ALBINO BAT

Posted By Cerpen universal on Friday, December 13, 2019 | December 13, 2019

ALBINO BAT

Diyana mendapat info dari Ricat tentang Monster yang menyamar di acara pernikahan di gereja. Esoknya. Diyana menyamar dalam acara pernikahan di gereja. Semua orang berkumpul di gereja. Pastur mulai membacakan perjanjian pernikahan.

Diyana berusaha membuka kedok dari Monster yang menjadi pengantin prianya. Dateng pemuda di dalam pernikahan tersebut dan berkata "Sampai kapan kamu bersembunyi dalam wujud manusia".

Pengantin pria pun berkata "Lagi-lagi kamu White, mengganggu urusan aku".

"Bukan mengganggu, tapi aku ingin memusnahkan kamu, Monster Kalong,"  kata White.

Pengantin pria berubah menjadi wujudnya yang menyeramkan Monster Kalong. Pasangannya si pengantin wanita pingsan. White pun mengeluarkan pedangnya dan menyerang Monster Kalong. Tapi Monster Kalong pun langsung terbang dan pergi meninggalkan gereja. Diyana keluar dari gereja mengejar Monster Kalong. White menyelamatkan pengantin wanita yang selama ini di kendalikan Monster Kalong pake sihir pengendali pikiran.

Pengantin wanita terbebas dari belenggu Monster Kalong dan siuman dari pingsannya. Diyana terus mengejar Monster Kalong sambil menembak dengan pistolnya.

Monster Kalong pun turun dari udara dan menyerang Diyana. Bertarunglah Diyana dengan Monster Kalong, sekuat tenaga.  Ternyata kalah Diyana.

Muncul sesosok pemuda, lalu berkata "Berubah, Albino Bat", dengan memasangkan benda berbentuk kelelawar putih di ikat pinggangnya.

Seketika berubah bentuk jadi pahlawan berkostum seperti kelelawar, tapi berwarna putih. Albino Bat bertarung menghadapi Monster Kalong yang buas banget. Pertarungan sangat sengit banget tidak ada yang mau mengalah, sedangkan Diyana cuma bisa menyaksikan saja.

Kemudian Albino Bat mengeluarkan senjata pamungkasnya yang di keluarkan dari ikat pinggang dengan berkata "Pedang".

Albino Bat menggunakan pedang tersebut untuk menyalahkan Monster Kalong. Ya memang Monster Kalong terdesak banget dengan serangan pedang Albino Bat yang bisa membunuhnya. Maka itu Monster Kalong terbang, tapi Albino Bat bergerak cepat juga dengan terbang juga sambil memotong sayap Monster Kalong. Ya Monster Kalong jatuh di jalan beraspal. Albino Bat turun dengan cepat sekali ke Monster Kalong yang mau bangun dari keadaannya.

"Sampai di sini riwayat mu, Monster," kata Albino Bat.

Terpotong jadi dua Monster Kalong dengan pedangnya Albino Bat. Setelah itu Albino Bat menonaktifkan kekuatannya. Diyana menghampiri pemuda tersebut.

"Hebat kamu Roger," pujian Diyana.

"Iya," saut Roger.

Diyana dan Roger meninggalkan tempat tersebut.

***

Beno selesai membaca tulisan cerpennya Budi yang di taruh di meja dan berkata "Budi kenapa cerita kamu di ubah gitu sih?" kata Beno.

"Cerita mana aku ubah!" kata Budi.

"Kenapa kamu menulis cerpen kamu ini tentang Albino Bat ini kan adaptasi dari Batman yang berwarna hitam?!" kata Beno.

"Ya, memang iya sih. Karena aku bosen dengan warna hitam, ya jadinya di buat aja warna putih, namanya Albino Bat," penjelasan Budi.

"Jadi tidak sesuai dengan aslinya dong ceritanya," kata Beno.

"Nama juga adaptasi cerita, ya suka-suka aku yang menulisnya," kata Budi.

"Kalau begitu juga aku nulis cerita adaptasi pahlawan super yang lainnya, ya suka-suka aku kan," kata Beno.

Beno mulai menulis cerpen tentang pahlawan super yang ingin ia adaptasikan. Budi telah selesai menulis cerpennya, ya di geletakkan aja di meja, karena buat PR, mengarang cerita pendek udah selesai. Maka itu Budi main robot-robotan dan mobil-mobilan.

Blog, Updated at: December 13, 2019

1 komentar:

  1. Daripada anda Bosen dan tidak ada kerjaan ??
    Bagaimana jika kami sarankan untuk mencoba bergabung dan mencoba bermain di Situs game online kami.
    Minimal deposit 15ribu ada New Member 10.000 bisa bermain semua games
    Siapa tahu anda beruntung anda mendapatkan jakpot juta,an bahkan ratusan juta lho.
    Hanya Di edensukses,online..

    ReplyDelete