KAMEN RIDER FAIZ
Jin sedang berjalan-jalan sih, hendak ke mini market. Seorang wanita di jambret dan berteriak "Tolong". Saat penjahat yang menjambret dan lari ke arah Jin, ya langsung di tendang penjahat sampai terpental dan deplok di tortoar.
"Brengsek," kata penjahat.
Muncul dua orang dengan mengendarai motor dan berhenti, tidak jauh dari penjahat yang bangun dari keadaannya.
"Ada yang main-main dengan kita," kata penjahat.
Jin pun tidak takut menghadapi tiga penjahat sekaligus. Tiga penjahat menyerang Jin, ya ada membawa tongkat bisbol. Jin menghindari serangan para penjahat dan mencari celah yang tepat untuk menjatuhkan. Saat yang tepat banget, Jin meninju muka penjahat, sampai bengep dan di tambah tendangan yan kuat banget....sampai penjahat terpental jauh.
Jin pun menangkap tongkat bisbol dengan tangan kirinya yang kuat dan langsung di tinjunya....penjahat sampai gigi rontok dan di tambah tendangan yang kuat ke perut penjahat, ya terpentallah. Penjahat menyerang gitu, pake pisau. Jin menghindari serangan tersebut dan langsung mematahkan serangan tersebut sampai pisau jatuh. Jin meninju muka penjahat tersebu.
Ketiga penjahat kalah telah dan berusaha kabur. Ternyata petugas keamanan lingkungan dateng langsung menangkap tiga penjahat dan di bawa ke kantor. Petugas keamanan pun memberikan tas yang di jambret kepada pemiliknya.
Jin berjalan lagi. Tahu-tahu mobil hitam berhenti tepat di depan Jin. Keluarlah orang-orang yang berjas hitam dan menyemprotkan gas ke Jin. Seketika Jin pingsan. Lalu orang-orang yang berjas membawa Jin masuk ke dalam mobil hitam.
"Cepat berangkat," kata salah satu orang berjas hitam.
Sopir pun segera membawa mobil dengan cepat ke suatu tempat yang cukup jauh dan rahasia. Sampai di tempat. Jin di bawa ke dalam ruangan yang tertutup.
"Lapor Pak, target sudah ada di ruangan," kata pemuda berjas hitam.
"Bagus, kalau begitu proses penelitian segera di mulai," kata Pak Angkor.
Semuanya sudah siap di tempat kerjaan masing-masing. Tahu-tahu gedung yang di jaga ketat di bobol monster Serigala sampai masuk ke ruangan di mana Jin di sekap.
"Lepaskan monster Sentaurus," kata Pak Angkor.
Sentaurus mengamuk dan menyerang monster Serigala. Pertarungan sengit antara monster Sentaurus dan monster Serigala. Ternyata monster Sentaurus memukul monster Serigala sampai terpental dan menabrak tembok.
"Kuat juga lawan ku," kata monster Serigala.
Monster Serigala pun berubah menjadi seorang pemuda, lalu berubah jadi Kamen Rider Faiz. Monster Sentaurus berlari dengan cepat ke Faiz dan melakukan serangan berupa tinjuan. Faiz mengelaknya dengan santai, jadi monster Sentaurus meninju tembok.
"Sekarang giliran ku," kata Kamen Rider Faiz.
Faiz pun meninju monster Sentaurus bertubi-tubi sampai terpental jauh. Saat monster Sentaurus bangun dari keadaannya. Faiz melompat dan menerjang monster Sentaurus dengan tendangan yang kuat dan mematikan.
Monster Sentaurus kalah dan jatuh di lantai dengan keadaan mati. Faiz pun menggendong Jin dan di bawa ke luar gedung rahasia.
"Rencana ku gagal," kata Pak Angkor yang kesal banget.
***
Sampai di taman. Kamen Rider Faiz yang telah berubah jadi pemuda dan meninggalkan Jin di tempat duduk di taman, segera pergi dari tempat tersebut dengan mengendarai motornya.
Jin pun sadar dari keadaannya.
"Dimana aku," kata Jin.
Jin melihat keadaan sekitarnya.
"Aku di taman. Bukannya aku merasa di dalam ruangan. Ah mungkin mimpi," kata Jin.
Jin pun memeriksa jam di tangannya.
"Astaga, aku tidak bermimpi. Aku di culik. Tetapi kenapa aku di taman? Ah sudahlah, lebih baik aku pulang saja," kata Jin.
Jin pun meninggalkan taman tersebut menuju rumahnya. Sampai di rumah. Jin di marahin Bapaknya. Ya Jin pun sudah memberikan penjelasan kenapa dirinya pulangnya hampir pagi?!. Tapi Bapaknya tetap memarahin Jin. Ya Jin menerima nasifnya. Setelah itu di Jin di suruh Bapaknya beres-beres rumah sampai jadi rapih dan bersih. Ya..dengan baik Jin menjalankan perintah Bapaknya.


0 komentar:
Post a Comment