KENANGAN TERINDAH

Posted By Cerpen universal on Friday, May 8, 2015 | May 08, 2015

KENANGAN TERINDAH

Masa yang menyenangkan buat Eliyana. Cinta pertama yang membuatnya lebih berarti. Hidupnya penuh dengan kebahagian yang paling di harapkan semua orang. Rudi namanya orangnya sih biasa-biasa aja. Bukan dari kalangan orang kaya. Anak yang selalu punya mimpi. Segala hal rudi lakukan untuk pencapaian dalam hidup. Orangnya tidak mau berpangku tangan dengan keadaan. Yang penting usaha dan usaha.

Pertemuan Eliyana dengan Rudi sampai mereka berpacaran begitu singkat. Eliyana masih sibuk-sibuknya sekolah. Maklum menjadi pelajar hanya di tuntut bagaimana bisa mempertahankan nilai atau lebih?. Semua demi dirinya dan kedua orang tua. Setiap hari Eliyana pergi sekolah bareng dengan teman-teman. Persahabatan di bangun di sekolah adalah nilai plus untuk  masa depan nanti. Eliyana  selalu akktif dan tidak segan-segan bertanya kepada gurunya  jika ada pelajaran yang tidak ia mengerti. Suatu ketika kehidupan Eliyana berubah begitu dastis semenjak Rudi datang dalam hidupnya.

Rudi anak pindahan dari sekolah yang lain. Ia dikeluarkan sekolah karena terlalu sering bolos. Sekolah yang dulu Rudi jalani sudah letih menghadapi kebiasaan Rudi. Walaupun Rudi anak yang pintar dan mudah bergaul dengan siapa pun, tetapi tidak ada yang tahu alasan Rudi selalu bolos. Rudi selalu menjadi pendiam di sekolahnya yang lama semenjak kepergian  orangtuanya dalam sebuah kecelakaan.

Rudi ikhlas dengan kepergian orang paling ia cintai. Sekarang ia hidup dengan pamannya. Di sekolah yang baru agak sedikit sulit bergaul. Sampai suatu ketika Eliyana menghampirinya setelah jam istirahat. Rudi sedikit aneh ia berjam-jam di perpustakaan hanya satu buku. Di dalam kelas pun begitu. Dimana pun begitu. Eliyaana menjadi tertarik begitu juga dengan teman-teman yang lain, seperti indah dan putri.

Kami bertiga mencoba untuk mencari tahu tentang kebiasaannya. Sesekali dari kami mencoba meminjam buku tersebut. Rudi membolehkan ia meminjamkan bukunyanya kepada kami. Kemudian kami membacanya. Tetap kami tidak mengerti. Isi bukunya biasa-biasa saja. Yang terlihat aneh adalah buku ada yang kosong tidak tertulis kata-kata. Judul buku tidak ada apalagi pengarang. Eliyana menjadi penasaran. Sedang kedua temannya tidak tertarik dengan buku tersebut.

Eliyana mencoba membaca berulang-ulang. Akhirnya ia mencoba sesuatu yang tidak di pikirkan orang-orang. Eliyana menulis namanya di lembaran kosong tersebut dan menjelaskan tentang dirinya.  Kemudian keesokan harinya Eliyana kembalikan ke Rudi. Eliyana berharap Rudi membacanya.

Harapan Eliyana terbukti Rudi membacanya. Tiba-tiba raut wajahnya berubah. Seperti orang menemukan sebuah jawaban. Semenjak itu Rudi berubah total. Ia kembali yang dulu. Rudi yang pintar dan bersahaja. Eliyana jadi sahabat baik dengan Rudi.

Kebaikan Eliyana dibalas dengan Rudi sebuah yang mungkin Eliyana tidak menyangka dan kaget. Rudi awalnya biasa aja terhadap Eliyana. Timbul suatu keyakinan yang mendalam dalam diri Rudi. Ia menuliskan sesuatu kedalam buku itu dan menyuruh Eliyana menjawab pertanyaan Rudi.

Eliyana awalnya bingung dengan tulisan dibuku itu.  berhari-hari Eliyana memikirkan sebuah jawaban yang bener yang membuat hatinya plong. Pada hal Eliyana tidak mengharapkan apa-apa?, tetapi kenyataanya jauh dari perkiraan Eliyana.

