SUARA YANG MENGGETARKAN TELINGGA
Lagi asik-asik tidur siang....si Boni. Mendengar suara sumbang membuatnya terganggu gak bisa tidur. Boni mencari asal suara sumbang tersebut. Masuk ke dalam kamar Mbaknya Boni....Tania tanpa ketuk pintu. Boni melihat Mbak Tania main biola dengan menghasil suara yang sumbang sampe kuping Boni sakit mendengarnya.
"Mbak....sampe kapan...main biolanya...yang sumbang itu?"
"Sampe...bisa....dek."
"Sampe...bisa. Wah...keburu...saya masuk rumah sakit...itu..mah. Mendengar pemainan biola Mbak yang sumbang."
"Jangan..ganggu...pergi...sana. Mbak harus bisa....ada ujian...minggu depan."
"Ya..... Gak bisa..main musik biola masuk kelas estrakulernya...kesenian...dan juga kenapa biola......bukannya piano..aja."
"Cepet pergi dari situ dan tutup pintu."
"Iya."
Boni langsung menutup pintu kamar Tania. Boni mengambil sepedahnya dan main kerumah Tatang. Tania terus latihan biola sampe bisa.
Boni sampai di rumah Tatang langsung main basket satu lawan satu. Pertandingan basket Boni dan Tatang sangat sengit sekali sampe akhirnya yang menang Boni. Boni pun balik kerumah hari menjelang magrib dan juga Boni sudah janjian Tatang besok main bulu tangkis untuk mengetahui siapa yang menang di antara mereka berdua.
Sampai di rumah masih mendengarkan suara sumbang dari permainan biola Tania. Ayah dan Ibu cuwek aja dengan permainan biola Tania yang buruk.
Boni jungkir balik di kamarnya mendengar suara biola yang sumbang jadi saat waktu tidur Boni menutup telinga pake handsed sambil mendengar musik kesukaannya.....pop melayu sampe...tidur.
***
Esok hari seperti biasanya ke sekolah Boni bersama Tania ya...di anter Ayah sekalian...berangkat kekantor. Di sekolah Boni berbaur dengan baik dan bertemu dengan Tatang. Saat...jam olah raga Boni dan Tatang jadi dominan...apalagi basket. Boni dan Tatang bersaing ketat demi mendapatkan nilai tertinggi di bidang olah raga.
Sampai waktu pulang sekolah. Boni langsung ke rumah Tatang dari pada pulang ke rumahnya...mendengarkan permainan musik biola Tania yang sumbang. Pertandingan antara sahabat pecinta olah raga di mulai. Permainan bulu tangkis di mulai Boni. Tatang memukul cok dan Boni pun membales juga memukul cok. Keduanya tak mau mengalah satu sama lain.
Boni kalah poin sama Tatang tiap setnya. Sampai waktu menjelang sore. Tatang pemenang dalam permainan bulu tangkis dan Boni mengakui kehebatan Tatang. Boni pamitan pulang ke Tatang karena hari sudah sore. Boni pun pulang ke rumahnya di antar Tatang pake sepedah. Sampai di rumah terkejut sekali Boni dan Tatang mendengar permainan biola yang merdu banget.
"Mbak Tania..berhasil ...main biola yang bagus."
"Iya..Mbak..mu jago..main..biolanya...sampe bagus gitu."
Tatang pun pulang ke rumahnya dan sekalian janjian main tenis meja...untuk menentukan siapa yang menang Boni atau Tatang.
Boni masuk ke dalam rumah langsung menuju kamar Tania yang terbuka. Boni terpukau permainan biola Mbaknya. Selesai memainkan biola...langsung bertepuk tangan Boni...salut atas keberhasilan Tania......bisa bermain biola dengan baik dan menghasilkan suara merdu dari permainan biola.
"Hebat...Mbak permainan kamu."
"Biasa...aja. Ini semua berkat..usaha saya yang pantang menyerah."
"Iya...deh..
Mbak..yang suka..dengan biola. Belajar terus menerus sampe bisa......"
"Boni... Mbak ajarin main biola..gak."
"Enggak... Boni suka...main gitar. Oh ..iya gimana kaloborasi...aja kita main di depan Ayah dan Ibu."
"Boleh..tuh."
"Boni..ambil dulu gitar... Boni..di kamar."
Boni mengambil gitarnya di kamar. Lalu mulailah Boni dan Tania main alat musik kesukaan mereka masing-masing di hadapan Ibu dan Ayah...di ruang tengah.
Permainan Boni dan Tania....main musik yang bagus menggugah perasaan Ayah dan Ibu. Kegembiran terus menerus sampai waktu makan malam. Baru deh Tania cerita niatnya main musik biola demi mendapatkan nilai tertinggi mata pelajaran kesenian. Ya..Boni sebagai adik...sih asik-asik aja sekarang karena Tania...Mbaknya Boni berhasil main biola dengan baik dan bisa tidur tenang gak lagi mendengarkan suara sumbang yang menyakitkan telinga.


0 komentar:
Post a Comment