CAHAYA KEBANGKITAN

Posted By Cerpen universal on Friday, May 8, 2015 | May 08, 2015

CAHAYA KEBANGKITAN

Terdengar suara samar di telinga Irwan. Setiap hari seperti biasa semakin jelas. Suara tersebut menghantui Irwan. Suara wanita tersebut selalu menyuruh Irwan untuk menolongnya. Irwan menjadi resak sekali. Irwan seperti orang yang depresi. Suara-suara itu menjadi dirinya tertekan dibuatnya.

“Haaaa... hentikan.....!,” teriak Irwan.

Demi menghilangkan suara-suara yang membuat Irwan gelisa. Ia mengikuti panggilan suara tersebut. Suara tersebut menyuruhnya untuk datang ke suatu tempat di sebuah gunung di belakang rumah Irwan. Siang hari itu Irwan datang ketempat tujuan yang di perintahan suara yang mendengung di telinga Irwan. Menuju tempat cukup sulit harus melewati hutan, sungai, dan sampai harus melewati tebing yang terjal dan licin kalau tidak hati-hati bisa jatuh kejurang yang sangat dalam tak berhujung.

Sekian lama berjuang sampai tujuan akhirnya sampai  dengan selamat dengan susah payah. Suara tersebut makin jelas. Irwan melihat sebuah gua kecil. Kemudian masuklah ke dalam dengan rasa takut. Dengan memberanikan diri demi untuk menyelesaikan masalahnya. Dengan sebuah senter Irwan untuk memperjelas langkahnya dari kegelapan gua. Irwan harus berhati-hati dalam langkahnya. Tiba-tiba Irwan terpeleset kemudian terperosok kedalam sebuah tempat yang lembab. Senternya jatuh jauh dari tanggannya. Dengan susah  payah Irwan berhasil mendapat senternya. Dihidupkanlah senternya ternyata  bangkei hewan mati dalam gou dan sudah lama di rubungi oleh serangga dan  hewan melata. Irwan terkejut dan kemudian berlari dari tempat ia terjatuh.


Masuk lebih dalam kedalam gua. Melihat indahnya goa dihiasi oleh batu-batu yang bercahaya. Mata Irwan melihat terbelangak ternyata Irwan melihat sebuah kapal yang berukuran cukup besar. Suara mengarahkan Irwan masuk saja. Sampai dalam kapal tiba-tiba Irwan sudah berada di dunia lain. Irwan terkejut bukan main dibuat oleh suara yang  menyuruh dia datang. Perjalan Irwan masih jauh harus melewati teriknya matahari. Gurun pasir yang luas. dengan penuh keletihan Irwan tetap melangkah sampai tujuan. Akhirnya perjuangannya Irwan sampai juga pada sebuah Istana yang memukau. Irwan terkesan dengan suasana yang ada. Ia disambut hangat dengan para penduduk di dalam istana.

Ternyata didalam istana sang Putri telah tertidur lama. Untuk menjaga istana dari serangan musuh ia telah menghabiskan banyak energi. Belum lagi ternyata ada salah satu bawahannya yang berkhianat untuk menjatuhkan kekuasaan sang Putri. Perdana menteri kerajaan mencuri energi kehidupan sang Putri yang terserap dalam sebuah batu bercahaya.

Irwan merasa bingung dibuat keadaannya. Karena Irwan adalah orang yang terpilih yang bisa mendengar panggilan sang Putri. Disuruh untuk menemukan batu bercahaya tersebut yang kabarnya  sekarang berada di kerajaan kegelapan. Irwan tidak sendiri dalam petualangannya. Bersama hewan kecil yang mirip seperti marmut berwarna kuning dengan buntut yang panjang dan memiliki sepasang sayap yang lucu. Irwan diberi bekal sebuah tas yang berisi dengan semua keperluannya. Ditambah sebuah pedang kecil untuk melindungi Irwan dari serangan musuh yang tidak terduga-duga.

Sebelum Irwan berangkat dalam pertualanganya. Irwan di jamu dengan penuh kemewahan dan istirahat di tempat paling indah. Keesokan harinya Irwan mulai pertualangan menuju kerajaan kegelapan dan menghadapi musuh yang sangat kuat. Sebenarnya Irwan sedikit takut, tetapi demi sang putri dan rakyat yang baik sama Irwan maka ia menguatkan dirinya.

Pertualangan baru di mulai. Dalam perjalan menuju  kerjaan kegelapan Irwan harus masuk kesebuah hutan yang paling menyeramkan. Penuh kehati-hatian langkah Irwan melewati hutan tersebut. Ternyata di tengah hutan  Irwan di  hadang monter kalajengking. Irwan berusaha menghindari serangan monster kalajengking dan sesekali mencoba menyerang. Makluk kecil yang bernama  Yoyo berjuang bersama Irwan menyerang musuh. Irwan mulai kewalahan menghadapi monster tersebut. Dengan penuh semangat perjuangan Yoyo berevolusi menjadi monster yang mirip seperti singa punya sayap. Yoyo mengeluarkan sebuah bola api dan di tembakkan ke monster kalajengking. Akhirnya monster tersebut hancur lebur dengan hantaman panasnya bola api.

Kemudian Yoyo berubah kembali seperti semula. Pertualangan Irwan berlanjut kembali dan menuju sebuah sungai. Sampai di pinggir sungai Irwan beristirahat dan mencari makan. Irwan mengeluarkan semua keperluanya dari tas yang diberikan oleh orang kepercayaan sang Putri.
Blog, Updated at: May 08, 2015

0 komentar:

Post a Comment