KESATRIA GARUDA EVO
Hari sudah malam. Pekerjaan pun sudah selesai semuanya. Kasino
menutup restorannya. Saat mau masuk ke dalam mobil Kasino menemukan sebuah
mainan di jalan. Segera Kasino memungut mainan tersebut.
Kasino pun memeriksa mainan tersebut, ternyata mainan yang di
temukan adalah action figur Kesatria Garuda Bima X. Lalu Kasino melilik sana ke
sini tujuan mengembalikan ke pemiliknya. Tapi keadaan lingkungan sudah sepi
banget. Jadi Kasino memutuskan menyimpan mainan tersebut dan berikan ke Dono
dan Indro yang suka mengoleksi mainan actian figur.
Tiba-tiba tabir terselubuh mengenai Kasino dan memindahkan dirinya
ke daerah lain.
"Kok...siang. Bukannya tadi masih malam," kata Kasino
yang terkejut dengan keadaannya.
Kasino pun berusaha tenang menghadapi ujian dari keadaan yang
menimpa dirinya. Semua tiba-tiba berlari menuju Kasino. Tambah bingung Kasino
dengan keadaan yang sifatnya panik karena ada huru hara.
Monster Reptil mengamuk menghancurkan kota. Kasino terkejut banget
karena monster Reptil mau mendekati dirinya. Seorang gadis cantik memegang
tangan Kasino dan menariknya untuk berlari untuk menjauh dari monster Reptil.
Datenglah Kamen Rider Ziro 1 langsung bertarung menghadapi monster
Reptil. Pertarungan sangat sengit antara di jalan kebaikan dan di jalan ke
jahatan. Kasino melihat pertarungan sengit tersebut dari jauh. Tapi sang gadis
yang baru di kenalnya mengajaknya untuk menjauh dari pertikaian.
Sampai di rumah sang gadis. Kasino mulai berkenalan dengan gadis
yang baru di kenalnya. Kasino tahu nama gadis yang baru di kenalnya adalah
Haruka dan juga Haruka pun tahu orang baru di kenalnya namanya Kasino.
Kasino di jamu dengan tradisi budaya Haruka. Lalu Kasino pun
ngobrol tentang lingkungan tempat tinggal Haruka. Di ceritakanlah oleh Haruka
tentang lingkungan tempat tinggalnya yaitu Jepang....ya...cukup panjang lebar.
Yang membuat Kasino bingung kenapa dirinya bisa berinteraksi dengan warga
Jepang pake bahasa Jepang.....padahal dirinya dari Indonesia?.
Haruka pun mengajak ke suatu tempat di mana berkumpul para manusia
yang sedang berkumpul untuk menyatukan visi dan misi untuk mengalahkan para
monster yang telah membuat kehidupan para manusia jadi kacau. Kasino hanya
ikut-ikut saja mengikuti acara di sebuah ruangan yang cukup luas dan aman.
Monster terlalu pintar untuk di kelabui. Di antara warga yang berkumpul
tersebut berubah menjadi sosok yang menyeramkan menjadi monster Katak.
Haruka menarik tangan Kasino pun keluar dari gedung tersebut
karena banyak warga yang berkumpul mati di bunuh monster Katak. Kasino dan
Haruka berlari untuk menghindari bencana pada diri mereka berdua. Monster Katak
mengejar Kasino dan Haruka. Dan Haruka pun di tangkap oleh monster Katak.
Kasino mau menolong Haruka. Datenglah Kamen Rider Decade menghajar monster
Katak dan berhasil menyelamatkan Haruka.
Muncuk lagi monster Gurita yang lebih mengerikan lagi
menghancurkan kota. Haruka mengajak Kasino untuk pergi meninggalkan daerah
kehancuran.
Kasino pun berkata dalam diri saat menggenggam mainan Kesatria
Garuda Bima X "Seandainya...aku bisa bertarung dan
menyelamatkan...masyarakat yang lemah dan tidak berdaya...dari kejahatan para
monster."
Mainan pun bercahaya karena berensonasi dengan keinginan Kasino.
Seketika mainan action figur Kesatria Garuda Bima X berubah menjadi sebuah
sabuk kekuatan dan sebuah kartu berlambang Garuda.
