SPAGHETTI
Tiara telah membeli semua bahan-bahan untuk memasak makan di supermarket. Di dapur, ya Tiara mulai memasak makan yang ia inginkan. Dengan seriusnya memasakan makan yang di masak. Singkat waktu. Makanan pun jadi. Tiara pun mencoba makan masakannya.
"Eeeem. Kaya ada yang kurang ya. Gagal ini mah," kata Tiara.
Tiara pun mulai memasak lagi dengan serius, ya memperbaiki kesalahan dalam memasak sampai tuh masakan jadi di piring sudah yang ke tiga kalinya.
"Apa yang kurang dari masakan ku, masakan masih belum sempurna?!" kata Tiara.
Tiara berhenti memasak di dapur, ya ke ruang tengah. Tiara duduk di sofa sambil mendengarkan lagu tentang cinta di Hp nya. Tiara pun mulai teringat dengan masakan Ibu dan Ibu menyajikan makan yang di masak Ibu ke Tiara.
"Masakan itu di buat dengan penuh cinta, tujuannya yang memakannya rasa senang memakannya," kata Ibu.
Tiara pun mengerti setelah mengenang Ibu. Tiara pun mematikan musik di Hp-nya, ya segera ke dapur untuk memasak lagi. Tiara pun serius memasak makan. Sampai tuh masakan jadi. Tiara mencobanya.
"Enak rasa makan yang aku buat, benar kata Ibu....harus di buat dengan bumbu cinta jadi rasanya pas," kata Tiara.
Tiara pun memasukkan masakan yang di buatnya ke salam kotak makan. Tiara pun segera pergi untuk menemui Edwin, pacarnya Tiara untuk memberikan makan yang di buat sepenuh hati. Sampai di apartemen Edwin. Pintu apartemen tidak terkunci. Tiara masuk ke dalam apartemen. Tiara terkejut melihat Edwin bersama Siska, ya temannya Tiara.
"Kalian berdua....ternyata main di belakangku seperti ini," kata Tiara.
Siska tidak bisa berkata-kata karena ketahuan berselingkuh dengan Edwin. Ya Edwin ingin membela dirinya dan demi Siska yang ia cintai, ya dengan berkata "Aku cintanya Siska....bukannya kamu!"
Tiara tidak peduli omongan Edwin yang sok menunjukkan kebenaran padahal salah karena selingkuh dengan sahabat baiknya, Siska itu. Tiara pun meninggalkan apartemen tersebut dengan meneteskan air mata.
Tiara berusaha menghapus air matanya. Saat Tiara duduk di taman.
"Usaha ku hari ini gagal semuanya demi cinta. Makan yang aku buat sia-sia," kata Tiara penuh rasa kecewa.
Tiara ingin membuang kotak makan tersebut ke tempat sampah, tapi tidak jadi. Heru melihat Tiara di taman jadi menghampirinya.
"Tiara," kata Heru.
Tiara melihat Heru yang berdiri di hadapannya.
"Kak Heru," kata Tiara.
Tiara pun bangun dan memeluk Heru sambil menangis dan berkata "Apa kurang ku ya Kakak?!"
Heru yang terkejut dengan keadaan Tiara, ya berkata "Tenang...ya Tiara!"
Heru dan Tiara tidak berpelukan lagi. Tiara menghapus air mata di pipinya. Keduanya duduk di kursi. Tiara pun bercerita tentang Edwin yang selingkuh dengan Siska. Heru memberikan masukkan yang baik pada Tiara, ya agar jauh lebih tenang lagi. Tiara pun tenang setelah curhat banyak pada Heru. Masakan yang di buat Tiara untuk Edwin dan hendak mau buang tong sampah karena kecewa, ya di berikan pada Heru.
Heru, ya senang menerima makan yang di berikan Tiara. Dibukalah kotak makan itu.
"Spaghetti....makan kesukaan ku," kata Heru.
Heru memakan spaghetti buatan Tiara yang enak yang di buat dengan rasa cinta. Tiara senang makan yang di buatnya di makan orang sayang pada dirinya. Tiara baru mengerti yang ia cintai sebenarnya adalah Heru.
Spaghetti habis di makan Heru.Tiara pun senang melihat makan yang di buatnya habis di makan Heru. Ya keduanya meninggalkan tempat tersebut dan menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Satu hari setelah itu. Heru pun menyatakan cinta pada Tiara. Ya Tiara menerima cinta Heru. Hubungan terjalin dengan baik. Di rumah Tiara. Heru memang dateng bertamu karena undangan Tiara untuk makan malam. Tiara pun masak makan yang di sukai Heru, spaghetti. Makan malam pun berjalan dengan baik. Sampai keduanya pun berdansa di ruang tengah untuk moment keduanya. Heru benar-benar cinta Tiara dan Tiara pun benar-benar cinta Heru. Keduanya benar-benar bahagia.

0 komentar:
Post a Comment