ARWAH PENASARAN

Posted By Cerpen universal on Saturday, May 23, 2020 | May 23, 2020

ARWAH PENASARAN

Malam yang tenang. Tatang bangkit dari kuburnya, ya menjadi arwah penasaran. Tatang pun langsung terbang menuju rumah teman baiknya Surya. Sampai di rumah Surya, ya Tatang yang menjadi arwah penasaran...ya muncul tiba-tiba di hadapan Surya yang sedang asik makan mie rebus.

Surya ketakutan melihat hantu Tatang sampai bersembunyi di bawah kolong meja. 

"Tatang ampuni aku. Jangan mendatangi aku Tatang!" kata Surya sambil menutup mata.

Tatang mendekati Surya. Makin ketakutan Surya di dekat Tatang, ya membuka mata gitu. Surya menjauhi Tatang. 

"Berhenti, jangan kamu menjauh dari aku!" kata Tatang.

"Baiklah," kata Surya dengan tubuh gemetaran.

"Surya, teman ku yang baik. Kamu masih punya hutang dengan aku jadi aku sekarang menagihnya," kata Tatang.

"Ampun Tatang. Kamu mendatangi aku karena hutang. Aku bayar sekarang, setelah itu kamu pergi dari sini. Jangan menghantui aku," kata Surya.

"Aku ingin," kata Tatang masih berpikir.

"Uang, ya aku ambil di Bank dan aku serahkan ke kamu Tatang. Untuk membayar utang. Memang sih aku pinjam uang sama kamu pada saat kamu hidup. Aku mengulur waktu membayarnya, karena aku butuh uang untuk hidup aku yang kacau. Sekarang mendingan. Kamu sudah mati selama 40 hari. Jadi aku mau membayarnya juga bingung lah, " pengakuan Surya.

"Aku, ini arwah penasaran. Tidak perlu uang lagi. Cuma aku ingin kamu nolong, aku" kata Tatang.

"Sip bukan uang. Baiklah aku tolong. Apa yang bisa aku kerjaan untuk mu Tatang," kata Surya.

"Ambil buku di rumah aku yang berisi tentang rahasia hidup ku dan berikan pada Lina!" kata Tatang.

"Baiklah Tatang," kata Surya.

Surya pun berbenah diri ya segera keluar rumah. Dengan mengendarai motor, Surya ke rumah Tatang untuk mengambil buku. Tatang, ya nyantai di rumahnya Surya...ya ingin merasakan dirinya masih hidup dengan cara nonton Tv. Tatang pun terhibur dengan tontonan Tv yang menarik. 

***

Surya pun sampai di rumah Tatang, ya bertamu sih. Dengan baik-baik Surya meminta buku ke Ibu Tatang yang di simpan di kamar Tatang. Ibu Tatang, ya mengambilkan buku tersebut dan di berikan ke Surya. Lalu Surya pamitan dengan Ibu Tatang dan segera pergi ke rumah Lina. 

***

Tatang, ya masih nonton Tv karena tontonan Tv bagus banget. 

"Aku ingin ke studio Tv. Oh iya...aku arwah. Jadi aku gampang ke studio Tv," kata Tatang. 

Tatang pun menghilang dan terbang menuju studio Tv. Sampai di studio Tv. Tatang melihat semua orang sibuk bekerja di studio Tv. Tatang tertarik acara Tv baru mulai untuk di publikasikan live. Ternyata acara di studio Tv berkaitan dengan Ayat-ayat AL Qur'an. Tatang, sebagai arwah penasaran terpental sampai ke luar gedung. Tatang pun lebih baik balik ke rumahnya Surya. 

***

Surya pun sampai di rumah Lina dan segera memberikan buku ke Lina. Buku di baca Lina dengan baik, ya isinya tentang puisi untuk Lina. Air mata Lina pun jatuh ke buku dan berkata "Aku ikhlas kepergian Tatang untuk selamanya". 

Surya pun pamit dari rumah Lina. Segera Surya balik ke rumahnya. Sampai di rumah. Surya meliha Tatang yang bersantai nonton Tv. 

"Tatang, buku mu telah ku serahkan ke Lina. Kata Lina, ia ikhlas kepergian mu," kata Surya. 

"Aku senang Lina telah ikhlas. Terima kasih atas bantuannya teman baik. Aku bisa tenang sekarang," kata Tatang. 

Tatang pun menghilang untuk selamanya. Surya pun senang Tatang sudah tenang, jadi kehidupan Surya kembali normal. 
Blog, Updated at: May 23, 2020

0 komentar:

Post a Comment