YURI
“Mainan ku.....mainan...ku,” kata andri sambil mengambil barangnya yang hancur.
Andri meminta
pertangungjawaban kepada si gadis
tersebut.
“Hai nona pokoknya
kamu harus ganti, barang belanjaan saya rusak, kalau tidak di tabrak mainan ini
tidak terpental dari tangan saya dan
berakhir dengan hancur,” kata andri sambil menjelaskan kronologis.
“Tapikan bukan saya
yang menghancurkan barang anda, melaikan mobil,” kata si gadis berusaha membela
diri.
Andri berpikir sejenak
mengenai masalahnya.
“Apa yang dibilang
gadis itu benar?. Tapi mau menyalahkan mobil yang menabrak gak mungkin.
Sekarang mobilnya pergi entah kemana?. Masalahnya jerih payah saya selama sebulan sia-sia. Mau gak mau harus
menegaskan ke pada gadis tersebut,” celoteh andri dengan suara samar-samar.
Andri kembali meminta
pertangungjawaban kepada gadis tersebut.
Si gadis awalnya menolak. Karena orang semakin banyak memperhatikan
pertengkaran mereka. Juga ada beberapa orang yang yang mengejarnya. Maka sang
gadis mengiyakan mau menggantikan. dengan sekejab si gadis memegang tangan Andri
pergi dari tempat mereka bercekcok dengan berlari bersama-sama menuju suatu
tempat yang tidak ada orang akan memperhatikan mereka berdua. Juga menghindari
kejaran orang-orang yang mau menangkap
si gadis.
Di suatu tempat yang
jauh dari ke ramaian. Mereka berdua bersembunyi di semak- semak. Muka Andri memerah sejak tadi.
Dengan segera Andri menarik tangannya melepaskan pegangan si gadis.
“Aaahhh,” kata andri
sambil menjerit.
“Kenapa kamu ini? jangan berisik nanti ketahuan,” kata si gadis dengan suara pelan.
Andri kemudian menutup
mulutnya dengan kedua tangannya.
“Tapi kenapa kita
bersembunyi ?,” tanya andri.
“Mereka itu
orang-orang yang ingin menangkap saya. Untuk di jadikan bahan penelitian,” kata
gadis sambil sedikit menjelaskan tentang
dirinya.
Andri terkejut dengan
penjelasan si gadis yang singkat. Andri mulai memperhatikan si gadis dari ujung
kepala sampai ujung kaki. Andri berpikir ada yang salah dengan si gadis.
Masalahnya ia bicara bahan penelitian.
“Apa gak salah kamu
berbicara seperti itu?. Bahan penelitian,” tanya Andri.
“Kamu gak percaya apa
yang aku bilang? ” jawab si gadis.
Si gadis memegang
tangan andri. kemudian tangan andri di taruh di dada si gadis. Sontak andri terkejut ia mencoba
menarik dengan sekuat tenaga. Tapi si gadis tidak membiarkan melepaskan
pegangannya.
“Coba rasakan ada
detak jantung saya,” kata si gadis.
Dengan seksama
andri tidak merasakan detak jantung dari
tubuh si gadis juga terasa dingin.
“Siapa kamu ini? ”
tanya Andri.
“Saya adalah manusia
buatan yang bernama Yuri. Saya di ciptakan oleh profesor Safier untuk membantu penelitianya untuk
menyimpan banyak data. Anggap saja seperti komputer berjalan. Para penjahat
yang mengejar tersebut telah menangkap profesor Safier dengan tujuan
menyerahkan data terbaru yang akan di gunakan untuk menciptakan pasukan mesin.
Juga saya di program layaknya anak gadis berumur tiga belas tahun tidak
memiliki kemampuan untuk membela diri.”
Dengan penjelasan Yuri
yang sangat mendetail Andri semain
terkejut dan bingung dibuat keadaan. Sampai tidak bisa berkata-kata apa pun.
Andri segera bertindak dengan cepat memegang
tangan Yuri kemudian membawanya kesuatu tempat yang lebih aman yang
dapat melindungi Yuri dari para penjahat.
Andri membawa Yuri
dengan tergesa-gesa. Sesampai di rumahnya Andri. kemudian Yuri di persilakan
masuk dan di suruh menunggu di ruang tamu. Lalu Andri masuk kedalam dan bicara
dengan kakeknya dan neneknya supaya memperbolehkan Yuri tinggal di rumahnya. Dengan
menjelaskan siapa dirinya Yuri kepada kakek dan neneknya?. Proses pembicaraan
yang cukup lama. Akhirnya memperbolehkan Yuri tinggal di rumah Andri. kemudian
kakeknya Andri menelepon beberapa teman-temannya untuk mencari tahu tentang keberadaan
profesor Safier.
Kakek Andri andalah
seorang yang hebat di kesatuannya. Banyak kasus yang sudah ia tanggani dan
berhasil dengan gemilang. Para penjahat tidak berkutik kalau kakek bertindak.
Dalam kesatuan pasukan khusus kakek
banyak menjalankan tugas mengenai
masalah dalam negeri maupun luar negeri. Kakek di julukin sebagai macan putih yang tidak akan melepaskan mangsanya. Sedangkan nenek adalah seorang
mantan polisi wanita yang sigap dalam menangani jenis macam kasus apa pun.
Sebelum masalah selesai Yuri tinggal bersama Andri bersama kakek dan nenek.
Karena Yuri lebih aman bersama mereka. Sampai menemukan profesor Safier dan
segera meringkus para penjahat yang mengincar Yuri.


0 komentar:
Post a Comment