KERANG CANTIK
Suatu hari Bagas pergi ke suatu pantai menggunakan kapal feri. Dengan membawa alat-alat selam ke sebuah pantai Marina. Sampai di tengah laut Bagas mulai menyelam ke dasar laut. Berenaglah Bagas sampai ke dasar laut. Mencari sesuatu di dasar laut. Terlihatlah sebuah kerang yang cantik dan cukup besar sekali. Bagas mengambilnya kerang yang cantik tersebut.
Dibawalah kerang ke atas permukaan laut. Bagas naik kapal ferinya. Setelah Bagas menaruh semua perlengkapan selamnya. Dengan menghidupkan mesin kapal feri. Pulang lah bagas menuju tepi pantai. Selang berapa saat sampailah Bagas di tepi pantai. Dengan membawa lat selamnya dan kerang yang cantik yang di simpan pada sebuah karung.
Sampai di sebuah tempat temanya di satu kotes menititipkan semua alat selamnya. Kemudian mengambil tas yang di simpan di lemari penitipan. Pulanglah Bagas dengan membawa kerang di simpan di dalam tas ranselnya. Dengan menggunakan mobil pribadinya.
Bagas merasa senang dan bahagia karena refesing berjalan dengan lancar sekali. sambil mendengarkan musik Bagas mengendarai mobil lebih santai dan rileks. Tak terasa sampai di rumah. Bagas segera masuk ke dalam rumah dengan memarkirkan mobilnya di halam depan dan tidak lupa menutup gerbang rumah. Setelah itu mengambil tas berisi kerang dan masuk rumah.
Tas di taruh di atas meja makan. Bagas mengambil minuman di lemari es untuk menghilangkan dahaganya. Jus jeruk di tuangkan di sebuah gelas. Bagas meminumnya dengan santai. Juga memakan camilan kue yang tersedia di meja makan. Bagas mulai mengeluarkan kerang dari tas, ketika hendak memeriksa kerang yang cantik. Bagas mendengar hpnya berbunyi. Meninggalkan kerang cantik di atas meja begitu saja.
Kemudian mulai mengecek hp yang berbunyi. Ternyata Bagas dapet panggilan untuk masuk kantor. Cuti kerja Bagas di tunda, karena ada masalah di kantor. Bagas mendapatkan info dari Yanti teman sekerjanya. Dengan cepat Bagas berganti pakaian dan pergi ke kantor.
Kerang cantik mulai terbuka. Terlihat sosok wanita yang baru bangun dari tidur. Keluar wanita cantik tersebut dari kerang. Berubahlah menjadi wujud setinggi manusia.
“Wah .......bagus amat... dimana ini,” kata wanita cantik.
Wanita cantik mulai memeriksa sekeliling rumah dengan menembus sana dan sini. Kadang membuka pintu atau lemari atau pun dengan sihirnya saja. Melihat makan enak mata wanita cantik terpukau. Sebuah kue tar di simpan di dalam lemari es. Wanita cantik menyentuhnya dan memakannya.
“Enak banget.....dan juga dinginnnnn gimaanna gitu,” kata wanita cantik.
Dengan senangnya melahap kue tar tersebut sampai habis.
“Eeekkkkk,”suara kenyang dari wanita cantik.
Wanita canti kelepasan dengan suara yang keluar dari mulutnya segera menutup dengan tangannya.
“Wah kenyang bener,” kata wanita cantik.
Wanita cantik mulai sayup matanya kemudian masuklah ke kamar Bagas. Tidurla wanita cantik di kasur yang empuk. Bagas pun pulang ke rumah dengan membawa pacarnya bernama Mila. Bagas hendak meberikan kejutan untuk tanda jadi pacaranya ke 1 tahun dengan merayakan dengan kue tar yang di belinya dan di simpan di kulas.
Bagas melihat rumah berantakan sekali. bagas pun tercengan begitu dengan Mila. Bagas mencoba memeriksa apa yag hilang. Mila mengikuti Bagas. Lebih tercengang lagi kue tarnya habis yang tersisa hanya nanpannya di meja.
“Siapa yang melakukan?,” garam Bagas.
“Mungkin saja pencuri,” sahut Mila.
“Tetapi kan masa makan kue tar,” kata Bagas.
“Mungkin saja pencuri kelaparan,” ujar Mila mencoba menenangkan Bagas.
Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh di kamar Bagas.
“Apa itu,” kata terkejut Mila.
“Suuut mungkin biang keladinya,” sahut Bagas.
Bagas mengambil sebuah sapu di pinggir didnding. Dengan perlahan Bagas dan Mila membuka kamar. Terlihat wanita cantik bergaun putih yang tidur di kasur Bagas.
“Haaaa,” kata Bagas karena terkejut begitu juga Mila.
Bagas dan Mila tercengang benar melihat wanita cantik tersebut. Mila mulai naik pitan. Dengan memukul punggung Bagas.
