BENCI TAPI CINTA
Awalnya pertemuan Luna
dengan Rido sangat mengesalkan. Luna selalu menghindar kalau diajak Rido.
Padahal berulang kali Luna di tembak agar mau berpacaran dengan Rido selalu
saja ditolak. Seribu alasan yang dilontarkan Luna agar bisa menolak Rido.
Walapun banyak cara juga Rido untuk mengambil hati Luna tetap saja di tolak.
Rasanya alot bener untuk menaklukan hati Luna. Sekian lama berusaha berusaha
Rido akhirnya mundur juga. Dengan mengirimkan
sebuah Sms mengucapkan perpisahan ke Luna. Tidak ada balasan dari Luna. Rido
jadi luluh lulai. Banyak teman-temannya menyemangatinya agar tegar. Rido terpukul
memang karena cintanya tak sampai. Apalagi Luna tidak memberi penjelasan kenapa
ia menolak?. Kalau ada pria lain Rido siap mundur. Demi kebahagian Luna.
Sakitnya bukan main
karena cinta tak terbalas. Rido selalu berpikir maju tidak mau jatuh kedalam
delema berkepanjangan. Rido tinggalkan semuanya beserta dengan cinta. Pergi
menuju tempat paling indah yaitu kampung halaman. Di desa Rido menikmati hidup dan melupakan
kisah cintanya. Dalam perjalan menuju rumahnya di kampung. Rido berhenti
menikmati alam, lalu bermain air di sungai dan sesekali mememinum air sungai yang
jernih sambil mencuci muka. Terlihat dari kejauhan seorang wanita cantik yang
mirip dengan Luna.
Rido terkejut
seakan-akan melihat halusinasi. Rido mencoba mengucek-ngucek matanya ternyata
itu bener Luna. Ingin membuktikan penglihatan dengan jelas atau tidak. Rido
menghampiri wanita cantik yang mirip dengan Luna. Sesampai ketempat tujuan
ternyata wanita tersebut menghilang entah kemana. Rido dibuat bingung dengan
keadaan itu. segera Rido pergi dari tempat tersebut melanjutkan perjalanan ke
rumahnya. Sesampainya di rumah Rido di sambut dengan hangat kedua orang tuanya.
Memang sih Rido anak kampung pergi ke kota mencari peruntungan. Akhirnya
berhasil dengan kepuasaan hati. Beberapa tahun merantau banyak pengalaman yang
di dapatkan, tetapi Cuma satu yaitu cinta Luna.
Tiba-tiba muncul sosok
Luna dihadapannya. Rido terkejut sekali
apa mungkin ini mimpi?. Kembali Rido mengucek-ngucek mata untuk membuktikan penglihatanya.
“Siapa kamu,” tanya
Rido.
“Saya Luna.”
Rido nambah bingung
dibuatnya. kemudian Luna mulai menceritakan semuanya.
“Semenjak akang mengirim sms terakhir ingin memutuskan tidak mau mengejar cinta. Luna sakit sekali di dada ini. Air mata luna mengalir deras sekali. Luna sebenarnya cinta dan sayang akang, tapi malu mengatakannya. Karena akang pernah buat Luna ilfil pada saat pertemuan di kafe. Semenjak itu Luna benci sama akang. Kini benci tersebut jadi cinta.”
“Semenjak akang mengirim sms terakhir ingin memutuskan tidak mau mengejar cinta. Luna sakit sekali di dada ini. Air mata luna mengalir deras sekali. Luna sebenarnya cinta dan sayang akang, tapi malu mengatakannya. Karena akang pernah buat Luna ilfil pada saat pertemuan di kafe. Semenjak itu Luna benci sama akang. Kini benci tersebut jadi cinta.”
“Jadi dek Luna
mencintai Akang,” kata Rido.
“Iya akang, karena itu
Luna mencari info tentang keberadaan akang,” jawab Luna.
“Bagaimana kamu bisa
tahu dek Luna tempat ini padahal akang tidak pernah cerita apalagi tidak pernah
berhubungan. Maksudnya sepakat pacaran ?” tanya Rido.
“Dari teman karif
akang Rido. Semua ini rencananya,” penjelasan Luna.
Muncul lah sosok yang
membuat rencana pertemuan dengan Luna. Teman baiknya Yanto. Luna dan Rido
bersatu setelah pertemuan itu mereka berdua di restui orang tua Rido dan Luna. Selang beberapa pekan akhirnya mereka
memutuskan untuk menikah.

0 komentar:
Post a Comment