RED FALCON
Pada
suatu hari ada seorang kakek bernama Musasi menemukan sebuah benda
berbentuk metal bundar di sebuah goa kuno. Kakek Musasi tidak sengaja
menemukannya, karena terperosok ke dalam jurang hendak memetik sebuah tanaman
obat. Pelan-pelan Kakek Musasi memetik tanaman obat di pinggir jurang.
Tanamannya dapat, malah tanahnya longsor. Kakek Musasi terjatuh sangat dalam
dan pingsan.
Waktu
berlalu Kakek Musasi terbangun telah berada dalam goa tersebut. Melihat cahaya
bersinar dalam goa tersebut. Kakek menghampirinya, ternyata sebuah kristal di
tambah sebuah benda metal bundar. Kakek Musasi mengambilnya beserta kristal
cahaya untuk menerangi jalannya keluar dari Goa. Secara pelan-pelan sang kakek
pulang kerumahnya. Dengan usaha yang gigih Akhirnya berhasil sampai di
rumahnya. Tidak jauh dari hutan tempat ia mencari tanaman obat.
Berhari-hari
Kakek memeriksa benda yang di temukan tetap gak ada jawaban. Pada
akhirnya kakek musasi menyimpanya dan memajangnya sebagai kenangan. Hari demi
hari kakek Musasi sibuk dengan urusannya. Melupakan benda tersebut.
Sampai pada saat cucunya datang ke rumah itu bersama ke dua orang tuanya.
Cucunya
Kakek Musasi bernama Aryan. Mereka satu keluarga ke kampung menengok ayahnya
dari ibunya Aryan. Sang Ayah Aryan sekaligus menantu dari kakek Musasi sangat
baik sekali. Setiap berkunjung kerumah tersebut. Membawa oleh-oleh dari kota.
Sedangkan cucunya sangat bahagia senang bertemu kakeknya beserta anak semata
wayangnya kakek Musasi. Keharmonisan ini terjaga sampai sekarang. Ibu Aryan
selalu mampir ke tempat bersemayamnya ibunya kandungnya. Kakek Musasi hidup
sendiri sudah lama. Berjuang hidup menjadi seorang petani dan tabib.
Terkadang
sesekali kepala kampung menemani kakek Musasi menghabisi waktu. Sampai pada
Akhirnya Cucunya melihat benda metal bundar. ternyata benda tersebut
berresonansi dengan Aryan. Bergerak-gerak sampai semuanya kaget. Kristal pun
bercahaya terang sekali. Benda bundar itu mulai retak dan Akhirnya
menetaslah seekor anak burung berwarna merah. Segera menghampiri Aryan, Kakek
Musasi terkejut begitu juga dengan ke dua orang tuanya. Tetapi buat Aryan
biasa-biasa aja. Karena makluk lucu sekali.
Semenjak
itu Aryan berteman makluk yang baru lahir tersebut dan berinama Red Falcon.
Aryan bahagia sekali dengan sahabat barunya. Kakeknya dan kedua orang tuanya
memperbolehkan Aryan merawatnya. Pada akhirnya Red Falcon dibawa ke kota
bersama Aryan dan kedua orang tuanya. Setelah itu kecil itu berpamitan pulang.
Tetapi kakeknya berpesan untuk selalu menjaga Red Falcon dan di berikan kristal
bercahaya pada Aryan. Karena asalnya Red Falcon.
Dengan
mengendarai mobil pribadi ayah Aryan membawa keluarganya pulang. Dengan
membawa segudang kegembiraan. Waktu terus berlalu cepat Aryan tidur
bersama Red Falcon yang masih bayi. Pada hal sudah sampai di rumah. Sang Ayah
menggendongnya anaknya dan sang Ibu mengangkat Red Falcon. Di bawalah ke
dalam kamar Aryan dan di tidurkan ditempat tidur bersamaan. Sedang kristal
bercahaya di simpan di lemari belajar Aryan. Kedua orang tuanya keluar dari
kamar Aryan dan berbenah diri untuk istirahat di kamar mereka. Sedang Aryan
tidur nyeyak sampai pagi begitu juga Red Falcon.
