KISAH IBLIS
Langit terlihat mendung tanda ingin hujan. Yakimaru menunggangi Kuda api mengejar tiga orang telah merampas haknya dari kecil. Pertemuan itu terjadi juga di tanah lapangan di mana orang yang di kejar berada di atas Kuda.
"Kembalikan milik.....aku yang kalian rampas," teriak Yakimaru dengan sangat marah sekali.
Salah seorang putra Raja Yoho berteriak keras "Dasar......anak yang melanggar kontrak dengan Iblis."
Berdasarkan komando Yoho menyuruh pengawal pribadinya yang setia Daigo dan Maru untuk menyerang Yakimaru secara bersamaan. Yakimaru yang sangat marah menyerang dengan pedang ganda di lengannya. Pertarungan sangat sengit sekali tidak ada yang mau mengalah. Yakimaru terlalu fokus menyerang si Yoho dengan sabetan pedang yang mematikan sambil berkata "Kembalikan milik ku....yang kau rampas."
Yoho menahan serangan dari Yakimaru dengan pedangnya dan berkata "Kau harus mati demi kemakmuran tanah ini."
Yakimaru makin marah di atas Kuda api sampai mengeluarkan aura yang sangat kuat melindungi dirinya. Yakimaru terus meyerang Yoho. Daigo dan Maru menghalangi serangan dari Yakimaru.
Pertarungan memang tidak seimbang tapi tetap saja Yakimaru ingin mengambil haknya yang di rampas dari dirinya lahir ke dunia ini.
***
Toho berlari dengan sangat kencang bersama Ibu Yohime untuk melihat pertarungan Yakimaru lebih dekat lagi. Toho pun ingin mendekati Yakimaru sibuk bertarung. Dateng Kakek Kincan untuk mencegah Toho mengganggu pertarungan Yakimaru dengan tiga manusia yang telah di rasukin Iblis. Kakek Kincan pun merasakan aura yang sama dengan aura saat di kuil Iblis. Ibu Yohime mengerti arah omongan Kakek Kincan bahwa "Salah satu Iblis dari 12 gagal memakan Yakimaru".
Kakek Kincan mengerti semuanya apa yang terjadi pada Yakimaru yang sebenarnya bahwa "Yakimaru adalah tumbal yang di serahkan ke kuil Iblis demi memajukan negeri karena kalah perang. Yang membuat perjanjian tersebut adalah Raja negeri ini .....Jasen....ayahnya Yakimaru dan Ibunya adalah Ibu Yohime."
"Iya," saut Ibu Yohime.
***
Yakimaru terus menyerang Yoho dengan tebasan pedangnya yang mematikan. Kuda api pun membantu dalam pertarungan tersebut dan menjatuhkan Daigo ke tanah. Kuda api lengah.....karena mendengar kedatangan anaknya yang berlari untuk menghampirinya. Lalu Daigo menghubuskan pedang ke tubuh Kuda api dan juga serangan dadakan dari Maru yang menghunuskan pedang ke tubuh Kuda api.
Lalu ke dua pedang di trik keluar dari tubuh Kuda api sampe mengeluarkan darah yang banyak pada Kuda api. Dengan marahnya Kuda api membuka mulutnya sangat lebar dan menggigit kepala Daigo sampai tercabut dari tubuhnya dan Maru di tending sangat kuat oleh Kuda api sampe muntah darah.
Kutukan Iblis pada Daigo dan Maru membangkitkan mereka berdua yang tertanam pada tangan kanan Daigo dan tangan kiri Maru. Langsung Kuda api di tebas pedang kembali oleh Daigo dan Maru. Kupa api marah dan menendang tubuh Daigo dan Maru yang sebenarnya tidak berdaya lagi. Setelah itu tumbanglah Kuda api di tanah dan kembali seperti kuda biasa, lalu sang anak kuda menghampiri Kuda api.
Yoho mendekati dua pengawal setiapnya dan menetaskan air mata. Tiba-tiba terjadi fenomena pada tangan Yakimaru yang tadinya tidak punya lengan kiri dan kanan karena di rampas Iblis dan di gantikan tangan palsu yang di pasangkan pedang kiri kanan untuk mempertahankan dirinya dari serangan para Iblis yang ingin membinasahkan diri Yakimaru.....karena perjanjian kontrak dengan Iblis .....Yakimaru harus musnah dari muka bumi ini.
Yakimaru mendapatkan lengannya kembali setelah Daigo dan Maru. Yoho mulai menyerang Yakimaru dengan pedangnya. Segeralah Yakimaru mengambil pedang gandanya pada lengan palsunya menahan serangan dari Yoho. Toho dan Ibu Yohime mendekat dalam pertarungan. Yoho mulai mundur. Yakimaru bersimbah darah pada 2 telapak tangannya karena memegang pedang pada sisi yang tajam. Saat di dekatin Toho dan Ibu Yohime......Yakimaru menyembunyikan 2 pedangnya di belakang punggungnya.
