamar untuk istirahat.
Sedangkan Lemon dan Dinda di duduk halaman belakang untuk menikmati malam yang di terangin oleh sinar bulan purnama yang indah.
“Dinda ada suatu yang saya bicarakan,” kata Lemon.
“Apa itu?,” tanya Dinda.
“Gimana ya....ngomongnya,” kata Lemon yang gerogi.
Lemon melihat Dinda yang cantik tambah gak karuan. Berulang kali Lemon ingin menyatakan sesuatu tambah bingung.
“Ngomong aja,” sahut Dinda yang menikmati malam.
“Oh iya,” kata Lemon teringat sesuatu.
Lemon mengeluarkan sebuah kalung pemberian ibunya dari sakunya.
“Dinda ini dari ibu,” kata Lemon.
“Ya....terima kasih,” kata Dinda.
Dinda mengambil kalung di berikan Lemon dan di simpannya dengan baik. Lemon kemudian menuangkan minuman ke gelas lalu di berikan oleh Dinda.
“Ayo minum.....untuk menyambut malam yang baik ini,” kata Lemon.
“Ok lah....,” jawab Dinda.
Dinda meminum segelas yang di suguhi oleh Lemon.
“Aaaahhhhh,” segarnya kata Lemon menikmati minuman di gelasnya.
“Ya...enak,” sahut Dinda.
Dinda melihat sesuatu noda minuman di mulut Lemon. Dinda tertawa kecil melihatnya.
“Lemon....tu.......,” kata Dinda sambil menunjuk.
“Apa?,” tanya Lemon yang bingung maksud Dinda.
“Itu .......,” kata Dinda sambil lidahnya mengelap bibinya sendiri.
“Apa............maksudnya........gituaan,” ujar Lemon
“Itu..,” kata Dinda lagi sabil lidahnya mengelap bibirnya.
“Malam...malam gini....,” sahut Lemon salah tingkah.
Dinda bangun dan beranjak dari duduk, lalu menghampiri Lemon. Dengan terkejut Lemon bangun dan menghindari Dinda. Kemudian noda bibir di Lemon terhapus oleh tangannya. Dinda melihat senang.
“Ya udah..... selamat malam,” kata Dinda meneinggalkan Lemon.
“Maksudnya apa ya?,” sahut Lemon yang bingung.
Lemon membereskan semuanya yang ada di halaman belakang setelah itu masuk untuk istirahat di kamarnya.


0 komentar:
Post a Comment