Keesokkan
harinya seperti biasa mekakukan aktifitas. Sang Ibu telah menyiapkan
sarapan dan sang Ayah setembai di meja makan sambil membaca koran. Aryan sudah
siap untuk pergi sekolah begitu Red Falcon sudah di mandikan oleh Aryan dan
dikeringkan dengan pengering rambut dan beri sarapan Ikan segar yang di siapkan
oleh ibu Aryan.
Sebenarnya
Aryan ingin membawa Red Falcon ke sekolah tetapi sang Ayah melarannya.
Jadi Red Falcon bersama Ibu di rumah karena masih bayi. Aryan di antar ke
sekolah oleh Ayahnya sekaliaan pergi ke tempat kerjanya. Di tengah perjalanan
datang cahaya terang melesat jatuh ke bumi. Membuat rusak permukaan tanah
karena efek gaya tarik bumi. Dari tempat tersebut muncullah seekor monter
setinggi manusia. Menghancurka sekitar daerah sekitarnya. para polisi datang
dan menembaki Monster tersebut. Sebut saja nama Monster Ace. Dari mulutnya
menyemburkan hawa dingin dan membekukan apapun di depan matanya.
Semua
warga masyarakat panik dan pada akhirnya berlariaan. Pada saat ayah aryan
berusaha menghindari masalah tersebut dengan tidak lewat jalan tersebut.
Ternyata sang Monster Ace secepat mungkin menghilang dari tempatnya dia di
kepung ke polisian.Tiba-tiba
sudah didepan mobil ayah Aryan. segera mungkin mengeremnya. Menyerang Ayah dan
anak tersebut. Red Falcon merasakan sesuatu. Pergi keluar dengan cepat dan
berevolusi menjadi besar. Secepat mungkin ke tempat Aryan. Sampai di sana Red
Falcon mengepakan sayapnya lebih kencang dan menghempas monster Ace. Ayah
dan anak ter selamatkan.
Pertarunganan
terjadi ke dua belah pihak. Saling menyerang dengan kemampuaan
Masing-masing. Red Falcon mengeluarkan gelombang suara tinggi ke arah Monster
Ace sampai terpental jauh. Lalu bangkit dari tempat terjatuh. Menyerang terus
dengan semburam Ace ke arah Red Falcon. Berkali-kali Red Falcon menghindar.
Sampai pada saat yang menguntungkan Red Falcon menciptakan tornado
dengan berputar pada porosnya lalu melesat menuju musuh dan Red Falcon keluar
dari putaraan angin tersebut. Sedangkan Monster Ace terbawa angin ternado
sampai ke bukit.
Monster
Ace marah dan berevolusi. Seluruh tubuhnya tumbuh tanduk berwarna biru ke putihan
seperti motif es beku. Dengan kekuatan dasyatnya menyerang Red Falcon yang
melayang di udara. Dengan kecepatan serangan yang berkali-kali pada akhirnya
Red Falcon tidak bisa menghindari serangan itu. Red Falcon jatuh ke bumi. Aryan
dan ayahnya mengejar di mana tempat Red Falcon bertarung. Dengan susah payah
mereka berdua berhasil. Kristal yang di bawa Aryan berrosenansi Red Falcon
berubah menjadi Phonix.
Dengan
kebangkitan Phonix dan melesat ke langit segera menyerang Monster
Ace. Dibuatlah tornado api dan menghancurkan Monster Ace. Pertarungan berakhir
dengan kemenangan. Phonix kembali ke wujudnya semula menjadi Red Falcon masih
bayi. Aryan dan ayahnya menyambutnya dan membawanya pulang kerumah. Pada
akhirnya kota terselamatkan dari bencana serangan Monster.

0 komentar:
Post a Comment