"Jangan ini kekuatan baru dari Kesatria Garuda Bima X, tapi
yang di tulis di kartu ini Api," kata Kasino.
Kasino segera memakai sabuk kekuatan dan memasukan kartu bergambar
Garuda dan berkata "Berubah".
Terjadilah fenomena pada diri Kasino dan berubah menjadi Kesatria
Garuda Api yang berwarna merah yang membara seperti api. Kasino pun bertarung
menghadapi monster Gurita dengan kekuatan barunya. Kasino agak sedikit belum
terbiasa menggunakan kekuatannya. Karena itu monster Gurita berhasil
menjatuhkan Kasino dengan wujud Kesatria Garuda Api.
Kasino pun bangkit untuk mengalahkan monster Gurita dan
menggunakan kartu bergambarkan sebuah pedang dan di masukkan ke dalam sabuk.
Keluarlah dari sabuk sebuah pedang. Kasino menggunakan pedang untuk memotong
tentakel monster Gurita dan langsung menebasnya menjadi dua.
Pertarungan pun selesai juga mengalahkan monster Gurita.
Dari Kesatria Garuda Api kembali ke wujud Kasino yang sebenarnya.
Sabuk kekuatan pun berubah menjadi mainan action figur Kesatria Garuda Bima X.
Kamen Rider Decade berhasil mengalahkan monster Katak juga.
Keadaan pun mulai tenang tidak ada serangan monster yang
menghancurkan kota. Haruka pun menghampiri Kasino dan senang karena Kasino
menjadi pahlawan yang mengalahkan monster jahat.
Haruka mengajak Kasino untuk pulang bersamanya. Sampai di rumah
Haruka seperti biasanya Kasino di jamu dengan makan kas Jepang. Terkadang
Kasino pun belajar juga masakan Jepang untuk beradaptasi di lingkungan yang
baru. Suasana kehidupan pun berjalan normal-normal aja.
Sampai suatu ketika Kasino mengantarkan barang pesan pelanggan
karena memesan makan dari kedai Haruka. Tanah berguncang dengan sangat hebat
sekali seperti gempa bumi. Muncullah istana dari bawah tanah. Pintu gerbang
terbuka dari istana.
Muncullah para monster yang mengerikan. Para Kamen Rider muncul
semuanya untuk mengalahkan para monster yang ingin menghancurkan kota. Haruka
yang khawatir dengan Kasino mencarinya.
Kasino hendak melihat pertarungan para Kamen Rider mengalahkan
monster. Tapi Haruka menghalangi Kasino dengan alasan tidak ingin kehilangan
Kasino.
Dalam hati Kasino berkata "Kenapa jadi
dramatisir...gini...kan cuma melihat dari jauh...tidak akan mati kalau tidak
bertarung?".
Haruka tetap menghalangi Kasino untuk tidak pergi dan mengambil
mainan di tangan Kasino. Tiba-tiba Kasino terpental jauh masuk ke dalam tabir
dan kembali Indonesia saat dirinya hendak memungut mainan Kesatria Garuda Bima
X.
"Loh...aneh. Kayanya aku mengulangi kejadian ini. Apa yang
terjadi yang sebenarnya ya?" kata Kasino.
Kasino melakukan lagi memungut mainan action figur Kesatria Bima X
dan menaruhnya di mobil, lalu meninggalkan tempat tersebut. Sampai di rumah
seperti biasa menjalankan kegiatan ngobrol sama Indro dan Dono. Tapi lama-lama
Kasino melihat Kasino melihat bayangan Haruka dalam keadaan yang mengenaskan.
Kasino tambah bingung dengan keadaannya dan berkata dalam dirinya
"Ini mimpi ataukah kenyataan?".
Kasino tetap biasa-biasa aja menjalankan kehidupan sehari-hari dan
menganggap bayangan Haruka hanya ilusi semata saja. Tapi saat bicara dengan
Dono yang senang mainan action figur "Seandainya....aku ada kesempatan
jadi pahlawan super maka....aku benar-benar menjadi pahlawan super...demi
melindungi yang lemah".
Kasino pun jadi mengerti omongan Dono. Lalu mengambil mainan
action figur Kesatria Garuda Bima X di kamar dan berkata "Aku ingin
kembali ke dunia....Haruka demi melindungi dirinya".
