PISIKOKINESIS
Jauh di dalam yang sunyi dan senyab. Bangkitlah seekor Monster Dragonrex. Menghancurkan sekitar dengan api kemarahannya yang di keluarkan dari mulut. sang makluk berjalan mengetarkan tanah. Datanglah armada militer sebuh pesawat herkules. Dibuka pintu kopitnya. Keluarlah sesosok gadis cantik. Melompat dari pesawat menuju Monster Dragonrex.
“Takutlah dengan kekuatan ku,” kata Dragonrex.
Tib-tiba sang gadis menerima telepon.
“Halo .......,” kata Lillulu.
“Kak lagi ngapain?,” tanya Nila.
“Gw lagi banyak kerjaan nanti aja,” ujar Lilulu.
“Ya kalau begitu, sudah nanti aja,” jawab Nila.
Telepon pun di tutup. Kemudian Lilulu membunuh Monster Dragonrex dengan pisikokinesisnya.
“Haaaaaaaa.......,” teriakan terakhir Monster Dragonrex.
Sang monster penghancur Dragonrex hancur lebur. Segera Lilulu meninggal tempat kejadiaan. Terbang melewati lembah dan pegunungan pulang menemui adiknya nila. Selang beberapa saat sampai juga Lilulu di tempat nila di sebuah kafe. Turun degan perlahan dari langit masuk lewat pintu depan kafe.
“Kak udah sampe,” kata Nila.
“Iya ada apa?,” tanya Lilulu.
“Ada urusan penting, Nila ikut ya kak jadi pahlwan,” bujuk Nila.
“Hhhhhhaaaa.........gw kirain apa, masih merengek pingin jadi pahlawan,” terkejud dan jengkel Lilulu dengan adiknya.
“Tapi nila sudah buat kostum dan banyak berlatih.”
“Bagaimana dengan usaha kafe mu ini ?,” tanya Lilulu.
“Gampang di atur, tu lihat di jendela depan,” kata Nila sambil tangannya juga menunjuk ke depan.
“Ya gw tahu, masuk tadi membacanya “ tutup” ,” jawab Lilulu.
“Itu tahu, jadi bolehkan. Terserahlah semau kamu nila,” kata Lilulu.
“Kalau begitu yes........yes........kakak baik deh,” pujian Nila.
“Ya udah karena urusan disini udah selesai. Kakak kembali kerja dulu ada panggilan.”
“Dah kakak .........hati-hati ya menjalankan tugas,” perhatian Nila.
“Ya...., terima kasih banyak,” jawab Lilulu.
Keluarlah Lilulu dari kafe Nila. Terbang menuju tempat yang di kirim lewat sms. Meluncur dengan kecepatan tingggi. Beberapa saat sampailah di tempat kejadiaan. Kota hancur di serang Monster Dragonrex. Keberingasan Dragonrex membakar dan menghancurkan gedung. Lilulu langsung kehadapan Monster Dragonrex.
“Takutlah dengan kekuatan ku,” kata Dragonrex yang sombong.
“Lagi-lagi kata-kata menjengkelkan itu. Bikin sakit pendengaran saja,” Kata Lilulu.
“Apa kau bilang?,” marahlah Monster Dragonrex.
“Berisik sekali,” kata Lilulu.
Sang Monster Dragonrex mulai mengeluarkan api dari mulutnya menyerang Lilulu. Dengan kemampuan Lilulu dengan tangan kirinya menghentikan serangan Monster Dragonrex.
“Sial...............................................,” kata Monster Dragonrex.
Sang monster Dragonrex tambah marah lagi langsung meningkatkan kekuatan apinya yang di pusatkan dari perutnya langsung naik ke tenggorokanya baru di semburkan ke muka Lilulu dengan sangat kuat dan dasyat. Dengan sangat seriusnya Lilulu meningkatkan kekuatan pisikokinesisnya langsung membalikan semburan tersebut masuk kemulutnya kembali dan meledakan Monster Dragonrex. Lilulu berhasil membunuhnya sang Monster Dragonrex yang merusak kota. Kemudian Lilulu langsung pulang kesatuan militer dengan terbang.

0 komentar:
Post a Comment