Dengan keteguhan hati Eliyana menjawabnya. Setelah itu buku itu diberikan kepada Rudi. Perlahan-lahan Rudi membacanya dengan cermat. Ternyata Rudi menjadi lebih bahagia. Walaupun sebenarnya bukan itu jawabanya, tetapi tetap saja Rudi harus jentel menghadapi permintaan Eliyana.

Untuk semua permintaan Eliyana. Rudi tidak segan menghabiskan banyak waktu agar Eliyana puas atau senang. Setiap pagi Eliyana inging di jemput Rudi. Mereka bersama-sama kesekolah dan begitu juga pulangnya.  Setiap hari minggu harus kerumah Eliyana menjadi temannya belajar dengan teman-teman yang lain dan juga jadi teman bermain ayahnya catur. Rudi harus menjadi anak yang berpertasi. Walaupun kadang Rudi sering bolos. Tetap pendidikan jadi nomor satu. Eliyana ingin tahu kenapa Rudi sering bolos, tetapi Eliyana membiarkan waktu sendiri yang akan menjawab segalanya. Rudi sendiri yang akan membuka jati dirinya sesungguhnya.

Perjalan hubungan keduanya begitu damai dan indah. Walaupun  Eliyana belum memutuskan kata “iya” kepada rudi. Tetap saja Rudi terasa riang gembira bersama  Eliyana dan teman-teman yang lain. Kesedihannya hilang berangsur-angsur. Serasa Rudi punya tujuan baru yaitu Eliyana. Gadis manis ini menyambutnya dengan senang hati, walaupun begitu tetap sesuai dengan koridor.

****
Waktu pun berlalu. Akhirnya Rudi menunjkan siapa dirinya sebenarnya. Bercerita banyak kepada Eliyana kenapa selama ini sering bolos?. Eliyana  menjadi sedih dibuat Rudi. Selama ini Rudi kehilangan hal yang paling berharga yaitu cinta. Berjam-jam  Rudi habiskan di kuburan orang tuanya. Kesedihan Rudi yang paling mendalam kini berganti setelah Eliyana datang dalam hidup Rudi. Awal sebuah teman yang baik menjadi cinta yang indah. Eliyana akhirnya kalah dengan semua ketulusan Rudi. Dengan sepenuh hati menerima Rudi menjadi kekasih.

Perjalan hubungan itu menjadi lebih singkat lagi. Rudi bukan orang menyiayiakan arti sebuah cinta. Rudi berjuang keras menjadi terbaik di sekolah dan akhirnya  ia berhasil dengan nilai yang sangat memuaskan dengan teman-teman yang lain. Setelah lulus SMA. Rudi  segera melamar Eliyana. Awalnyaa tidak di perbolehkan oleh orang tua Eliyana. Karena mereka berdua masih muda belum lagi Eliyana masih ingin melanjutkan kuliah dan Rudi belum kerja.

Dengan sekuat tenaga Rudi membuktikanya semuanya  demi orang yang paling ia cintai. Rudi akhirnya berhasil menyakinkan kedua orang tua Eliyana dan menjelaskan tujuannya kenapa ia mengambil sikap terburu seperti itu?. Eliyana yakin dengan keputusan rudi. Selama ini Rudi menyembunyikan bakat terpendamnya dari semua orang. Yang terlihat pada semua orang sama dengan anak yang lain ternyata beda. Rudi selama ini punya sebuah hobi yang telah ia pupuk sebenjak orang tuanya masih ada. Perstasinya dibidang ini sangat menjanjikan. Yaitu seorang penulis. Rudi selalu menyamarkan identitasnya agar tidak terlihat sombong. Ia hanya ingin menjadi anak yang rendah hati sesuai keinginan kedua orang tuanya yang telah meninggalkannya.

Sedangkan buku yang sering Rudi baca adalah karyanya sendiri. Adapun kosong selama ini karena keinginannya menulis hilang. Semenjak kepergian orang tuanya. Eliyana kaget dibuatnya, tetapi senang karena penilai Eliyana benar. Perasaan Eliyana lah yang membawanya kedepan pintu gerbang yang paling indah. Akhirnya Eliyana dan Rudi menikah. Semua teman-teman, guru-guru, dan para kerabat datang semua.Rudi tetap membiarkan Eliyana dengan tujuannya yaitu setelah menikah Eliyana kuliah. Demi istrinya tercinta Rudi bekerja keras sekuat tenaga yang terpenting dalam menjalani kehidupan ini punya arti yaitu cinta.
Blog, Updated at: May 08, 2015

0 komentar:

Post a Comment