KENANGAN TERINDAH
Masa yang menyenangkan
buat Eliyana. Cinta pertama yang
membuatnya lebih berarti. Hidupnya penuh dengan kebahagian yang paling di
harapkan semua orang. Rudi namanya orangnya sih biasa-biasa aja. Bukan dari
kalangan orang kaya. Anak yang selalu punya mimpi. Segala hal rudi lakukan
untuk pencapaian dalam hidup. Orangnya tidak mau berpangku tangan dengan
keadaan. Yang penting usaha dan usaha.
Pertemuan Eliyana
dengan Rudi sampai mereka berpacaran begitu singkat. Eliyana masih sibuk-sibuknya
sekolah. Maklum menjadi pelajar hanya di tuntut bagaimana bisa mempertahankan
nilai atau lebih?. Semua demi dirinya dan kedua orang tua. Setiap hari Eliyana
pergi sekolah bareng dengan teman-teman. Persahabatan di bangun di sekolah
adalah nilai plus untuk masa depan
nanti. Eliyana selalu akktif dan tidak
segan-segan bertanya kepada gurunya jika
ada pelajaran yang tidak ia mengerti. Suatu ketika kehidupan Eliyana berubah
begitu dastis semenjak Rudi datang dalam hidupnya.
Rudi anak pindahan dari
sekolah yang lain. Ia dikeluarkan sekolah karena terlalu sering bolos. Sekolah yang
dulu Rudi jalani sudah letih menghadapi kebiasaan Rudi. Walaupun Rudi anak yang
pintar dan mudah bergaul dengan siapa pun, tetapi tidak ada yang tahu alasan Rudi
selalu bolos. Rudi selalu menjadi pendiam di sekolahnya yang lama semenjak
kepergian orangtuanya dalam sebuah
kecelakaan.
Rudi ikhlas dengan
kepergian orang paling ia cintai. Sekarang ia hidup dengan pamannya. Di sekolah
yang baru agak sedikit sulit bergaul. Sampai suatu ketika Eliyana
menghampirinya setelah jam istirahat. Rudi sedikit aneh ia berjam-jam di
perpustakaan hanya satu buku. Di dalam kelas pun begitu. Dimana pun begitu. Eliyaana
menjadi tertarik begitu juga dengan teman-teman yang lain, seperti indah dan
putri.
Kami bertiga mencoba
untuk mencari tahu tentang kebiasaannya. Sesekali dari kami mencoba meminjam
buku tersebut. Rudi membolehkan ia meminjamkan bukunyanya kepada kami. Kemudian
kami membacanya. Tetap kami tidak mengerti. Isi bukunya biasa-biasa saja. Yang terlihat
aneh adalah buku ada yang kosong tidak tertulis kata-kata. Judul buku tidak ada
apalagi pengarang. Eliyana menjadi penasaran. Sedang kedua temannya tidak
tertarik dengan buku tersebut.
Eliyana mencoba membaca
berulang-ulang. Akhirnya ia mencoba sesuatu yang tidak di pikirkan orang-orang.
Eliyana menulis namanya di lembaran kosong tersebut dan menjelaskan tentang
dirinya. Kemudian keesokan harinya
Eliyana kembalikan ke Rudi. Eliyana berharap Rudi membacanya.
Harapan Eliyana terbukti
Rudi membacanya. Tiba-tiba raut wajahnya berubah. Seperti orang menemukan
sebuah jawaban. Semenjak itu Rudi berubah total. Ia kembali yang dulu. Rudi yang
pintar dan bersahaja. Eliyana jadi sahabat baik dengan Rudi.
Kebaikan Eliyana
dibalas dengan Rudi sebuah yang mungkin Eliyana tidak menyangka dan kaget. Rudi
awalnya biasa aja terhadap Eliyana. Timbul suatu keyakinan yang mendalam dalam
diri Rudi. Ia menuliskan sesuatu kedalam buku itu dan menyuruh Eliyana menjawab
pertanyaan Rudi.
Eliyana awalnya bingung
dengan tulisan dibuku itu. berhari-hari
Eliyana memikirkan sebuah jawaban yang bener yang membuat hatinya plong. Pada hal
Eliyana tidak mengharapkan apa-apa?, tetapi kenyataanya jauh dari perkiraan Eliyana.