“Puuukkk,” suara pukulan.
“Adu sakit....apaan kamu ini memukul saya?,” tanya Bagas.
“Siapa gadis itu?,” tanya Mila denga muka mulai marah.
“Mana saya tahu,” jawab Bagas.
“Jadi.....kamu itu mau menunjukan pacar baru kamu setelah hubungan kita bangun selam 1 tahun. Dasar playboy cap kapret,” kata Mila.
Wanita cantik terbangun.
“Siapa ya?,” kata wanita cantik.
“Tuuuuu kan selingkuhan mu,” sontak kata Mila makin panas.
“Itu bukan pacar ku,” kata Bagas mencoba menenangkan Mila.
Mila keluar dari kamar dan Bagas mengejar Mila sambil menjelaskan pekara yang sebenarnya. Tetap saja sifat cemburu Mila membutakan segalanya. Dengan menggunakan mobil Bagas yang di parkir halaman depan Pualnglang Mila karena kecewa dengan Bagas.
“Yaaaaa...ngambek....ya.....pergi...ya...keruh lagiiii......,ya.......pusing,” kata Bagas.
Masuklah Bagas ke dalam rumah tiba-tiba semuanya kembali semual dengan rapih. Wanita cantik masuk kembali ke dalam.kerang cantiknya.
“Haaaaaa,” kata sok Bagas.
Terkejut Bags melihat semuanya rapih kembali di lihaat semuanya sampai kue tar ada di lemari. Bagas tambah bingung sambil mengucek matanya. Tetap saja dengan sadar Bagas melihat jelas semuanya kembali rapih lagi.
“Siapa sih yang mempermainkan saya,” kata Bagas dengan berteriak di rumah.
Wanita cantik dengan tertawa kecil di dalam kerang cantiknya mendengar Bagas bingung dan depresi.
“Oh ya apa gadis yang tidur kamar ku?,” celoteh Bagas.
Bagas bergegas masuk ke dalam kamarnya ternyata wanita cantik tidak ada di kamar.
“Haaaaaaaa....kemana wanita itu.....tadikan masih tidur di sini.........menghilang kemana dia?. Apa jangan-jangan hantu?........hiiiiii...Hantuuuuuuuuu,” kata Bagas keluar dari kamar dengan ketakutan.
“Bukan hantu, tapi Jinnny,” kata wanita cantik di dalam kerang.
“Siapa itu?....suara dari mana?.......Jinny katanya.....jadi jinnnnnnn. Haaaaaaaa jinnn..........Setannnnnnnnn,” teriak Bagas.
Keluar Bagas dari rumahnya dengan terbirit-birit. Karena di kerjai oleh Jinny.
Dibawalah kerang ke atas permukaan laut. Bagas naik kapal ferinya. Setelah Bagas menaruh semua perlengkapan selamnya. Dengan menghidupkan mesin kapal feri. Pulang lah bagas menuju tepi pantai. Selang berapa saat sampailah Bagas di tepi pantai. Dengan membawa lat selamnya dan kerang yang cantik yang di simpan pada sebuah karung.
Sampai di sebuah tempat temanya di satu kotes menititipkan semua alat selamnya. Kemudian mengambil tas yang di simpan di lemari penitipan. Pulanglah Bagas dengan membawa kerang di simpan di dalam tas ranselnya. Dengan menggunakan mobil pribadinya.
Bagas merasa senang dan bahagia karena refesing berjalan dengan lancar sekali. sambil mendengarkan musik Bagas mengendarai mobil lebih santai dan rileks. Tak terasa sampai di rumah. Bagas segera masuk ke dalam rumah dengan memarkirkan mobilnya di halam depan dan tidak lupa menutup gerbang rumah. Setelah itu mengambil tas berisi kerang dan masuk rumah.
Tas di taruh di atas meja makan. Bagas mengambil minuman di lemari es untuk menghilangkan dahaganya. Jus jeruk di tuangkan di sebuah gelas. Bagas meminumnya dengan santai. Juga memakan camilan kue yang tersedia di meja makan. Bagas mulai mengeluarkan kerang dari tas, ketika hendak memeriksa kerang yang cantik. Bagas mendengar hpnya berbunyi. Meninggalkan kerang cantik di atas meja begitu saja.
Kemudian mulai mengecek hp yang berbunyi. Ternyata Bagas dapet panggilan untuk masuk kantor. Cuti kerja Bagas di tunda, karena ada masalah di kantor. Bagas mendapatkan info dari Yanti teman sekerjanya. Dengan cepat Bagas berganti pakaian dan pergi ke kantor.
Kerang cantik mulai terbuka. Terlihat sosok wanita yang baru bangun dari tidur. Keluar wanita cantik tersebut dari kerang. Berubahlah menjadi wujud setinggi manusia.
“Wah .......bagus amat... dimana ini,” kata wanita cantik.
