ROH

Posted By Cerpen universal on Monday, August 26, 2019 | August 26, 2019

ROH    
       
Andi masuk ke dalam kontrakannya. Karena sebenarnya Andi baru pindah kontrakan. Rebaanlah Andi di lantai beralaskan tiker. Melihat langit-langit ada tertempel kertas bertuliskan sebuah kata kuno seperti Andi bangun mengambil kertas kertas tersebut.

"Ini jimat. Aku buang aja, " kata Andi membuang kertas jimat ke dalam tong sampah.

Andi pun melihat dari jendela ada orang di seberang jalan tepatnya di rumah melihat Andi. Merasa Andi agak aneh di lihat seperti pandangan yang tajam banget.

Andi lebih memilih keluar dari kontrakan untuk menjalankan aktivitas yang lain. Walau sebenarnya kontrakannya masih berantakan banget. Andi di tempat kerjaan bertemu teman baiknya Ricat untuk menolongnya bantu-bantu pindahan barangnya ke kontrakan yang lama karena Andi agak kerepotan ngatur waktu antara kerja dan pacaran.

Ricat tidak peduli dengan urusan Andi walau di bayar. Andi pulang ke rumah setelah menyelesaikan pekerjaan. Di dalam kontrakan Andi melihat kertas jimat di lantai langsung di ambilnya.

"Kayanya aku telah membuangnya," kata Andi.
Tiba-tiba Andi kaget sesosok wanita berambut panjang di sampingnya. Andi langsung menangkap wanita tersebut yang lancang masuk kontrakan dan segera di telpon polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Andi pun tahu wanita itu tetangga seberang yang mengawasi dirinya dan kontrakan yang di tempatinya. Para warga sekitar pun tahu siapa sebenarnya wanita yang masuk ke dalam kontrakan Andi.

Urusan itu selesai Andi kembali ke kontrakannya. Andi pun menemukan kertas jimat lagi yang sebenarnya sudah di buangnya. Tapi malah menemukan banyak kertas jimat di bawah meja. Andi mulai melepaskan kertas jimat tersebut dari bawah meja setelah meja di balik Andi.

Andi segera membuangnya kertas jimat ketong sampah.

"Ini...kerjaan...wanita yang masuk kontrakan...aku," kata Andi penuh buruk sangka.

Andi pun beristirahat di kontrakannya. Tapi lantai kotor ada cap telapak kaki. Andi mulai bingung dengan keadaannya. Mulailah Andi membersihkan kotoran cap kaki di lantai dengan mengepelnya.

"Ini semua...ulah wanita yang masuk kontrakan aku," kata Andi penuh buruk sangka banget.

Andi terus membersihkan lantai kotor. Tiba-tiba bulu kuduk Andi berdiri semuanya. Keadaan dingin dan sunyi seyap. Terdengar suara yang mengerikan seperti tertawa yang gak jelas.

Andi mencari siapa yang tertawa aneh? Saat Andi melihat ke atas langit-langit rumah roh-roh penasaran bergentayangan. Andi sangat ketakutan sekali dengan keadaannya. Langsung keluar dari kamar dengan langkah seribu dan berteriak kencang "Setan".  
Blog, Updated at: August 26, 2019

0 komentar:

Post a Comment