BERMAIN

Posted By Cerpen universal on Saturday, August 18, 2018 | August 18, 2018

BERMAIN

Hari berganti malam. Salju turun dengan sangat lebat. Udara sekitar menjadi sangat dingin sekali. Pingwin yang imut bernama Poro sedang menyelimuti dirinya di dalam rumah kecilnya.  Sambil meminum coklat panas Poro menikmati kehangatan dari minum yang di minumnya. Waktu begitu larut sekali, tapi di luar rumah masih badai salju belum selesai. Coklat panas pun habis di minum Poro. Karena kelelahan Poro pergi untuk tidur di kasurnya yang empuk.

Keesokan paginya Poro masih saja berleha-leha di tempat tidurnya. Karena keenakan bermimpi sampai ngigau Poro terjatuh dari tempat tidurnya.

“Buuuk...,” suara jatuh.

“Aduh...sakit sekali,” kata Poro.

Poro segera bangun membereskan tempat tidurnya yang berantakan. Lalu Poro pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.  Setelah semuanya beres poro melihat keluar dari balik jendela kacanya.

“Wah badai salju sudah berhenti. Terlihat semunya putih semua,” kata Poro.

Poro segera mengambil sebuah alat sekop untuk membersihkan jalan keluar rumaah. Dengan perlahan Poro membuka pintu. Salju yang menumpuk masuk ke dalam rumah.

“Kayaknya agak sedikit repot nih,” kata Poro.

Poro segera membersihkan salju yang menumpuk menghalangi jalan ke rumahnya. Dengan penuh keriangan Poro menyekop salju lalu di timbun ke samping dan membentuk jalan keluar sampai pagar rumah.

“Akhirnya selesai juga,” kata Poro.

Poro yang keletihan segera masuk ke dalam rumah dengan membawa sekopnya. Poro menaruh sekopnya di dalam rumah, lalu segera Poro keluar untuk menemui temanya bernama Pubi seekor beruang putih. Poro berjalan melintasi jalan yang bersalju. Di tengah jalan Poro melihat sesuatu yang cantik di danau yang membeku. Poro menghampirinya dan mencoba untuk bermain di danau yang membeku. Poro meluncur dengan di danau yang membeku. Dengan penuh gaya yang asik menikmati bermain di lantai es yang licin. Saat lagi asik Pubi dateng melihat Poro sedang asik bermain.

Pubi pun ikut bermain dengan Poro. Sambil bercanda mereka berdua menikmati permainan di atas es sampai hari menjelang sore. Poro di ajak untuk makan di rumah di rumah Pubi. Poro tidak membuat temannya kecewa, menerima ajakanmakan di rumah Pubi.

Poro dan Pubi pergi meninggalkan tempat bermain mereka di danau yang membeku menuju rumah Pubi.  Selang berapa saat sampai di rumah Pubi dan Poro ikut masuk ke dalam rumah. Pubi langsung mengambil makan dan minuman di dapur, lalu di suguhkan di meja di mana Poro dengan sabar menunggu.

“Wah kaya enak banget nih,” kata Poro yang kelaparan.

“Silakan di makan Poro,” kata Pubi yang baik hati.

“Iya...saya tidak akan sungkan-sungkan menyantap makan dan minuman yang lezat ini,” kata Poro yang senang.

Pubi senang sekali melihat temannya senang makan dan minum yang di suguhkan. Pubi pun menemani Poro makan dan minum.  Keduanya melewati mala dengan perut kenyang. Poro di suruh menginap di rumah Pubi karena hari sudah larut. Poro menerima ajakan Pubi untuk menginap. Sepanjang malam Poro dan Pubi menghabiskan malam dengan bermain kartu dengan penuh kembiraan. Sampai waktu tidur datang di mana ke duanya mulai mengantuk. Pubi yang baik telah menyiapkan tempat tidur yang baik untuk Poro.

“Selamat malam Poro,” kata Pubi.

“Selamat malam juga Pubi,” kata Poro.

Kedua sahabat tidur dengan tenang untuk menghilangkan rasa letih bermain seharian.
Blog, Updated at: August 18, 2018

0 komentar:

Post a Comment