Dengan keteguhan hati Eliyana
menjawabnya. Setelah itu buku itu diberikan kepada Rudi. Perlahan-lahan Rudi
membacanya dengan cermat. Ternyata Rudi menjadi lebih bahagia. Walaupun sebenarnya
bukan itu jawabanya, tetapi tetap saja Rudi harus jentel menghadapi permintaan
Eliyana.
Untuk semua permintaan
Eliyana. Rudi tidak segan menghabiskan banyak waktu agar Eliyana puas atau
senang. Setiap pagi Eliyana inging di jemput Rudi. Mereka bersama-sama
kesekolah dan begitu juga pulangnya. Setiap
hari minggu harus kerumah Eliyana menjadi temannya belajar dengan teman-teman
yang lain dan juga jadi teman bermain ayahnya catur. Rudi harus menjadi anak
yang berpertasi. Walaupun kadang Rudi sering bolos. Tetap pendidikan jadi nomor
satu. Eliyana ingin tahu kenapa Rudi sering bolos, tetapi Eliyana membiarkan
waktu sendiri yang akan menjawab segalanya. Rudi sendiri yang akan membuka jati
dirinya sesungguhnya.
Perjalan hubungan
keduanya begitu damai dan indah. Walaupun Eliyana belum memutuskan kata “iya” kepada
rudi. Tetap saja Rudi terasa riang gembira bersama Eliyana dan teman-teman yang lain. Kesedihannya
hilang berangsur-angsur. Serasa Rudi punya tujuan baru yaitu Eliyana. Gadis manis
ini menyambutnya dengan senang hati, walaupun begitu tetap sesuai dengan
koridor.
****
Waktu pun berlalu. Akhirnya
Rudi menunjkan siapa dirinya sebenarnya. Bercerita banyak kepada Eliyana kenapa
selama ini sering bolos?. Eliyana menjadi sedih dibuat Rudi. Selama ini Rudi
kehilangan hal yang paling berharga yaitu cinta. Berjam-jam Rudi habiskan di kuburan orang tuanya. Kesedihan
Rudi yang paling mendalam kini berganti setelah Eliyana datang dalam hidup Rudi.
Awal sebuah teman yang baik menjadi cinta yang indah. Eliyana akhirnya kalah
dengan semua ketulusan Rudi. Dengan sepenuh hati menerima Rudi menjadi kekasih.
Perjalan hubungan itu
menjadi lebih singkat lagi. Rudi bukan orang menyiayiakan arti sebuah cinta. Rudi
berjuang keras menjadi terbaik di sekolah dan akhirnya ia berhasil dengan nilai yang sangat
memuaskan dengan teman-teman yang lain. Setelah lulus SMA. Rudi
segera melamar Eliyana. Awalnyaa tidak
di perbolehkan oleh orang tua Eliyana. Karena mereka berdua masih muda belum
lagi Eliyana masih ingin melanjutkan kuliah dan Rudi belum kerja.
Dengan sekuat tenaga Rudi
membuktikanya semuanya demi orang yang
paling ia cintai. Rudi akhirnya berhasil menyakinkan kedua orang tua Eliyana dan
menjelaskan tujuannya kenapa ia mengambil sikap terburu seperti itu?. Eliyana
yakin dengan keputusan rudi. Selama ini Rudi menyembunyikan bakat terpendamnya
dari semua orang. Yang terlihat pada semua orang sama dengan anak yang lain
ternyata beda. Rudi selama ini punya sebuah hobi yang telah ia pupuk sebenjak
orang tuanya masih ada. Perstasinya dibidang ini sangat menjanjikan. Yaitu seorang
penulis. Rudi selalu menyamarkan identitasnya agar tidak terlihat sombong. Ia hanya
ingin menjadi anak yang rendah hati sesuai keinginan kedua orang tuanya yang
telah meninggalkannya.
Sedangkan buku yang
sering Rudi baca adalah karyanya sendiri. Adapun kosong selama ini karena
keinginannya menulis hilang. Semenjak kepergian orang tuanya. Eliyana kaget
dibuatnya, tetapi senang karena penilai Eliyana benar. Perasaan Eliyana lah
yang membawanya kedepan pintu gerbang yang paling indah. Akhirnya Eliyana dan Rudi
menikah. Semua teman-teman, guru-guru, dan para kerabat datang semua.Rudi tetap membiarkan Eliyana
dengan tujuannya yaitu setelah menikah Eliyana kuliah. Demi istrinya tercinta Rudi
bekerja keras sekuat tenaga yang terpenting dalam menjalani kehidupan ini punya
arti yaitu cinta.


0 komentar:
Post a Comment