PENCULIKAN

Posted By Cerpen universal on Saturday, May 30, 2020 | May 30, 2020

PENCULIKAN

Johan pulang ke rumah dengan keadaan kacau karena kalah di meja judi. Baru duduk di ruang tamu, ya Johan di datengin oleh Albert bersama anak buahnya.

"Johan, aku kesini untuk menagih hutang. Uang yang kamu pinjam kemarin beserta bunga," kata Albert.

"Maaf Abang Albert aku belum punya uang, jadi beri aku waktu untuk melunasi hutang aku beserta bunganya," kata Johan memohon gitu.

"Baiklah aku beri waktu satu minggu Johan. Jika telat kamu tahu akibatnya," kata Albert yang tegas.

"Iya, Bang," kata Johan.

Albert beserta anak buahnya meningalkan rumah Johan. Ya Johan kacau banget karena dalam satu minggu harus mendapatkan uang 500 juta. Saat itu Beni sedang asik baca majalah di ruang tengah dan Anto sedang asik nonton Tv. Johan pun berkata kepada kedua temannya "Kalian berdua ada cara mendapatkan uang 500 juta dalam satu minggu?".

"Buju buset...500 juta mendapatkan dalam satu minggu," kata Anto.

"Aku tidak tahu cara mendapatkan uang 500 juta dalam satu minggu," kata Beni yang masih asik baca majalah.

"Gimana kalau kita menculik orang kaya dan minta tebusan," kata Johan.

"Kalau itu mungkin bisa mendapatkan uang 500 juta dalam satu minggu, tapi masalah urusan pasti polisi," kata Anto.

"Polisi itu urusan belakangan yang penting rencana ku berhasil," kata Johan.

"Siapa yang di targetin untuk di culik dan minta tebusan 500 juta?" kata Beni.

Johan pun berpikir dan melihat majalah yang di baca Beni.

"Gimana menculik artis yang ada di majalah ini?!" kata Johan.

"Syahrini, yang cetar menggelegar gitu," kata Beni. 

"Ok, tidak ada masalah," kata Anto. 

"Syahrini idola aku tapi kalau menculik Syahrini para bodyguard-nya ini yang harus kita tangani sebaik mungkin," kata Beni. 

"Pengawalnya. Gampang di atur. Anto sekarang siapkan senjata. Beni buat bom rakitan. Kita mulai penculikan Syahrini!" kata Johan. 

"Siap!!" kata Anto dan Beni bersamaan. 

Johan, ya menyiapkan rencana terbaik penculikan Syahrini agar berhasil. Anto telah menyiapkan senjata pistol untuk menjaga diri dan perang. Beni pun membuat bom rakitan dengan baik. Johan pun menyamar ke kantor polisi untuk membuat SIM, ya sekalian menaruh bom rakitan di tempat tidak ketahuan polisi. Rencana berjalan dengan baik, ya bom rakitan meledak di kantor polisi, tapi bom tidak berdampak besar hanya ledakan saja untuk membuat panik panik polisi jadi fokus pada teror bom. 

"Rencana ku berhasil mengacaukan kantor polisi. Sekarang menculik Syahrini dan sekaligus menangani para pengawalnya," kata Johan yang senang. 

Johan beserta teman-temannya bergerak menculik Syahrini setelah usai menyanyi di stasiun Tv. Ya ketahuan dengan Bonar, bahwa Syahrini di culik terjadi perkelahian Johan dengan Bonar di tempat parkir. Johan, ya berhasil mengalahkan Bonar sampai tidak berdaya di lantai aspal. Reino Barack marah besar karena istrinya di culik, jadi memerintahkan para pengawal pribadi untuk mengejar penjahat.

Johan, ya tidak bisa mengalahkan para pengawal Syahrini yang banyak, jadi Johan melemparkan bom asap yang di modifikasi oleh Beni menjadi bom asap bius...maka itu semua pengawal pribadi ya pingsan semua karena menghirup bom asam bius. Johan, Beni dan Anto memakai masker. Dengan menggunakan mobil, Johan membawa Syahrini yang di buat pingsan menuju tempat persembunyiannya. Sampai di rumah tua, ya segera Johan meminta tebusan kepada Reino Barack, tebusan sebesar 2 Milyar. Reino Barack yang cinta pada istri, ya menyiapkan uang 2 Milyar. Segera Reino Barack membawa uang tebusan di tempat di tentukan di sebuah taman. Polisi, ya bekerja sama dengan Reino Barack untuk menangkap penjahat. Johan tahu pergerakan Polisi yang membantu Reino Barack, jadi Johan menyebarkan teror bom rakitan di mal, rumah sakit, pasar tradisional dan stasiun kereta api. Bom pun meledak sesuai rencana Johan tapi tidak berdampak besar hanya membuat panik saja. Polisi pun mulai fokus dengan teror bom, jadi masalah penculikan pun agak renggang penjagaan. Johan mendapatkan uang tebusan dari penculikan Syahrini. Anto pun membebaskan Syahrini di pemukiman penduduk miskin. Reino Barack menjemput Syahrini di pemukiman penduduk miskin. 

Johan, Beni dan Anto berhasil rencananya mendapatkan uang 2 Milyar. Ya segeralah Johan membayar hutang ke Albert dengan bunganya. Setelah itu, Johan, Beni dan Anto pun meninggalkan kota Jakarta menuju kota Malang. Sampai di kota Malang, Johan dan kawan-kawan di tangkap polisi berdasarkan informasi yang di berikan Erwin. Johan dan kawan-kawan pasrah di tangkap polisi, walau sebenarnya sih terjadi baku tembak sih tapi karena Anto dan Beni tertembak jadi menyerahlah Johan. 

Albert pun di tangkap polisi berdasarkan laporkan Johan. Ternyata Johan di jebak di meja judi untuk berhutang pada Albret. Uang 2 Milyar pun di kembalikan polisi ke Reino Barak. Syahrini pun senang dirinya selamat dari penculikan karena berkat polisi dan juga suami tercinta Reino Barak. Tetap saja Syahrini berterimakasih juga pada pengawal pribadinya. 

***

Erwin yang memberi informasi ke polisi tentang Johan, ya asik aja nonton Tv tentang Syahrini yang cetar menggelegar gitu tentang dirinya di culik oleh penjahat. Erwin pun segera mematikan Tv, ya keluar dari rumahnya untuk main ke rumahnya Amanda untuk pendekatan lagi demi mendapatkan cinta Amanda. 
Blog, Updated at: May 30, 2020

0 komentar:

Post a Comment