ADA HANTU DI SEKOLAH
Siang itu Boni berjalan dengan santai pulang rumahnya. Andi melihat Boni dan memanggil Boni "Tunggu". Boni membalikkan tubuhnya melihat siapa orang yang memanggil namanya?.
"Oh.....Andi," kata Boni.
Andi berlari mengejar Boni. Sedangkan Boni membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju rumahnya dengan santai. Andi pun berjalan berbarengan dengan Boni.
"Boni ...ada cerita serem tentang hantu di sekolahan kita," kata Andi.
"Masa...saya tidak percaya...cuma cerita bohongan alias hoaks ajakan," saut Boni.
"Tapi...ini..beneran. Saya ingin mengajak kamu membuktikan sebenarnya...ke sekolahan malam ini," ajakan Andi.
"Males...ah. Banyak tugas sekolah," kata Boni yang ngeles.
"Ah ...kamu anak pinter. Nyelesaikan tugas sekolah itu sebentar...banget. Ayo membuktikan hantu di sekolahan," kata Andi.
"Iya. Saya ikut. Tapi sebenarnya saya sudah tahu ceritanya tentang hantu di sekolah dari penjaga sekolah. Anak cewek itu bunuh di melompat dari gedung sekolah karena patah hati di tinggal ke kasihnya ... ya teman sekelas karena meninggal dunia kecelakaan motor...," cerita Boni.
"Kalau..sudah tahu...ceritanya sih saya gak perlu cerita. Tapi harus membuktikan bahwa di sekolah ada hantu penasaran....ya..Boni."
"Iya...Andi."
"Saya tunggu di depan sekolah nanti malam...ya..Boni."
"Iya...Andi."
Boni dan Andi pun berpisah karena arah rumah mereka berdua berbeda. Sampai di rumah Boni segera berganti pakaian dan setelah itu makan sampai perutnya kenyang. Baru deh Boni mengerjakan tugas sekolahnya dengan cepat baik.
Waktu berganti cukup cepat sekali. Boni pun izin dengan ke dua orangtua untuk main bersama Andi ke sekolahan. Setelah mendapatkan izin Boni berangkat menuju sekolah dengan berjalan kaki.
Selang beberapa saat sampai di depan sekolah. Ternyata Andi telah lama menunggu Boni. Segera keduanya masuk ke dalam sekolahan dengan meminta izin ke Pak Karto penjaga sekolah.
Untung Pak Karto orangnya baik jadi bolehkan masuk ke sekolahan pada malam hari. Dan juga Pak Karto berpesan dengan Andi dan Boni "Hati-hati". Boni dan Andi mengerti pesan dari Pak Karto yang baik.
Andi dan Boni mulai bergerak ke tempat kejadian berdasarkan cerita bahwa anak cewek sekolah ini bunuh diri karna cinta. Dengan sabar Andi dan Boni menunggu di tengah lapangan sampai waktu menunjukkan jam 12 malam. Keduanya jenuh menunggu.
"Jangan kita ini salah nunggu," kata Andi.
"Mungkin juga. Harusnya kita nunggunya di atas gedung sekolah bukan di lapangan," kata Boni.
"Harusnya....tapi sudah terlanjur. Ya tunggu sebentar lagi siapa tahu hantunya muncul?" kata Andi.
"Iya..," kata Boni.
Ada sosok di belakang Boni dan Andi yang dari tadi nunggu mereka berdua.
"Kalian...mencari saya," kata hantu.
Boni dan Andi terkejut mendengar omongan dari belakang dan membalik tubuh mereka berdua.
"Hantu....," kata Boni dan Andi bersamaan.
Karena takut Boni dan Andi mundur beberapa langkah.
"Kamu hantu penasaran kan?" tanya Andi yang sok berani.
Sedangkan Boni tidak bisa berkata lagi karena takut.
"Iya saya hantu..penasaran penunggu gedung...sekolah ini," kata hantu.
"Jadi...bener... kamu hantu. Oh iya... apakah bener kamu mati karena bunuh diri melompat dari gedung sekolah dengan sebuah alasan patah hati di tinggal kekasih yang meninggal karena bunuh diri?," kata Andi yang berani mengajukan pertanyaan.
"Iya," saut hantu.
Hantu cewek pun berubah wujut yang sangat menyeramkan sekali. Boni dan Andi langsung sok sekali melihat wujut yang menyeramkan dari hantu penunggu sekolahan. Tanpa berpikir panjang Andi dan Boni lari ngebecir karena ketakutan sampai pulang ke rumah masing-masing. Hantu cewek pun kembali wujut biasa-biasa aja dan menghilang begitu saja.


0 komentar:
Post a Comment