POCONG
Toni lagi asik mengendarai motornya. Eee tiba-tiba motor mati mesinnya. Mau gak-gak mau Toni dorong motornya mencari bengkel terdekat karena Toni bukan ahli bener mesin motor cuma bisa make aja. Ternyata berjalan jauh dan cape dorong motor. Eeee...gak ketemu juga bengkel motor.
"Dasar sial hari ini. Udah gak punya kerjaan masih juga di kerjain dengan motor butut ini. Gak ada bengkel terdekat lagi," keluh kesal Toni.
Toni terus mendorong motornya sampai melihat cewek cantik yang nunggu angkot.
"Waaw...cantiknya," celoteh Toni memuji.
Toni dengan bersikap manis lewat depan gadis cantik tersebut. Sedangkan gadis cantik dilihat Toni langsung buang muka karena tidak suka di lihat Toni.
Malah Toni bingung dengan sikap gadis yang di lihatnya hanya sekedar lewat. Sampai ujung jalan Toni mendapat bengkel. Montir bengkel menyuruh benerin motor yang rusak sesuai permintaan Toni.
Sambil menunggu motor di benerin Toni minum-minum di kedai minum dekat bengkel untuk menghilangkan haus sambil melihat gadis cantik di ujung jalan masih nunggu angkot. Tapi sekilas Toni terkejut melihat pocong di sebelah gadis yang di lihat di ujung jalan.
Toni tidak percaya dengan penglihatannya dan sambil mengucek-nguceknya dengan tangannya. Ternyata yang di lihat Toni adalah pocong. Ketakutan Toni dan segera membayar minuman kepada pemilik kedai minuman.
Langsung nanyakan motornya sama montir bengkel udah selesai belum di benerin. Montir bengkel pun masih sibuk benerin motot Toni yang masih belum bisa hidup. Toninya sudah ketakutan sekali karena ada pocong. Maka lebih baik motor di titipkan sama montir bengkel dan besok di ambil. Karena permintaan Toni begitu ya...montir bengkel ikutin saja.
Toni mau lari. Eee...pocong di depan mukanya.
"Dasar sial..ini...pocong di depan saya. Pocong....," kata Toni langsung lari.
Orang sekitar yang mendengar omongan Toni yang banter yaitu pocong langsung melihat ke arah kejadian.
"Pocong," teriak semua orang sekitar.
Semua orang meninggalkan pekerjaan mereka semua karena ada pocong. Gadis yang cantik di ujung seberang jalan sudah masuk angkot untuk pulang ke rumahnya tapi tetap di ikuti pocong. Sang gadis tidak sadar kalau di ikuti pocong yang berubah menjadi sopir angkot.


0 komentar:
Post a Comment