JIMAT PELINDUNG
Malam yang begitu larut. Pak Lufi keluar dari rumahnya untuk berjaga malam. Tapi tidak sendirian maka dateng Pak Kusni dateng menghampiri Pak Lufi yang berjalan berjalan menuju pos kamling.
"Malam..Pak Lufi," sapa Pak Kusni.
"Malam...juga," saut Pak Lufi.
"Pak...Lufi...tumben pake kalung dan gelang...saat berjaga malam begini?" tanya. Pak Kusni.
"Iya..saya pake kalung dan gelang ini jimat pelindung untuk saya jaga-jaga aja kalau ada roh jahat menakuti warga sini. Karena banyak cerita di daerah sekitar kita...masih...banyak setan bergentayangkan...dengan alasan tertentu," kata Pak Lufi menjelaskan.
"Oh...begitu. Kalau saya sih tidak percaya cerita-cerita gituan alias tentang roh-roh bergentayangan. Saya percaya realita kenyataan kalau saya lihat sendiri. Baru saya percaya kalau...di daerah sini ada setan...yang mengusik ketentraman warga di sini," kata Pak Kusni.
"Lihat dulu baru percaya," saut Pak Lufi.
Pak Lufi dan Pak Kusni sampai juga di pos ronda. Suasana sepi cuma mereka berdua. Warga yang lain gak meronda dengan alasan ini dan itu. Karena bosen menunggu Pak Kusni dan Pak Lufi jalan lagi untuk berkeliling komplek perumahan.
Saat itu terlihat sesosok mencurigakan di balik pohon besar. Pak Kusni dan Pak Lufi mendekati. Tahu-tahu sosok mencurigaka itu menghilang Pak Kusni dan Pak Lufi bingung sekali. Sudah di cari-cari cuma kucing ada.
Akhirnya Pak Kusni mengabaikan sosok mencurigakan begitu juga dengan Pak Lufi. Kemudian Pak Kusni dan Pak Lufi kembali ke pos ronda. Terlihat sosok yang sangat menakutkan sedang duduk.
"Setan.....," teriak Pak Kusni.
Pak Kusni langsung berlari gemecir sampai masuk ke rumahnya ketakutan. Sedangkan Pak Lufi berani pake pegangan alias jimat pelindung. Dengan berani mendekati mendekati roh gentanyangan yang sedang duduk di pos ronda.
"Hey...setan pergi dari sini!. Saya tidak takut dengan kamu....karena saya punya jimat pelindung kalung dan gelang," kata Pak Lufi yang berani.
Setan pun bangun dari duduknya dan mendekati Pak Lufi.
"Saya tidak takut dengan kamu," kata Pak Lufi yang berani banget.
Setan menunjukkan kemampuaannya yang sangat menakutkan kalung dan gelang di pake Pak Lufi mengeluarkan asap, lalu terasa mulai panas dan membakar kulit pemakainya.
"Panas...panas...panas," kata Pak Lufi.
Pak Lufi melepaskan kalung dan gelang yang di pakainya dan dibuang ke tanah. Langsung kalung dan gelang terbakar.
"Hampir saja saya...hangus terbakar," kata Pak Lufi.
Setan mulai lebih mendekati Pak Lufi. Karena gak ada jimat pelindung yang melindungi Pak Lufi dan tidak mempan menghadapi setan. Pak Lufi langsung gemecir lari ketakutan.
"Setan.......jahat...ampuni...saya..," teriak Pak Lufi sambil berlari sampai menuju rumahnya.
Setan alias roh penasaran pun menghilang begitu saja. Semenjak kejadian bertemu dengan roh gentayangan penguasa daerah tersebut pada akhirnya tidak diadakan siskamling untuk menjaga keamanan untuk mengatasi kemalingan.


0 komentar:
Post a Comment