Wanita cantik mulai memeriksa sekeliling rumah dengan menembus sana dan sini. Kadang membuka pintu atau lemari atau pun dengan sihirnya saja. Melihat makan enak mata wanita cantik terpukau. Sebuah kue tar di simpan di dalam lemari es. Wanita cantik menyentuhnya dan memakannya.
“Enak banget.....dan juga dinginnnnn gimaanna gitu,” kata wanita cantik.
Dengan senangnya melahap kue tar tersebut sampai habis.
“Eeekkkkk,”suara kenyang dari wanita cantik.
Wanita canti kelepasan dengan suara yang keluar dari mulutnya segera menutup dengan tangannya.
“Wah kenyang bener,” kata wanita cantik.
Wanita cantik mulai sayup matanya kemudian masuklah ke kamar Bagas. Tidurla wanita cantik di kasur yang empuk. Bagas pun pulang ke rumah dengan membawa pacarnya bernama Mila. Bagas hendak meberikan kejutan untuk tanda jadi pacaranya ke 1 tahun dengan merayakan dengan kue tar yang di belinya dan di simpan di kulas.
Bagas melihat rumah berantakan sekali. bagas pun tercengan begitu dengan Mila. Bagas mencoba memeriksa apa yag hilang. Mila mengikuti Bagas. Lebih tercengang lagi kue tarnya habis yang tersisa hanya nanpannya di meja.
“Siapa yang melakukan?,” garam Bagas.
“Mungkin saja pencuri,” sahut Mila.
“Tetapi kan masa makan kue tar,” kata Bagas.
“Mungkin saja pencuri kelaparan,” ujar Mila mencoba menenangkan Bagas.
Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh di kamar Bagas.
“Apa itu,” kata terkejut Mila.
“Suuut mungkin biang keladinya,” sahut Bagas.
Bagas mengambil sebuah sapu di pinggir didnding. Dengan perlahan Bagas dan Mila membuka kamar. Terlihat wanita cantik bergaun putih yang tidur di kasur Bagas.
“Haaaa,” kata Bagas karena terkejut begitu juga Mila.
Bagas dan Mila tercengang benar melihat wanita cantik tersebut. Mila mulai naik pitan. Dengan memukul punggung Bagas.
“Puuukkk,” suara pukulan.
“Adu sakit....apaan kamu ini memukul saya?,” tanya Bagas.
“Siapa gadis itu?,” tanya Mila denga muka mulai marah.
“Mana saya tahu,” jawab Bagas.
“Jadi.....kamu itu mau menunjukan pacar baru kamu setelah hubungan kita bangun selam 1 tahun. Dasar playboy cap kapret,” kata Mila.
Wanita cantik terbangun.
“Siapa ya?,” kata wanita cantik.
“Tuuuuu kan selingkuhan mu,” sontak kata Mila makin panas.
“Itu bukan pacar ku,” kata Bagas mencoba menenangkan Mila.
Mila keluar dari kamar dan Bagas mengejar Mila sambil menjelaskan pekara yang sebenarnya. Tetap saja sifat cemburu Mila membutakan segalanya. Dengan menggunakan mobil Bagas yang di parkir halaman depan Pualnglang Mila karena kecewa dengan Bagas.
“Yaaaaa...ngambek....ya.....pergi...ya...keruh lagiiii......,ya.......pusing,” kata Bagas.
Masuklah Bagas ke dalam rumah tiba-tiba semuanya kembali semual dengan rapih. Wanita cantik masuk kembali ke dalam.kerang cantiknya.
“Haaaaaa,” kata sok Bagas.
Terkejut Bags melihat semuanya rapih kembali di lihaat semuanya sampai kue tar ada di lemari. Bagas tambah bingung sambil mengucek matanya. Tetap saja dengan sadar Bagas melihat jelas semuanya kembali rapih lagi.
“Siapa sih yang mempermainkan saya,” kata Bagas dengan berteriak di rumah.
Wanita cantik dengan tertawa kecil di dalam kerang cantiknya mendengar Bagas bingung dan depresi.
“Oh ya apa gadis yang tidur kamar ku?,” celoteh Bagas.
Bagas bergegas masuk ke dalam kamarnya ternyata wanita cantik tidak ada di kamar.
“Haaaaaaaa....kemana wanita itu.....tadikan masih tidur di sini.........menghilang kemana dia?. Apa jangan-jangan hantu?........hiiiiii...Hantuuuuuuuuu,” kata Bagas keluar dari kamar dengan ketakutan.
“Bukan hantu, tapi Jinnny,” kata wanita cantik di dalam kerang.
“Siapa itu?....suara dari mana?.......Jinny katanya.....jadi jinnnnnnn. Haaaaaaaa jinnn..........Setannnnnnnnn,” teriak Bagas.
Keluar Bagas dari rumahnya dengan terbirit-birit. Karena di kerjai oleh Jinny.


0 komentar:
Post a Comment