LOVE AULIA
Pagi cerah sekali. Aulia terlihat senang banget terlihat dari wajahnya. Saat sarapan pagi dengan Ayahnya terlihat jelas di pandangan seorang kalau Aulia lagi bahagia. Pada hal sebelumnya Aulia sedih karena di kecewakan Reahan kekasihnya yang saat hari bertunangan. Reahan memutuskan menggagalkan pertunangannya dengan Aulia karena Reahan memilih Cristal jadi kekasihnya dengan alasan gak jelas.
Ibunya Aulia pun melihat anaknya bahagia banget. Aulia tetap menggang itu biasa-biasa aja dan melanjutkan sarapan pagi bersama ke dua orang tuanya. Setelah itu Aulia pamitan dengan ke dua orangnya karena ada urusan penting. Ayahnya Aulia pun berangkat kerja juga. Istrinya merajuk karena tidak di perhatikan oleh suaminya karena sibuk urusan kerja terus.
Sisi lain Aslan pun berpamitan dengan Bapaknya karena ada urusan penting. Namanya Bapak tahu urusan si Aslan gak jauh-jauh dari Aulia lagi dan Aulia lagi. Maka Bapak Aslan menyuruh Toing untuk ngintilin Aslan kemana pun? Kalau berurusan dengan Aulia!. Toing mengikuti perintah Bapak Aslan untuk mengintilin Aslan kaya seorang detektif cinta.
Aslan pun bertemu dengan Aulia di suatu tempat dan langsung di ajak masuk ke dalam mobilnya. Aslan membawa Aulia ke tempat kerja Aulia dulu. Sampai di tempat kerja Aulia dan Aslan bertemu dengan Cristal.
Dengan sombongnya membanggakan dirinya berhasil mendapatkan Reahan. Aulia tidak peduli dengan tingkah Cristal. Aulia jojong masuk kantor di temani Aslan. Setelah urusan selesai di kantor Aulia dan Aslan pergi ke suatu tempat yang cukup nyaman untuk berbincang-bincang. Ternyata Aslan tahu pergerakan Toing yang ngintilin dia dari tadi.
Aslan pun mengajak Aulia ke tempat yang cukup tenang dan indah. Sedang pun Toing sudah kesel ngikutin Aslan ke sana ke sini sampai hampir habis bensin motor. Aulia dan Aslan ngobrol di taman bunga pinggir danau. Toing lagi mengamatin Aulia dan Aslan berdua-duaan. Telpon pun berdering segera Toing mengangkatnya ternyata dari Bapaknya Aslan. Toing di tanya oleh Bapak Aslan di mana keberadaannya? Toing pun menjawabnya di pinggir danau lagi mengamati Aulia dan Aslan.
Bapak Aslan pun menguruh Toing pulang karena misi telah berhasil kalau Aslan masih ada hati dengan Aulia. Bapak Aslan dapet telpon dari Reahan untuk menanyakan beradaan Aslan. Dengan lugu Bapaknya Aslan di jawabnya ada di pinggir danau si Aslan bersama Aulia.
Reahan langsung mengucapkan terima kasih sama Bapaknya Aslan atas infonya dan Hp di matikan. Segera Reahan mencari keberadaan Aslan dan Aulia. Sampai di daerah yang di beritahu oleh Bapak Aslan.
Reahan cemburu berat melihat Aulia berduan dengan Aslan sambil pegangan tangan. Aslan dan Aulia tambah romantis hubungan mereka berdua. Saat moment tersebut masih asik tiba-tiba ada ondel-ondel yang menakutin Aulia. Aslan mencoba melindungi Aulia dari ketakutannya. Lalu Aulia di ajak Aslan berlari menjauh dari ondel-ondel.
Aulia malah tambah senang lagi berlari bersama Aslan menjauh dari ondel-ondel. Sampai di tempat yang aman Aulia dan Aslan untuk beristirat. Ternyata Aslan melihat Reahan memberikan uang kepada pengamen ondel-ondel untuk menakutin Aulia.
Aslan membawa Aulia menjauh dari Reahen yang membuntutin mereka berduaan dan juga Aslan tidak mau cari masalah dengan Reahan dengan urusan sepele. Aslan pun mengajak Aulia ke suatu tempat untuk makan dan minum di kedai pinggir jalan. Saat itu juga Aslan mengungkapkan perasaannya sama Aulia.
"Aku cinta pada mu."
Aulia terdiam dengan perkataan itu. Apalagi terauma karena Aulia di sakiti oleh Reahan saat hari penuh bahagia demi memilih Cristal. Aslan pun mengulang kembali pernyataannya ke Aulia dengan penuh perasaan.
"Aku cinta pada mu."
Aulia tetap diam. Aslan mau mengucapkan lagi "Aku cinta pada mu". Aulia langsung mengacungkan telunjuk dan di dekatkan ke mulut Aslan.
"Jangan di ucapkan lagi kata cinta itu. Saya tahu perasaan kamu. Tapi saya butuh waktu untuk melupakan sesuatu yang mengganjal di pikiran saya," kata Aulia.
Aslan langsung menurunkan tangan Aulia di mulutnya.
"Saya..tahu apa yang kamu resahkan? Tapi saya ingin membahagiakan kamu. Tapi saya memaklumi keputusan kamu kalau menolak saya," kata Aslan.
Aulia pun tersentuh dengan perkataan Aslan.
"Saya...tahu kamu berharap cinta mu di balas dengan jawaban..iya. Jadi..iya. Saya juga cinta pada kamu," kata Aulia.
Aslan seneng cintanya di terima oleh Aulia dan menikmati kebersamaan mereka berdua dengan makan dan minum dengan santai sampai perut kenyang baru deh Aulia di anter Aslan pulang kerumahnya. Di rumah Aulia. Reahan melihat Aulia dan Aslan tambah dekat lagi makin tambah kacau lagi perasaannya dan segera pergi dari dekat rumah Aulia menuju sebuah tempat yang nyaman untuk menghilangkan rasa perasaannya gak karuan diskotik untuk minum-minum alkohol biar mabok sampe teler.

0 komentar:
Post a Comment