SAHABAT HANTU

Posted By Cerpen universal on Friday, October 4, 2019 | October 04, 2019

SAHABAT HANTU

Saya memiliki kemampuan melihat hantu....mungkin sudah bakat dari keturunan. Maka itu saya bisa melihat mereka yang ada di sekitar kalian.

"Kau melihat apa?" sekian banyak teman yang mempertanyai saya seperti itu.

"Tak melihat apa-apa?!" jawab saya pergi berlalu.

Saya muak dengan pertanyaan semacam itu. Saat saya sedang menyendiri, tiba-tiba saya mendengar sebuah permainan piano.

"Ya ampun, siapa orang yang memainkan piano sebagus itu," kata hati saya.

Tiba-tiba pandanganku pun tertuju pada seorang gadis sebayaku yang sedang memainkan piano di bawah pohon.

"Ternyata itu sumber suaranya!" celoteh saya.

Saya pun berjalan menuju gadis  itu.

"Pemainanmu sangat bagus," pujian saya sambil bertepuk tangan.

"Oh terima kasih. Hmmm, kau bisa melihat saya...ya?"

Sekarang ia duduk di sebelahku.

"Iya, saya dapat melihat hantu, jawab saya.

"Nama mu siapa?"

"Agnes, kamu?"

"Klara. Saya meninggal dunia karena sakit parah. Dan sebelum meninggal. Saya sempat bermain piano. Karena saya hoby bermain piano," penjelasannya sambil memandang langit.

"Ohhh, sama seperti saya. Sebenarnya saya juga senang bermain piano."

Mereka berdua pun mengobrol  sambil bel berbunyi, lalu menghentikan obrolan mereka. Lama kelamaan, mereka semakin akrab. Bahkan sudah menjadi sahabat selama 2 bulan.

"Klara, kurasa kau harus tenang di alam sana," kata Agnes suatu hari.

"Iya, saya masih bergentayangan seperti ini karena saya masih ingin bermain piano. Sekolahmu sekarang ini adalah sekolah saya yang dulu," jelasnya.

"Pergilah, saya akan selalu bermain piano untuk mengingat kamu."

"Selamat tinggal Agnes!"

Sejak saat itu, Agnes sering bermain piano dan kadang ia sering mendengar suara piano saat sedang menyendiri.
Blog, Updated at: October 04, 2019

0 komentar:

Post a Comment