YURI

Posted By Cerpen universal on Sunday, May 17, 2015 | May 17, 2015

YURI

Hari ini cuaca cerah. Suasana hati  Andri sangat senang karena baru  membeli mainan robot hasil ia menabung sebulan.  Baru setengah perjalan dari toko ke rumah. Andri di tabrak seorang gadis yang sangat cantik. mereka terjatuh ke lantai dengan posisi yang kurang mengenakan buat Andri. Mukanya merah dan berteriak “ahhh” dengan cepat Andri berusaha bangun dari tempat jauh dan menghindar dari tragedi pelukan yang tidak terduga itu. Si gadis bangun dari tempatnya terjatuh. Kemudian Andri baru ingat belanjaannya berisikan mainan kesayangannya. Ternyata terjatuh di tengah jalan. Tiba-tiba mobil datang menabrak  hancur berantakan.  Andri lebih terkejut lagi berteriak.

“Mainan ku.....mainan...ku,” kata andri sambil mengambil barangnya yang hancur.

Andri meminta pertangungjawaban  kepada si gadis tersebut.

“Hai nona pokoknya kamu harus ganti, barang belanjaan saya rusak, kalau tidak di tabrak mainan ini tidak terpental  dari tangan saya dan berakhir dengan hancur,” kata andri sambil menjelaskan kronologis.

“Tapikan bukan saya yang menghancurkan barang anda, melaikan mobil,” kata si gadis berusaha membela diri.

Andri berpikir sejenak mengenai masalahnya.

“Apa yang dibilang gadis itu benar?. Tapi mau menyalahkan mobil yang menabrak gak mungkin. Sekarang mobilnya pergi entah kemana?. Masalahnya jerih payah saya selama sebulan sia-sia. Mau gak mau harus menegaskan ke pada gadis tersebut,” celoteh andri dengan suara samar-samar.

Andri kembali meminta pertangungjawaban  kepada gadis tersebut. Si gadis awalnya menolak. Karena orang semakin banyak memperhatikan pertengkaran mereka. Juga ada beberapa orang yang yang mengejarnya. Maka sang gadis mengiyakan mau menggantikan. dengan sekejab si gadis memegang tangan Andri pergi dari tempat mereka bercekcok dengan berlari bersama-sama menuju suatu tempat yang tidak ada orang akan memperhatikan mereka berdua. Juga menghindari kejaran orang-orang yang mau menangkap si gadis.

Di suatu tempat yang jauh dari ke ramaian. Mereka berdua bersembunyi di  semak- semak. Muka Andri memerah sejak tadi. Dengan segera Andri menarik tangannya melepaskan pegangan si gadis.

“Aaahhh,” kata andri sambil menjerit.

“Kenapa kamu ini? jangan berisik nanti ketahuan,” kata si gadis dengan suara pelan.

Andri kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

“Tapi kenapa kita bersembunyi ?,” tanya andri.

“Mereka itu orang-orang yang ingin menangkap saya. Untuk di jadikan bahan penelitian,” kata gadis sambil  sedikit menjelaskan tentang dirinya.

Andri terkejut dengan penjelasan si gadis yang singkat. Andri mulai memperhatikan si gadis dari ujung kepala sampai ujung kaki. Andri berpikir ada yang salah dengan si gadis. Masalahnya ia bicara bahan penelitian.

“Apa gak salah kamu berbicara seperti itu?. Bahan penelitian,” tanya  Andri.

“Kamu gak percaya apa yang aku bilang? ” jawab si gadis.

Si gadis memegang tangan andri. kemudian tangan andri di taruh di dada  si gadis. Sontak andri terkejut ia mencoba menarik dengan sekuat tenaga. Tapi si gadis tidak membiarkan melepaskan pegangannya.

“Coba rasakan ada detak jantung saya,” kata si gadis.

Dengan seksama andri  tidak merasakan detak jantung dari tubuh si gadis juga terasa dingin.

“Siapa kamu ini? ” tanya Andri.

“Saya adalah manusia buatan yang bernama Yuri. Saya di ciptakan oleh profesor  Safier untuk membantu penelitianya untuk menyimpan banyak data. Anggap saja seperti komputer berjalan. Para penjahat yang mengejar tersebut telah menangkap profesor Safier dengan tujuan menyerahkan data terbaru yang akan di gunakan untuk menciptakan pasukan mesin. Juga saya di program layaknya anak gadis berumur tiga belas tahun tidak memiliki kemampuan untuk membela diri.” 

Dengan penjelasan Yuri yang sangat mendetail  Andri semain terkejut dan bingung dibuat keadaan. Sampai tidak bisa berkata-kata apa pun. Andri segera bertindak dengan cepat memegang  tangan Yuri kemudian membawanya kesuatu tempat yang lebih aman yang dapat melindungi Yuri dari para penjahat.

Andri membawa Yuri dengan tergesa-gesa. Sesampai di rumahnya Andri. kemudian Yuri di persilakan masuk dan di suruh menunggu di ruang tamu. Lalu Andri masuk kedalam dan bicara dengan kakeknya dan neneknya supaya memperbolehkan Yuri tinggal di rumahnya. Dengan menjelaskan siapa dirinya Yuri kepada kakek dan neneknya?. Proses pembicaraan yang cukup lama. Akhirnya memperbolehkan Yuri tinggal di rumah Andri. kemudian kakeknya Andri menelepon beberapa teman-temannya untuk mencari tahu tentang keberadaan profesor Safier.

Kakek Andri andalah seorang yang hebat di kesatuannya. Banyak kasus yang sudah ia tanggani dan berhasil dengan gemilang. Para penjahat tidak berkutik kalau kakek bertindak. Dalam kesatuan pasukan khusus kakek banyak menjalankan  tugas mengenai masalah dalam negeri maupun luar negeri. Kakek di julukin sebagai  macan putih yang tidak akan melepaskan  mangsanya. Sedangkan nenek adalah seorang mantan polisi wanita yang sigap dalam menangani jenis macam kasus apa pun. Sebelum masalah selesai Yuri tinggal bersama Andri bersama kakek dan nenek. Karena Yuri lebih aman bersama mereka. Sampai menemukan profesor Safier dan segera meringkus para penjahat yang mengincar Yuri.
Blog, Updated at: May 17, 2015

0 komentar:

Post a Comment