KEMBAR
Pagi yang cerah dan tenang di kediaman Dono. Saat semua Kasino dan
Indro pergi kerja. Dono duduk santai di ruang tamu sambil membaca buku yang
cukup kuno yang berbahasa sangsekerta. Terjadilah fenomena pada tubuh Dono,
lalu menghentikan baca buku tersebut dan di taruh di meja. Dono mulai
bergerak untuk mengambil buku tulis di kamarnya. Ternyata bayangan Dono langsung
menjelma menjadi dirinya dan duduk berdiam diri saja di ruang tamu.
Dono yang membawa buku tulis dan penanya kembali ke ruang tamu
terkejut melihat sosok dirinya diam saja di tempat duduk.
"Siapa kamu yang mirip dengan saya?" tanya Dono.
Sang bayangan mulai berbicara dan menjawab "Saya adalah diri
mu."
Dono mulai bingung sekai lalu berusaha tenang dan duduk bersama
Dono yang lain.
"Kamu asalnya dari mana?" tanya Dono.
"Saya.....bayangan kamu yang tercipta karena kamu membaca
mantra pada buku kuno yang diatas meja itu," kata Dono yang lain.
"Jadi karena buku kuno ini yang saya pinjem dari perpustakaan
daerah. Ternyata adalah mantra dan tantra dari ajaran hindu kuno," kata
Dono.
"Iya..benar," jawab Dono yang lain.
"Jadi kamu bagian dari diri saya dan sekarang saya berbicara
dengan saudara saya sendiri," kata Dono.
"Iya," saut Dono yang lain.
"Kalau kau bener adalah bagian dari diri saya. Siapa orang
yang paling saya cintai sekarang?" kata Dono.
"Wulan dan penggantinya adalah Rara," kata Dono yang
lain.
"Bener juga. Dono yang lain tahu kebenaran saya yang asli.
Kenapa bisa jadi begini? Padahal saya hanya penasaran dengan buku kuno yang
isinya tulisan sangsekerta. Malah menjelma menjadi diri saya lain. Sama aja
saya punya kembaran. Pantes kata orang tua kalau jatuh cinta pada anak
kembar tidak boleh mencintai ke dua-duanya harus satu. Karena tetap satu jiwa.
Gimana ya?" kata Dono.
"Kamu selesaikan saja mantra yang kamu baca pada buku kuno
dan saya akan menghilang dan kembali kepada dirimu," saran Dono yang lain.
"Sesimpel itu. Lama-lama di pikirkan kaya jurus ninja
bayangan seribu. Tapi anehnya ini benar-benar kembar banget gak ada celah
sedikit pun," kata Dono.
Dono pun mengikuti saran Dono yang lain dan mulai mengambil buku
di meja lalu di baca dengan baik sampai selesai. Fenomena terjadi Dono yang
lain mulai menghilang dan kembali menjadi bayangan Dono.
"Iya..bener ia adalah bagian diri ku. Bayangan
ternyata. Kaya cerita Peter Pan yang bisa bertengkar dengan bayangannya,"
kata Dono.
Dono menyimpan buku kuno dengan baik di kamarnya dan akan
memulangkannya ke perpustakaan daerah. Dono mengambil leptopnya di kamar dan
mulai mengetik di ruang tamu dengan santai dan tenang. Tiba-tiba pintu di ketok
dan ada yang mengucap salam "Asalamualaikum."
"Waalaikum salam," kata Dono.
Dono pun membuka pintu dan terkejut sekali.
"Dono..."
"Iya..saya..Dono. Kenapa kan nama saya Dono. Nama boleh
kembar tetapi wujudkan beda," kata Dono yang bertamu ke rumah Dono.
"Iya saya tahu. Ngombrol lebih enak di teras aja. Dan ada apa
kamu kesini?" kata Dono.
"Saya mau menawarkan barang sama kakak. Apakah kakak
berminat," kata Dono yang lain.
"Jadi kamu pekerjaannya sekarang adalah seles toh. Dan ingin
menawarkan barang yang kamu jual. Tapi masalahnya saya tidak berminat untuk
membeli barang kamu. Sekali lagi saya minta maaf," kata Dono.
"Gak apa-apa kakak. Saya permisi dulu ya," kata Dono
yang lain.
"Iya..silakan," jawab Dono.
Dono yang lain melanjutkan aktivitasnya menjadi menjajakan
jualannya dari satu rumah ke rumah yang lain. Dono masuk ke dalam rumah dan tak
lupa menutup pintu.
"Kembar namanya tapi wujudnya beda. Aneh sih. Tapi kalau di
pelajari dari kitab Al Quran pasti jawabannya Adam. Maksudnya sih? Ciptaan
Tuhan semua makluk di muka bumi ini. Manusia itu kembar semua jaman dulunya
sampai sekarang. Jadi benar saya Dono yang cukup dewasa dan anak tadi Dono yang
masih muda dan mengejar mimpinya menjadi orang berhasil. Tetap sama-sama
manusianya.......ya kembar juga akhirnya. Nama boleh sama tapi wujud manusia
dan jiwa di berikan oleh Alloh SWT sama jadi kembar. Jawabannya adalah Rara
pengganti Wulan, maka itu saya harus menjaga Rara dengan cinta yang sedikit
berbeda agar tidak menyinggungnya. Sebenarnya Rara dan Wulan sama-sama wanita
alias kembar jiwanya ciptaan Alloh SWT. Wulan masa lalu yang telah lama
meninggalkan diri saya dan masa depan adalah jawabannya Rara pasangan hidup
saya yang baru. Jadi Al Quran menjawabnya cinta yang sejati adalah cuma satu
bagian anak adam mencari jawaban yang benar. Adam dan Hawa anak kembar ciptaan
Tuhan. Jadi benar jodoh saya selanjutnya yang di ridoi Alloh SWT adalah Rara.
Alloh SWT menyiapkan jodoh terbaik untuk saya adalah satu yaitu Rara. Takdir
telah di tetapkan dari awal penciptaan dunia ini," Dono yang ngomong sendiri
di dalam rumah.
Dono pun mulai melupakan semuanya dan asik duduk di ruang tamu
sambil mengetik di leptopnya dengan penuh ke seriusan menuangkan semua ide-ide
dalam pikirannya sampai selesai tulisannya. Azan dzuhur pun di kumandangkan.
Dono segera melaksanakan kewajibannya sebagai muslim yang baik dan pergi
kemesjid untuk melaksanakan sholat dzuhur.


0 komentar:
Post a Comment