CAHAYA KEBANGKITAN
Terdengar suara samar
di telinga Irwan. Setiap hari seperti biasa semakin jelas. Suara tersebut
menghantui Irwan. Suara wanita tersebut selalu menyuruh Irwan untuk menolongnya.
Irwan menjadi resak sekali. Irwan seperti orang yang depresi. Suara-suara itu
menjadi dirinya tertekan dibuatnya.
“Haaaa...
hentikan.....!,” teriak Irwan.
Demi menghilangkan
suara-suara yang membuat Irwan gelisa. Ia mengikuti panggilan suara tersebut. Suara
tersebut menyuruhnya untuk datang ke suatu tempat di sebuah gunung di belakang
rumah Irwan. Siang hari itu Irwan
datang ketempat tujuan yang di perintahan suara yang mendengung di telinga
Irwan. Menuju tempat cukup sulit harus melewati hutan, sungai, dan sampai harus
melewati tebing yang terjal dan licin kalau tidak hati-hati bisa jatuh kejurang
yang sangat dalam tak berhujung.
Sekian lama berjuang
sampai tujuan akhirnya sampai dengan
selamat dengan susah payah. Suara tersebut makin jelas. Irwan melihat sebuah
gua kecil. Kemudian masuklah ke dalam dengan rasa takut. Dengan memberanikan
diri demi untuk menyelesaikan masalahnya. Dengan sebuah senter Irwan untuk
memperjelas langkahnya dari kegelapan gua. Irwan harus berhati-hati dalam
langkahnya. Tiba-tiba Irwan terpeleset kemudian terperosok kedalam sebuah
tempat yang lembab. Senternya jatuh jauh dari tanggannya. Dengan susah payah Irwan berhasil mendapat senternya. Dihidupkanlah
senternya ternyata bangkei hewan mati
dalam gou dan sudah lama di rubungi oleh serangga dan hewan melata. Irwan terkejut dan kemudian
berlari dari tempat ia terjatuh.
Masuk lebih dalam
kedalam gua. Melihat indahnya goa dihiasi oleh batu-batu yang bercahaya. Mata Irwan
melihat terbelangak ternyata Irwan melihat sebuah kapal yang berukuran cukup
besar. Suara mengarahkan Irwan masuk saja. Sampai dalam kapal tiba-tiba Irwan
sudah berada di dunia lain. Irwan terkejut bukan main dibuat oleh suara
yang menyuruh dia datang. Perjalan Irwan masih
jauh harus melewati teriknya matahari. Gurun pasir yang luas. dengan penuh
keletihan Irwan tetap melangkah sampai tujuan. Akhirnya perjuangannya Irwan
sampai juga pada sebuah Istana yang memukau. Irwan terkesan dengan suasana yang
ada. Ia disambut hangat dengan para penduduk di dalam istana.
Ternyata didalam istana
sang Putri telah tertidur lama. Untuk menjaga istana dari serangan musuh ia
telah menghabiskan banyak energi. Belum lagi ternyata ada salah satu bawahannya
yang berkhianat untuk menjatuhkan kekuasaan sang Putri. Perdana menteri
kerajaan mencuri energi kehidupan sang Putri yang terserap dalam sebuah batu
bercahaya.
Irwan merasa bingung
dibuat keadaannya. Karena Irwan adalah orang yang terpilih yang bisa mendengar
panggilan sang Putri. Disuruh untuk menemukan batu bercahaya tersebut yang
kabarnya sekarang berada di kerajaan
kegelapan. Irwan tidak sendiri dalam petualangannya. Bersama hewan kecil yang
mirip seperti marmut berwarna kuning dengan buntut yang panjang dan memiliki
sepasang sayap yang lucu. Irwan diberi bekal sebuah tas yang berisi dengan
semua keperluannya. Ditambah sebuah pedang kecil untuk melindungi Irwan dari
serangan musuh yang tidak terduga-duga.
Sebelum Irwan berangkat
dalam pertualanganya. Irwan di jamu dengan penuh kemewahan dan istirahat di
tempat paling indah. Keesokan harinya Irwan mulai pertualangan menuju kerajaan
kegelapan dan menghadapi musuh yang sangat kuat. Sebenarnya Irwan sedikit
takut, tetapi demi sang putri dan rakyat yang baik sama Irwan maka ia menguatkan
dirinya.
Pertualangan baru di
mulai. Dalam perjalan menuju kerjaan
kegelapan Irwan harus masuk kesebuah hutan yang paling menyeramkan. Penuh kehati-hatian
langkah Irwan melewati hutan tersebut. Ternyata di tengah hutan Irwan di
hadang monter kalajengking. Irwan berusaha menghindari serangan monster
kalajengking dan sesekali mencoba menyerang. Makluk kecil yang bernama Yoyo berjuang bersama Irwan menyerang musuh. Irwan mulai kewalahan
menghadapi monster tersebut. Dengan penuh semangat perjuangan Yoyo berevolusi
menjadi monster yang mirip seperti singa punya sayap. Yoyo mengeluarkan sebuah
bola api dan di tembakkan ke monster kalajengking. Akhirnya monster tersebut
hancur lebur dengan hantaman panasnya bola api.
Kemudian Yoyo berubah
kembali seperti semula. Pertualangan Irwan berlanjut kembali dan menuju sebuah
sungai. Sampai di pinggir sungai Irwan beristirahat dan mencari makan. Irwan mengeluarkan
semua keperluanya dari tas yang diberikan oleh orang kepercayaan sang Putri.


0 komentar:
Post a Comment