SARAS
Suatu hari yang cerah sekali. Saraswati berjalan menuju rumahnya. Saat di persimpangan jalan, Saraswati melihat seekor kucing yang menyebrang jalan dan juga ada mobil lewat jalan itu. Dengan berlari cepat, Sarah menuju kucing untuk di selamatkan agar tidak di tabrak mobil.
Saraswati berhasil menyelamatkan kucing tersebut, lalu segera pulang ke rumahnya. Sampai di rumahnya Saraswati, seperti biasa menjalan aktivitas seperti biasanya belajar dan membantu Ibu. Waktu telah berganti malam. Saraswati istirahat di kamarnya untuk tidur. Kucing yang di tolong Saraswati, tadi siang datang kerumahnya. Kucing pun masuk kamarnya Saraswati dan menyentuh keningnya, saat Saraswati tidur.
"Aku akan memberikan kekuatan ku, pergunakan kekuatanku di jalan kebaikan," kata Kucing.
Energi yang berasal dari kucing masuk ke dalam tubuh Saraswati yang tidur lelap sekali. Urusannya selesai, kucing segera meninggalkan kamar Saraswati dengan keluar lewat jendela kamar. Esok paginya. Saraswati menjalankan aktivitasnya ke sekolah sebagai murid SMA kelas 3. Saat di jalan menuju sekolah. Saraswati melihat anak berandalan menghajar temannya Saraswati, Beno. Ya Saraswati tidak tinggal diam begitu saja, langsung menolong temannya. Memang Saraswati, pandai bela diri karate jadi mampu menghadapi anak berandalan yang menghajar Beno.
Pertarungan memang sengit banget antara Saraswati dengan berandalan. Tapi Saraswati berhasil mengalahkan semua anak berandalan sampai meninggalkan tempat tersebut. Bono pun di antarkan Saraswati ke UKS, untuk di obatin. Setelah itu Saraswati dan Bono menjalankan aktivitas seperti biasa di sekolah yaitu belajar dan belajar.
Sampai waktunya pulang sekolah. Bono pun ingin mentraktir Saraswati yang telah menolongnya dari anak-anak berandalan. Saraswati dan Bono sampai di kafe. Lagi asik makan dan minum di kafe dan ngobrol Bono dan Saraswati. Terjadi kegaduhan di karenakan perampokan di Bank, sampai menyandera anak gadis. Saraswati dan Bono ingin melihat kejadian perampokan di Bank.
Diantara kerumunan manusia dan petugas polisi. Saraswati yang sifatnya nekat ingin menolong, lalu menyelinap masuk ke dalam Bank. Terlihat orang-orang di sandera penjahat bersenjata. Saraswati pun, bener-bener ingin menolong maka dalam hatinya aku ingin menjadi pahlawan super.
Waktu seakan-akan berhenti. Kucing yang di tolong Saraswati muncul di hadapannya dan berkata "Gunakan kekuatan ku untuk menolong orang-orang".
"Aku akan menggunakan kekuatan mu untuk menolong orang-orang," kata Saraswati.
Energi yang besar menyelimuti Saraswati dan mengubahnya menjadi pahlawan super berpakaian hitam dan bertopeng kucing.
"Waktunya Saras beraksi".
Saraswati sudah menjadi pahlawan super, bergerak cepat sekali menyerang para penjahat sampai tidak berkutik lagi dan menyelamatkan para sanderan. Polisi pun baru masuk ke dalam Bank untuk menangkap penjahat yang tidak berdaya lagi. Saras pun langsung pergi meninggalkan tempat tersebut.
Bono memang mencari Saraswati. Sedangkan Saras pun menghilangkan kekuatan supernya di tempat yang sunyi menjadi Saraswati lagi yang biasanya tidak memakai kostum pahlawan super bertopeng kucing.
Saraswati menemui Bono, lalu keduanya pulang ke rumahnya masing-masing. Saat malam hari. Saras mendengar suara gaduh pencurian di rumah di ujung jalan. Saraswati pun berubah menjadi pahlawan super bertopeng kucing. Keluarlah Saras dari kamarnya lewat jendela dan bergerak cepat mencari pencuri.
Sampai di rumah kosong. Pencuri istirahat karena kelelahan berlari dari kejaran para warga. Saras menemukan pencuri dan segera menangkapnya. Tetapi pencuri melawan Saras dengan menggunakan golok. Saras pun sigap menghadapi pencuri bersenjata. Pertarungan sengit banget dan akhirnya Saras mengalahkan pencuri dan golok pun terlepas dari tangan pencuri.
Baru deh Saras membawa pencuri ke kantor polisi bersama barang curian. Pak polisi pun ingin tahu nama yang membawa pencuri ke kantor polisi, maka itu Saras pun berkata "Saras".
Urusan pun selesai Saras pun pulang ke rumahnya dan masuk kamarnya lewat jendela. Di dalam kamar kembali ke wujudnya semula, tidak berkostum pahlawan super bertopeng kucing.
Saraswati pun tidur dengan tenang di kamarnya. Esok pagi. Saraswati seperti biasa menjalankan kewajibannya sebagai pelajar SMA. Saat melintas di persimpangan gang, ada penjual koran yang berteriak keras "Berita terbaru, tentang pahlawan super di kota ini, bertopeng kucing, Saras namanya".
Saraswati tidak peduli koran hari ini, ia bergegas ke sekolah untuk menuntut Ilmu. Sampai di sekolah. Teman-teman Saraswati membicarakan tentang pahlawan super termasuk Bono. Saraswati tetap tidak peduli, karena dirinya hanya ingin menolong orang yang butuh bantuan dirinya, yang mempunyai kekuatan super dan tidak ingin terkenal. Maka Saraswati menjalankan kehidupannya seperti biasanya dan tidak terbebani dirinya menjadi pahlawan super.


0 komentar:
Post a Comment