HANTU TUKANG BAJAI
Seperti biasa Kang Parman berangkat pagi-pagi untuk narik Bajai ke pangkalanya. Karena perutnya keroncongan belum sarapan pagi jadi Kang Parman menuju warung Empok Minah. Selang berapa saat sampai di warung Empok Minah dan memesan kopi panas. Empok Minah membuatkan pesanan Kang Parman kopi panas yang enak dan segera di suguhkan.
Sambil ngopi Kang Parman makan gorengan yang masih anget. Dengan lahap Kang Parman memakan gorengan dan menyeruput kopi panas untuk mengisi perutnya kosong.
Lagi asik ngopi ada tarik bajai yaitu ada orang yang mau naik bajainya Kang Parman. Dengan nego angkutan yang baik antara tukang bajai dan penumpang dan akhirnya setuju keduanya.
Sebelum berangkat Kang Parman ngutang dulu kopi dan gorengan sama Empok minah dan akan di bayar setelah mengantarkan penumpangnya. Empok Minah pun memperbolehkan Kang Parman ngutang karena orangnya jujur dan tepat janji.
Kang Parman mengantarkan penumpangnya dengan baik dengan mengendarai bajai dengan baik juga. Selang beberapa saat sampailah di ditujuan daerah komplek perumahan. Setelah penumpang turun dari bajai langsung Kang Parman di bayar dengan kesepakatan.
"Alhammdulilah," ucap syukur Kang Parman.
Kang Parman ingin menjalankan bajai, tapi ternyata ada penumpang yang ingin naik bajai Kang Parman. Dengan nego yang singkat untuk ongkos jalannya bajai. Akhirnya keduanya sepakat antara penumpang dengan Kang Parman.
Bajai di jalanin oleh Kang Parman dengan baik demi kenyamanan orang naik bajainya. Beberapa saat sampai tujuan dan penumpang membayar sesuai dengan perjanjian. Lagi-lagi Kang Parman bersyukur dan berkata "Alhamdulilahirobil alamin."
Kang Parman dapet penumpang terus menerus dari satu tempat ke tempat lain sampai hari menjelang magrib. Kang Parman ingat dengan hutangnya dengan Empok Minah. Segeralah Kang Parman melajukan bahainya ke arah warung Empok Minah.
Hari yang naas buat Kang Parman. Bajai di tabrak dengan mobil truk yang ngebut. Seketika kejadian kecelakaan tersebut Kang Parman meninggal di tempat dan sopir truk yang nabrak bajai kabur begitu.
Ada tukang ojek lewat daerah kejadian tabrakan segera menelpon polisi dan ambulan. Kejadian kecelakaan tersebut naik beritan media cetak dan elektronik.
Kang Parman pun di ke bumikan dengan layak dan keluarga mengikhlaskan kepergian Kang Parman. Polisi pun berhasil menangkap sopir menabrak bajai Kang Parman.
Pagi yang cerah di kediaman Empok Minah dateng lah sesosok yang mirip dengan Kang Parman saat itu lagi rame-ramenya pembeli.
"Empok Minah," kata Kang Parman."
Empok Minah kaget dan terkejut melihat wujud Kang Parman yang menyeramkan sekali. Sampai para pembeli di warung Empok Minah ketakutan dan berteriak "Setan."
"Kang Parman mau apa?" tanya Empok Minah dengan ketakutan.
"Saya mau bayar hutang saya yang kemarin," kata Kang Parman sambil menyerah uang ke Empok Minah.
Segera Empok Minah mengambil uang Kang Parman dengan penuh ketakutan dan sambil mengucap "Terima kasih banyak."
Kang Parman langsung menghilang.
"Astafirohulazim. Ya Alloh SWT lindungi hamba mu ini," kata Empok Minah.
Empok Minah melihat baik-baik uang di serahkan oleh hantunya Kang Parman.
"Alhamdulilahirobil alamin uang asli bukan daun. Ternyata Kang Parman menepati janjinya membayar hutangnya karena makan dan minum di warung saya. Semoga Alloh SWT menerima semua amal ibadah Kang Parman," kata Empok Minah.
Empok Minah pun kembali menjalankan usaha jualannya dan para pembeli lebih banyak yang dateng yang ingin makan dan minum di warungnya.


0 komentar:
Post a Comment