MISTERI MIMPI

Posted By Cerpen universal on Monday, September 30, 2019 | September 30, 2019

MISTERI MIMPI

Langit terlihat cerah sekali di pandang mata Ryu. Datang seorang gadis menemui Ryu langsung memegang tangannya Ryu. Tanpa banyak bicara sang gadis menarik Ryu ke sebuah bangunan yang cukup tua. Sampai di atas menara sang gadis menari di hadapan Ryu. Sedangkan Ryu memainkan sebuah benda yang di tabuhnya dengan baik untuk mengiringi tarian sang gadis.

Terdengar suara yang nyaring memekakan telinga. Ryu terbangun dari tidurnya langsung mematikan jam wekernya.

"Sudah pagi....ya. Tapi mimpi saya aneh hari ini dan hari kemarin pun sama di ulang-ulang," celoteh Ryu.

Ryu segera berbenah diri untuk berangkat ke sekolah. Ibu Ryu telah menyiapkan sarapan pagi untuk anaknya di meja makan. Dengan pakaian seragam sekolah Ryu duduk di samping Ibu tersayang untuk sarapan pagi. Ryu senang dengan sarapan hari ini.....karena Ibu membuatkan makan kesukaan Ryu. Setelah itu Ryu pamit ke Ibu berangkat ke sekolah.
Sampai di sekolah Ryu seperti biasa duduk paling belakang dekat jendela agar bisa melihat pemandangan di langit. Guru masuk kelas bersama seorang gadis cantik adalah murid pindahan nama Siyayu. Ryu mengenali wajah Siyayu mirip dengan gadis yang di temuinya dalam mimpi.

Siyayu duduk dekat Rani. Pelajaran pun di mulai. Ryu pun mengabaikan tentang Siyayu. Sampai waktu istirahat. Ryu mau ke perpustakaan ada buku yang mau di pinjam, tapi ternyata berpapasan dengan Siyayu....ya....Ryu membiarkan saja. Tapi Siyayu pun terbengong melihat Ryu karena merasa mengenali wajah yang tidak asing di hadapannya. Siyayu lalu mengabaikannya melanjutkan urusannya untuk meminjam buku.

Saat di kelas. Siyayu sedang membenahi buku pelajarannya. Ryu masuk kelas melihat sebuah gambar di mejanya Siyayu. Ryu merasa memahami gambar yang di gambar Siyayu dan kata hati Ryu berkata "Sama persis yang ada dalam mimpi". Ryu pun duduk di bangkunya dan mengabaikan semuanya dan lebih baik fokus dengan pelajarannya.

Waktu begitu berjalan dengan semestinya sampai pulang sekolah. Ryu pulang ke rumahnya masih berpapasan dengan Siyayu. Sebenarnya mau di ajak bicara si Siyayu, tapi sifat jutek terlihat di pandangan mata Ryu dan akhirnya lebih baik mengabaikannya. Sampai di rumah Ryu melakukan kegiatannya seperti biasanya sampai waktu tidur.

Ryu bermimpi lagi bertemu dengan gadis yang mirip dengan Siyayu sedang menari di hadapannya. Lagi-lagi jam weker pun berbunyi membangunkan Ryu.

"Mimpi....yang sama. Anehnya wajah gadis di dalam mimpi....sama dengan Siyayu," celoteh Ryu.

Ryu mengabaikan mimpinya dan menjalankan aktivitas seperti biasanya ke sekolah. Sampai sekolah Ryu dengan Siyayu tak sengaja nabrak Sirayu karena Siyayu sibuk ngobrol dengan Rani ajak jauh sih....alias saut-sautan. Saat membalikkan badan....nabrak Ryu.

"Maaf....saya tidak sengaja," kata Siyayu.

"Saya....yang salah....bukan kamu....," kata Ryu membuat dirinya bersalah.

Siyayu diam mendengar omongan Ryu. Lalu Ryu pun masuk ke kelas beserta murit-murit yang lain. Pelajaran pun di mulai dan guru menerangkan pelajaran dengan baik. Ryu fokus dengan pendidikan sampai waktu istirahat. Ryu duduk asik membaca di perpustakaan. Siyayu pun duduk di depan Ryu untuk membaca juga. Saat itu lah Ryu ingin bicara dengan Siyayu saat melihat gambar yang di gambar Siyayu di atas meja. Siyayu dengan menjelaskan semua gambar yang di buatnya dengan baik. Setelah itu Ryu menerangkan sesuatu yang cukup aneh buatnya kepada Siyayu tentang mimpinya sama persis yang di gambar Siyayu.

Terkejutlah Siyayu dengan omongan dari Ryu. Padahal yang di gambar Siyayu itu adalah berasal dari mimpinya. Siyayu pun sedang bertemu dengan orang yang ada di dalamnya mimpinya karena ada kesamaan mimpi. Ryu pun mengerti dengan pola pembicaraan dengan Ryu.

Mulai lebih terbuka lagi cerita mimpi yang sama antara Ryu dan Siyayu. Berdasarkan penyusunan yang benar dan baik akhirnya sesuailah bahwa Ryu dan Siyayu bertemu dalam mimpi dan juga dalam kenyataan. Semenjak itu Ryu dan Siyayu mulai akrab sekali dan jam istirahat pun selesai segera masuk ke kelas untuk melanjutkan pendidikan.

Seusai sekolah. Ryu dan Siyayu merencanakan sesuatu untuk urusan mimpi mereka berdua benar atau tidak. Maka sampai di rumah masing-masing Ryu dan Siyayu menjalankan aktivitasnya seperti biasa sampai waktu tidur.

Saat waktu tiba untuk tidur. Ryu tidur dengan tenang di kamarnya di sisi lain Siyayu pun tidur di kamarnya dengan tenang. Mulai Ryu dan Siyayu bermimpi yang indah terjadilah pertemuan dalam mimpi. Sampai jam weker membangunkan Ryu dan Siyayu.

"Bertemu," kata Ryu dan Siyayu bersamaan tapi di rumah masing-masing.

Ryu pun menelpon Siyayu untuk bercerita tentang mimpinya begitu dengan Siyayu. Keduanya bicara dengan penuh antusias dengan kesamaan mimpi dan bertemu dalam mimpi. Ryu dan Siyayu menyimpulkan urusan misteri dari mimpi mereka berdua "Jodoh pasti bertemu di masa apapun".

Urusan telepon-teleponan pagi tersebut selesai juga. Ryu mulai berangkat sekolah dengan perasaan senang begitu dengan Siyayu. Sampai di sekolah Ryu dan Siyayu saling memandang, tapi tidak terlalu sering agar tidak ketahuan hubungan mereka berdua telah terjalin di dalam mimpi sampai dunia kenyataan. Kadang sesuai sekolah pun Ryu mengajak pertemuan dengan Siyayu di taman kota sampai bermain ke Mall. Hubungan Ryu dan Siyayu berlanjut sampai mereka masuk kuliah.
Blog, Updated at: September 30, 2019

0 komentar:

Post a Comment