Mainan action figur bercahaya karena keinginan dari Kasino
mengembalikan Kasino saat bicara dengan Haruka yang mengambil mainan dari
tangan Kasino.
"Aku...mengerti ke khawatiran kamu...Haruka. Tapi...aku ingin
bertarung demi melindungi kamu dan warga lain agar dunia kamu damai," kata
Kasino.
Haruka pun mengerti dan memberikan mainan action figur ke Kasino.
Keputusan Kasino sudah mantap bahwa dirinya lebih baik bertarung jika ada
kekuatan dan mengubah kata hatinya yang sejenak ragu-ragu.
Sampai di tempat pertarungan Kasino segera berubah menjadi
Kesatria Garuda Api. Langsung mengalahkan satu persatu monster dengan
bekerjasama dengan para Kamen Rider dan masuk istana. Di aula Raja monster.
Semua Kamen Rider bersiap menghadapi sang Raja Monster Komodo
Dragon yang bertubuh besar banget. Para Kamen Rider menyerang Raja monster
dengan teknik andalan. Sang Raja monster menangkisnya dan di balikkan dengan
kekuatan dua kali lipat dan berakibat para Kamen Rider merasakan kekuatan hebat
dari Raja monster.
Kasino pun baru mengerti omongan Haruka dengan khawatirannya pada
dirinya....bisa mati dalam pertarungan. Tapi keputusan telah di putuskan tidak
bisa lari dari pertarungan jadi Kasino melanjutkan pertarungan.
Tiba-tiba muncul kartu di hadapan Kasino yang bergambar perubahan
Garuda. Segeralah Kasino memakai kartu tersebut dan berubah menjadi Kesatria
Garuda Evo. Dengan kekuatan baru segeralah Kesatria Garuda Evo yang berwujut
keemasan bertarung menghadapi Raja monster sampai tidak ada yang mau mengalah
dalam pertarungan yang sangat sengit.
Sampai ada kesempatan yang paling tepat di tinju bertubi-tubi
untuk menjebol pertahanan Raja monster sampai tidak berdaya. Baru deh Kesatria
Garuda Evo bersama dengan para Kamen Rider menyerang dengan teknik tendangan
langsung di tujukan Raja monster.
Setika juga Raja monster Komodo Dragon hancur berkeping-keping.
Istana pun runtuh. Segera Kesatria Garuda Evo meninggalkan istananya para
monster bersama para Kamen Rider menuju pintu keluar. Kerajaan monster telah
hancur berkeping-keping dan kehidupan kembali benar-benar damai. Para Kamen
Rider kembali ke dunianya masing-masing.
Kesatria Garuda Evo pun kembali menjadi Kasino setelah sabuk di
pinggang di lepas menjadi main action figur Kesatria Garuda Bima X. Haruka pun
dateng menemui Kasino langsung memeluknya sambil berkata "Terimakasih
banyak telah berbuat banyak demi aku...dan masyarakat yang membutuhkan
pertolongan kamu".
"Iya....sama-sama. Tapi jangan begini!. Aku
malu...tahu!!" kata Kasino.
"Oh...maaf," saut Haruka sambil melepaskan pelukannya ke
Kasino.
"Karena urusan aku sudah selesai. Jadi aku ... kembali ke
duniaku. Tepatnya di Indonesia. Jadi aku berikan mainan ini untuk
kamu....Haruka," kata Kasino.
Haruka mengambil mainan yang di berikan padanya "Jadi mainan
ini...untuk aku".
"Sampai jumpa lagi....Haruka. Terimakasih....atas
segala-segalanya. Oh..iya. .masakan yang kamu buat enak banget," kata
Kasino.
"Iya sama-sama. Teman terbaik," saut Haruka.
Kasino pun langsung masuk dalam tabir terselubung kembali ke
dunianya....dimana Kasino sedang berada di dalam kamarnya. Seperti biasa Kasino
keluar dari kamarnya menuju ke ruang tamu....untuk ngobrol dengan Dono dan
Indro.
Haruka pun menjalani hidupnya lebih baik karena keadaan lingkungan
damai dan juga selalu membawa main action figur Kesatria Garuda Bima X....untuk
mengingat teman baiknya....Kasino dari Indonesia.


0 komentar:
Post a Comment