BINTANG

Posted By Cerpen universal on Saturday, May 9, 2015 | May 09, 2015

BINTANG

Langit biru yang cerah. Semilir angin yang bertiup dari antara pepohon yang membuat suasana sejuk. burung berterbang dimana. Beberapa manusia yang menikmati keindahan. Ada juga yang bermain, bergembira, dan saling berbagi dengan orang yang di sayangi di taman kota. Sudah berapa lama Eko hidup di dunia ini?. Sudah berapa lama dengan rupa sebagai manusia?. Terkadang  Eko tidak memperdulikan itu. Sekali memikirkaan tempat tinggalnya dahulu yang jauh diantara gugusan bintang. Eko bahagia dengan sebagai seorang pelukis jalan. Sudah tidak terhitung kota yang di lewati. Berpindah-pindah dari satu negara-negara untuk menikmati dunia ini.

Terkadang ada saja permasalahan kecil yang terlihat mata. Sebenarnya Eko tidak mau ikut campur dengan urusan manusia. Apalagi menggunakan kekuatanya. Sangat berbahaya dengan kehidupan Eko. Karena tidak ada dimakluk di dunia manusia yang memiliki kekuatan sepertinya atau kemungkinan kecil ada manusia yang bisa berdaptasi dengan perubahan genetik. Menurut Eko kemungkinan itu kecil. Karna bangsa yang mampu mengembangkan teknologi telah hancur ratusan tahun karena terlalu berambisus mengeploitasi alam yang berdambak dunianya menghilang dari jagat raya.

Eko tetap berhati-hati bertindak dengan bakat alamnya. Yang hanya dibiliki oleh bangsanya. Sedikit masalah tersebut hanya ingin memudahkan kerja kepolisian dalam menangani dari penyakit masyarakat. Seperti sekarang ini terjadi perampokan di swalayan. Padahal Eko baru saja masuk ke tempat tersebut. memilih bermacam-macam makan. Eh hendak membayar ada berandalan menodong pekerja di swalayan. Dengan pura-pura tidak tahu Eko menyerang, tapi tetap memperhitungkan bahwa ada sisi tv.

Eko memegang sebuah makan coklat dan melemparnya dengan kekuatan penuh. Terbentur ketubuh penjahat tersebut. mental dan menabrak dinding dan pingsan. Pelayan swalayan langsung mengebel polisi. Eko terlihat tidak tahu apa-apa. Kemudian membayar belanjaannya pada salah satu pelayan Swalayan tersebut.

Eko pergi dari tempat tersebut sampai tidak ada orang yang mengetahui. Beberapa saat polisi datang dan membawa penjahat tersebut. Eko melanjutkan perjalanan ke kota lain. Menggunakan mobil vannya. Menikmati keindahan kota yang di singgahi Eko. Dalam perjalan menuju ke pegunungan tiba-tiba serangan datang dari langit menuju ke arah  mobil eko. Terjadi ledakan mengalami kegoncangan di mobil. Lajunya jadi tidak setabil, kemudian menabrak tiang listrik.

Eko keluar dari mobil dalam keadaan baik-baik saja, lalu melihat keadaan  di sekitarnya. 

“Halo apa kabarnya teman lama,” sapa teman asing.

“Siapa kamu, sok kenal seperti itu?” jawab Eko

“Oh ya, saya belum memperkenalkan diri. Nama saya Zertak  pemburu dari bintang neyu-neyu. Untuk menangkap kamu makluk bintang biru.”

Eko mulai kaget dan terkejut. Bertindak cepat menghindari masalah di depan matanya. Zertak tahu gerakan Eko mulai melakukan serangan yang membuat eko terkejut. Dengan sergap Eko menghindar dari serangan itu. pertarungan tidak terelakkan antara keduanya. Eko menghadapinya dengan kekuatan penu dan berubah wujud seperti semula yaitu bangsa bintang biru.

Kekuatan dan kecepatan mereka seimbang. Pertarungan semakin sengit. Tidak ada yang mengalah satu pun. Serangan Zatrak semakin mengancam keberadan  Eko. Beberapa serangan Eko di tangkis dengan mudah. Belum lagi Eko kewalahan dengan serangan Zatrak. Pertarungan ini tidak akan habis karena tidak ada yang mau mengalah, lalu Zatrak mengeluarkan kekuatannya yang membuat Eko terluka parah dan kwalahan dalam pertarungan tersebut.

Eko pun kalah. Dalam keadaan tidak berdayaan itu Zatrak tidak menyiayiakan waktu. Menangkap eko dan membawanya ke pesawat. Segera menuju bintang niyu-niyu untuk di adili. Dalam perjalan menuju bintang niyu-niyu datang sebuah pesawat asing menyerang pesawat Zatrak. Pertempuran diluar angkasa semakin mencekam dengan semua senjata-senjata leser yang saling bertabrakan di antara keduanya. Zatrak mengalami kerusakan mesin, lalu tempat pilot terjadi ledakan membuat benturan hebat Zatrak terluka parah. Pesawat asing tersebut membuka pintu. Keluarlah salah satu makluk asing yang mirip dengan Eko. Segera menyelamatkan Eko dari kurungan Zatrak, lalu dengan segera membawa Eko kedalam pesawat dengan kecepatan penuh menuju bintang lain.
Blog, Updated at: May 09, 2015

0 komentar:

Post a Comment