"Yakimaru," kata Ibu Yohime.
"Kakak Yakimaru.....," kata Toho.
Yakimaru langsung pergi meninggalkan Ibu Yohime dan Toho. Dalam keadaan pikiran yang aneh-aneh terbayang omongan Ayah angkatnya Yakimaru "Kamu mendapatkan semua bagian tubuhmu yang hilang, dengan pengorbanan nyawa orang lain."
Yakimaru terus bingung dengan kata-kata Ayah angkatnya padahal ia berkeinginan untuk mengambil haknya yang diambil dari orang yang telah membuat perjanjian dengan Iblis. Yakimaru bermuram durja di padang rumput. Tapi niat Yoho ingin membunuh Yakimaru itu pasti. Dengan mata Iblis yang di ambil lewat perjanjian maka penglihatan Yoho lebih jelas. Terlihat Yakimaru sedang duduk di tanah sedang meratap. Langsung segera Yoho menyerang Yakimaru.
Ternyata Yakimaru menangkis serangan Yoho dan melihat jelas bahwa 2 telapak tangan Yakimaru telah di balut dengan kain untuk mengurangi pendarahan. Yakimaru membales serangan dari Yoho dengan tebasan pedang ganda. Ternyata Yoho berhasil menghindar hampir saja terbuka dan baru menyadari serangan dari Yakimaru.
"Setelah mendapatkan lengannya kembali......serangan Iblis tersebut.....jangkauannya lebih panjang," kata Yoho.
Yoho pun menghilang dari padang rerumputan yang tinggi. Yakimaru mencari Yoho.
***
Di perbatasan sang Raja sedang meratapi tentang perjanjiannya dengan Iblis dan ada yang ingin menghancurkan dirinya dengan membunuh para Iblis yang masih dari pengikutnya sang Raja demi kemakmuran negeri. Raja Jasen bangun dari tempat duduk dan menguruh para prajuritnya untuk bergerak kembali ke Ibukota. Raja Jasen menunggangin kuda bersama para Jendralnya yang setia dan juga barisan prajurit mengikutinya menuju istana kerajaan.
***
Yoho sampai di dalam istana dan menyuruh para pelayan istana dan penjaga istana untuk keluar dari istana dengan berkata "Sebentar lagi Iblis dating menyerang."
Para pelayan istana dan para penjaga istana keluar dari istana. Yoho menunggu Yakimaru di sebuah ruangan. Dengan berlari sangat cepat menuju istana dengan tujuan mengambil haknya dari kecil di rampas oleh Iblis. Yakimaru sampai di istana dan masuk ke dalam ruangan di mana Yoho ada di situ.
Segera Yakimaru menyerang Yoho dengan pedang gandanya. Yoho melawannya dengan mengimbangi serangan Yakimaru dengan pedangnya. Tapi langkah serangan Yakimaru yang brutal dan mematikan terhalang oleh ruangan yang sempit dan juga di karena jangkauan pedang yang cukup panjang membentur bagian atas pintu. Yakimaru tidak peduli dengan keadaan dengan jangkauan pedangnya yang penting Yoho harus mati. Tapi Yoho memperhitungkan serangan Yakimaru karena lengannya Yakimaru telah kembali. Kenapa Yoho memilih ruangan tersebut untuk membatasi serangan Yakimaru dan juga memberitahu pada Yakimaru ruangan tersebut tempat kelahiran dari Yakimaru itu sendiri.
Tetap Yakimaru tidak peduli. Akibat pertarungan di ruangan cukup sempit sampe lilin jatuh ke lantai dan membakar benda yang mudah terbakar. Jadinya istana terbakar. Yakimaru dan Yoho terus bertarung dengan sengit sekali. Sampai pada akhirnya Yakimaru terkena pedangnya Yoho di bagian pipinya hanya tergores saja sedangkan Yoho terlepas pada bagian lehernya sampe putus.
Yakimaru berhasil membunuh Yoho. Segera keluar dari istana yang terbakar. Yakimaru mendapatkan matanya yang di curi oleh Iblis dengan perjanjian yang di buat oleh Ayahnya sendiri. Selama ini Yakimaru melihat dengan melihat aura roh dari orang-orang yang di temuinya. Yakimaru pertama kalinya melihat langit yang cerah sekali.
Segeralah Yakimaru pergi meninggalkan tempat tersebut karena Raja dengan para prajuritnya datang untuk menyelamatkan istana yang terbakar. Sang Raja Jasen menemukan anaknya Yoho mati di dalam istana dengan keadaan yang mengenaskan.


0 komentar:
Post a Comment