HANTU DI PANGKAS RAMBUT

Posted By Cerpen universal on Tuesday, June 25, 2019 | June 25, 2019

HANTU PANGKAS RAMBUT

Sepulang kerja Roy merasa penampilan perlu di rapihkan karena rambut panjang. Roy pun langsung ke parkiran untuk mengambil motornya. Hp berdering dan segera mengangkatnya. Ternyata telpon dari teman lamanya Boyke.

"Halo Boyke ...ada apa?" tanya Roy.

"Saya ingin....menawarkan barang sama kamu,"  kata Boyke.

"Tunggu  dulu. Jangan-jangan kerjaan kamu seles lagi...?" tanya Roy.

"Iya...iya..seles lagi. Zaman now ....kerjaan yang ada seles...yang penting bisa makanlah...Roy. Saya awalnya berusahs milih pekerjaan ....eeee pada akhirnya gak juga. Tetap aja jadi seles,"  jawab Boyke dan sekaligus menjelaskan keadaannya.

"Iya...saya mengerti. Tapi barang apa yang kamu tawarkan kali...ini?" tanya Roy lagi.

"Barang elektronik, tas, baju, celana, dan perabotan rumah tangga," kata Boyke.

"Waw..banyak juga....barang kamu tawarkan gak sekalian rumah, mobil dan motor,"  kata Roy.

"Kalau kamu...mau saya bisa...mengadakan semuanya," kata Boyke.

"Dasar.....seles yang tangguh. Ya...sudah saya ambil Hp yang produk terbaru yang iklannya masih hits di tayangkan di Tv. Anggap pelaris...bantu teman..lancarkan usahanya," kata Roy.

"Terima kasih....Roy. Teman yang pengertian. Nanti barangnya saya anter ke rumah sekalian saya ambil uangnya bayaran beli barang," kata Boyke.

"Iya saya tunggu di rumah," kata Roy.

Roy pun mematikan Hpnya tanda selesainya percakapan satu arah dengan Boyke. Roy pun membawa motornya keluar dari parkiran dan mencari pangkas rambut.

Dengan santai Roy membawa motornya sambil melihat sekeliling. Terlihat pangkas rambut yang cukup bagus. Segera Roy memarkir motornya di depan ruko pangkas rambut. Roy turun dari motor dan berjalan masuk ke dalam ruko pangkas rambut.

Karena tidak ada pelanggan selain Roy maka di duluin Roy untuk potong rambut. Roy duduk dengan santai dan kaca di depan terlihat wajahnya yang ganteng.

"Bang....mau di potong seperti apa?" tanya tukang pangkas rambut.

"Potong pendek ya!" kata Roy.

"Rambutnya apa kepalanya?" tanya tukang pangkas rambut.

Roy terkejut dengan omongan tukang pangkas rambut dan hendak marah. Tapi di kaca tiba-tiba bayangan tukang pangkas menghilang. Roy tambah terkejut lagi dan menoleh ke belakang untuk melihat siapa sebenarnya tukang pangkas rambut.

Wujut tukang pangkas rambut sangat menyeramkan sambil memegang gunting rumput yang ada darah dan menetes di lantai. Roy langsung ketakutan dan mundur beberapa langkah dan berkata "Se....se...se....tan."

"Jadi kepala mau di potong ya...!" kata hantu pangkas rambut.

Roy tambah ketakutan mendengar omongan dari setan pangkas rambut. Segeralah Roy keluar dari pangkas rambut dengan cepat dan langsung naik motornya untuk pergi menjauh dari hantu penasaran pangkas rambut.
Blog, Updated at: June 25, 2019

0 komentar:

Post a Comment