VAMPIR
Sebenarnya Lila tidak
ingin terlahir sebagai predator. Untuk mempertahankan hidup harus memangsa
sesama spesies. Setiap malam berkeliyaran untuk memburu. Menghisap darah dari
manusia yang lain. Jika tidak bertahan
hancur di makan oleh kejamnya dunia. Terlahir menjadi vampir sangat
menyakitkan. Tidak bisa melihat indahnya dunia di siang hari. Konon
ada sebuah obat yang membuat vampir bisa bertahan di siang hari. Berdasarkan buku-buku
yang Lila baca obat tersebut telah lama menghilang. Karena peperangan besar terjadi
di masa lampau. Di mana bangsa vampir menginginkan berkuasa juga di siang hari.
Rasa bosan Lila semakin besar hidup dengan para makluk buas. Lila tinggalkan bangsanya, tetapi di cegah
oleh kakaknya yang bernama Nina.
Kak Nina mendengarkan dengan isting hewanya. Lila mulai di
berikan peringatan oleh kaknya harus berhati-hati bertindak agar keadaan tidak
menjadi ricuh. dengan pelan-pelan tapi pasti. Lila dan kaknya menghilang
dari tempat tersebut. pergi menuju hutan. tak di sangka dan tidak di duga
ternyata mereka masuk jebakan. akhirnya terjadi pertarungan yang hebat.Para pemburu tidak mau mengalah dalam pertarungan. demi
ingin membasmi semua vampir di muka bumi. mereka tidak segan-segan sampai
mengorbankan diri. pertarungan makin terdesak di pemburu. walaupun mereka
banyak tetap tidak bisa menandingi vampir ratusan tahun. mereka semua
kewalahan. kemudian munculah pemburu hebat. hawa keberadaannya di rasakan Lila
dan kaknya. pemburu tersebut namanya Putih. pertarungan menjadi lebih mencekam,
tetapi sekarang kebalikanya. Lila dan kaknya terdesak dengan serangan Putih
yang melancarkan sebuah jenis senjata baru. Kak Nina terluka parah. Lila
dengan sekuat tenaga membawa kakaknya pergi dari tempat pertarungan. Untung
saja kelompoknya datang membantu. Perlarian menjadi lebih mudah.
“Jangan pergi dari
keluargamu, hidupmu jauh lebih berbahaya. Banyak para pemburu yang memburu
kita. Belum lagi permusuhan dengan kaum
srigala,” kata kak Nina.
“Tapi kak Nina terasa
jenuh hidup seperti ini. Kita ini manusia kenapa harus hidup seperti
binatang?” jawab Lila.
“Kak tidak memungkiri
itu kita hidu layaknya seperti binatang. Kita gak ada pilihan. Kutukan ini
telah berlangsung ratusan tahun,” penjelasan kak Nina.
Lila sebenarnya ingin
segera pergi. Karena khawatiran kakaknya niatnya berubah seketika. Lila hanya
bisa berdiam diri dalam kamar terkadang hanya pergi ke ruang baca untuk
menghilangkan kebosannya. Terkadang kak Nina mengajak Lila untuk keluar
menghilangkan kejenuhan.
Hari berganti malam
kelompok vampir berkeliaran di malam hari. Menikmati dinginnya malam, cahaya
bulan, dan mencium aroma makanan yang menyegarkan dari kejauhan. Dunia telah
berubah setelah berabat-abat. Kehidupan
di dunia manusia begitu kompleks. Bermacam-macam
hiburan malam. Dengan beradaptasi
dengan lingkungan agar tidak dapat dikenali oleh para pemburu. Hari ini Lila
dan kak Nina berpisah dengan kelompoknya. Kak Nina mau menunjukkan sesuatu.
Kami berdua pergi menuju tempat yang di tunjukan kak Nina. Sesampai ditempat
tersebut. Kak Nina memperkenalkan teman karibnya. orang tersebut namanya lucas. Seorang penyanyi di kafe. Kak Nina
sering ketempat tersebut hanya untuk melihat aksi panggung Lucas. Mereka berdua bersenang-senang sampai menjelang pagi.
melupakan kejenuhan yang terjadi dalam hidup mereka.
Lila terlihat bahagia terlihat jelas dari wajahnya. Keadaan tersebut tidak berlangsung lama. kak Nina merasakan keberadaan para pemburu. Gerak-geriknya terlihat jelas dengan mereka menjatuhkan sebuah senjata yang berbentuk anak panah di luar kafe. Kak Nina mendengarkan dengan isting hewanya. Lila mulai di berikan peringatan oleh kaknya harus berhati-hati bertindak agar keadaan tidak menjadi ricuh. Dengan pelan-pelan tapi pasti. Lila dan kaknya menghilang dari tempat tersebut. Pergi menuju hutan. Tak di sangka dan tidak di duga ternyata mereka masuk jebakan. Akhirnya terjadi pertarungan yang hebat. Para pemburu tidak mau mengalah dalam pertarungan. Demi ingin membasmi semua vampir di muka bumi. Mereka tidak segan-segan sampai mengorbankan diri. pertarungan makin terdesak di pemburu. Walaupun mereka banyak tetap tidak bisa menandingi vampir ratusan tahun. Mereka semua kewalahan.
Kemudian munculah pemburu hebat. Hawa keberadaannya di rasakan Lila dan kakaknya. Pemburu tersebut namanya Putih. Pertarungan menjadi lebih mencekam, tetapi sekarang kebalikanya. Lila dan kakaknya terdesak dengan serangan Putih yang melancarkan sebuah jenis senjata baru. Kak Nina terluka parah. Lila dengan sekuat tenaga membawa kakaknya pergi dari tempat pertarungan. Untung saja kelompoknya datang membantu. Perlarian menjadi lebih mudah.
Lila terlihat bahagia terlihat jelas dari wajahnya. Keadaan tersebut tidak berlangsung lama. kak Nina merasakan keberadaan para pemburu. Gerak-geriknya terlihat jelas dengan mereka menjatuhkan sebuah senjata yang berbentuk anak panah di luar kafe. Kak Nina mendengarkan dengan isting hewanya. Lila mulai di berikan peringatan oleh kaknya harus berhati-hati bertindak agar keadaan tidak menjadi ricuh. Dengan pelan-pelan tapi pasti. Lila dan kaknya menghilang dari tempat tersebut. Pergi menuju hutan. Tak di sangka dan tidak di duga ternyata mereka masuk jebakan. Akhirnya terjadi pertarungan yang hebat. Para pemburu tidak mau mengalah dalam pertarungan. Demi ingin membasmi semua vampir di muka bumi. Mereka tidak segan-segan sampai mengorbankan diri. pertarungan makin terdesak di pemburu. Walaupun mereka banyak tetap tidak bisa menandingi vampir ratusan tahun. Mereka semua kewalahan.
Kemudian munculah pemburu hebat. Hawa keberadaannya di rasakan Lila dan kakaknya. Pemburu tersebut namanya Putih. Pertarungan menjadi lebih mencekam, tetapi sekarang kebalikanya. Lila dan kakaknya terdesak dengan serangan Putih yang melancarkan sebuah jenis senjata baru. Kak Nina terluka parah. Lila dengan sekuat tenaga membawa kakaknya pergi dari tempat pertarungan. Untung saja kelompoknya datang membantu. Perlarian menjadi lebih mudah.


0 komentar:
Post a Comment